Banyak orang mengira kedua jenis oli ini sama, padahal fungsinya sangat berbeda. Oli mesin bekerja langsung di bagian pembakaran, sementara oli samping berperan pada kopling dan transmisi, khususnya motor 2-tak.
Kesalahan penggunaan oli bisa menimbulkan kerusakan serius, mulai dari kopling selip hingga overheat pada mesin. Selain itu, pemilihan oli yang tepat juga mempengaruhi efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, dan biaya perawatan jangka panjang.
Dengan mengenali perbedaan, cara memilih, dan jadwal penggantian oli, pemilik motor bisa melakukan perawatan yang tepat dan menghindari biaya perbaikan yang mahal.
Berikut Popmama.com akan membahas tentang 6 perbedaan oli samping dan oli mesin yang sering bikin keliru. Yuk simak!
