Wow! Biaya Perawatan Rumah Sakit Pasien Covid-19 Capai Ratusan Juta

Biaya perawatan pasien Virus Corona tergantung tingkat keparahan dan rumah sakit rujukan

29 Juni 2020

Wow Biaya Perawatan Rumah Sakit Pasien Covid-19 Capai Ratusan Juta
Freepik/rawpixel.com

Pelonggaran pembatasan sosial di berbagai wilayah di Indonesia menimbulkan berbagai polemik. Dengan tujuan menggerakkan ekonomi, tapi pertumbuhan kasus baru di Indonesia masih dibilang tinggi.

Akhirnya sejumlah protokol kesehatan yang ketat pun diterapkan. Mulai dari thermal scanner di berbagai mal, touchless button hingga penggunaan wajib masker dan tersedianya hand sanitizer di setiap tempat.

Namun, meski sudah diimbau berulang kali banyak warga yang masih belum patuh. Terakhir adalah pembukaan CFD Thamrin-Sudirman hingga klaster baru dari resepsi pernikahan di Semarang.

Tahukah Mama kalau ternyata perawatan untuk seseorang yang terkena virus Corona ternyata mencapai ratusan juta? Hal ini diketahui dari seorang warganet yang menggunggah rincian informasi biaya pasien Covid-19 di Indonesia.

Kira-kira berapa banyak yang dibutuhkan untuk perawatan pasien Covid-19? Berikut Popmama.combagikan informasi lengkapnya.

1. Seorang warganet membagikan rincian tagihan RS sebelum dirinya masuk ke Wisma Atlet

1. Seorang warganet membagikan rincian tagihan RS sebelum diri masuk ke Wisma Atlet
Twitter.com/@jtuvanyx

Seorang warganet di twitter dengan akun @jtuvanyx menunjukkan biaya perawatan yang harus dikeluarkan bahkan sebelum ia dinyatakan positif Covid-19. Ia mengungkapkan bahwa hasil swab dirinya saat itu belum keluar, sehingga merujuk pada diagnosa Bronchopneumonia (BP).

“Kalo ada teman/kenalan kalian yang berkeliaran di luar tanpa masker dan nggak social distancing sodorin tagihan ini aja. Udah siap bayar biaya-biayanya kalau kena Covid?,” tulis akun tersebut di twitter pribadinya pada 9 Juni 2020.

Total biaya yang harus dikeluarkan oleh akun @jtuvanyx lebih dari Rp33 juta rupiah. Padahal biaya ini hanya untuk 9 hari kamar rawat, obat-obatan, pemeriksaan laboratorium, dan kunjungan dokter. Tentunya biaya akan lebih mahal jika membutuhkan peralatan lain seperti ventilator.

Biaya yang harus ia keluarkan ternyata tak berhentik sampai di sana. Ketika dirinya sudah keluar dari Wisma Atlet ada beberapa perawatan lain yang harus dilakukan karena masih ada gejala yang timbul.

"Nah ini juga belum perawatan paska pulang dari Wisma Atlet. Gue dirawat lagi buat ngamanin beberapa keluhankeluahan yang bikin hidup gue ribet. Biayanya? 36 juta sendiri. So, total gue udah ngabisin 70 juta," curhat akun tersebut.

Editors' Picks

2. Warganet lainnya bagikan informasi perawatan hingga Rp300 juta

2. Warganet lain bagikan informasi perawatan hingga Rp300 juta
Twitter.com/@okyisokay

Ketika akun @jtuvanyx membagikan postingan perawatan dirinya sebelum terdiagnosis hasil swab test, berbeda halnya dengan akun twitter @okyisokay. Ia menunjukkan rincian biaya perawatan yang dibayar jika seseorang postif Covid-19.

“Saya dikirimi contoh lain soal biaya pasien Covid-19. Hal-hal kaya gini nggak permisi dulu, nggak whatsapp dulu, kalau sudah terjadi bisa apa,” tulis akun tersebut pada 10 Juni 2020 lalu.

Dalam tagihan yang ia bagikan, terlihat total tagihan pasien selama 57 hari perawatan mencapai Rp 294.317.300.

3. Perawatan pasien Covid-19 bisa berbeda setiap orangnya

3. Perawatan pasien Covid-19 bisa berbeda setiap orangnya
Pexels/Polina Tankilevitch

Mengutip dari youtube CNN Indonesia, beban biaya perawatan setiap orang yang terdiagnosis Covid-19 bisa berbeda. Tentunya bergantung dari tingkat keparahan dan rumah sakit yang merawat.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir sempat menyebut bahwa per orang yang terkena Covid-19 bisa merogoh kocek Rp105 - Rp250 juta rupiah. Sementara, Kementerian Kesehatan menyebut bahwa rata-rata perawatan pasien Covid-19 sekitar Rp50 juta.

“Untuk yang sudah masuk, setiap pasien rata-rata biayanya sekitar Rp50 juta. Memang bervariasi tergantung dari masa perawatan,” jelas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Bambang Wibowo di youtube CNN Indonesia pada 15 Juni 2020.

Disebutkan, seorang pasien Covid-19 yang dirawat di ICU dengan ventilator bisa menghabiskan Rp16.5 juta per harinya.

4. Pasien positif Covid-19, apakah ditanggung pemerintah?

4. Pasien positif Covid-19, apakah ditanggung pemerintah
Humas BNPB/Dume Harjuti Sinaga

Dikutip dari akun YouTube Kompas TV, biaya perawatan Covid-19 memang ditanggung pemerintah sepenuhnya.

“Rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta yang melayani (pasien Covid-19) bisa mengajukan klaim,” ujar Susi Setiawaty selaku Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia di youtube Kompas TV 21 April 2020.

Namun, tidak semua pasien Covid-19 bisa diklaim ke pemerintah karena harus sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan. Menurutnya yang bisa diklaim adalah orang dalam pengawasan (ODP) dengan atau tanpa komorbid usia di atas 60 tahun, ODP dengan usia kurang 60 tahun dengan komorbid, dan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan konfirmasi.

Komorbid adalah kondisi dua atau lebih penyakit kronis yang diderita oleh seorang pasien. Pada pasien Covid-19 yang memiliki komorbid, mereka sudah memiliki penyakit bawaan sebelumnya.

“Namun, untuk orang tanpa gejala (OTG), ODP dan PDP ringan itu self isolation itu mandiri,” tambahnya.

Ketika seseorang sudah positif Covid-19 dan masuk rumah sakit baik pemerintah dan swasta sudah ditanggung.

Itulah tadi informasi soal biaya perawatan pasien Covid-19. Tentunya, agar Mama dan keluarga selalu sehat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan ya. Selalu memakai masker setiap keluar rumah, rajin mencuci tangan hingga selalu menjaga jarak.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.