Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Ternyata Suara Ibu Terbukti Bisa Mengurangi Stres, Ini Penjelasan Ilmiahnya
freepik.com
  • Penelitian University of Wisconsin–Madison menunjukkan mendengar suara ibu, baik langsung maupun lewat telepon, dapat menurunkan stres lebih efektif dibanding komunikasi lewat pesan teks.
  • Hormon oksitosin menjadi faktor utama di balik efek menenangkan suara ibu karena berperan dalam membangun rasa percaya, empati, dan kenyamanan emosional.
  • Sejak masa awal kehidupan hingga dewasa, suara ibu tetap memberi rasa aman dan mampu membantu meredakan emosi saat seseorang merasa tertekan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Suara ibu sering kali menjadi sumber ketenangan yang sulit digantikan. Hanya lewat sapaan singkat atau percakapan sederhana, rasa cemas bisa perlahan mereda.

Hal ini bukan semata karena kedekatan emosional, tetapi juga karena tubuh mengenali suara tersebut sebagai bentuk rasa aman.

Menariknya, efek menenangkan itu telah dibuktikan secara ilmiah. Penelitian menunjukkan suara ibu dapat membantu menurunkan stres melalui respons biologis tertentu dalam tubuh.

Mulai dari hormon hingga kerja otak, semuanya berperan dalam menciptakan rasa nyaman yang begitu kuat. 

Lalu, bagaimana sains menjelaskan hal ini? Berikut Popmama.com sajikan informasi lengkap tentang suara Ibu terbukti bisa mengurangi stres. Simak di bawah!

1. Penelitian membuktikan suara ibu bisa tenangkan pikiran

pexels.com/Karolina Grabowska

Melansir Psychology Today, penelitian dari University of Wisconsin–Madison pada 2012 menunjukkan berbicara dengan ibu dapat membantu meredakan stres, terutama saat seseorang berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.

Efek menenangkan ini muncul baik melalui percakapan langsung maupun lewat sambungan telepon. Artinya, kehadiran suara ibu tetap mampu memberi rasa aman meski tidak berada di tempat yang sama.

Menariknya, hasil serupa tidak ditemukan pada komunikasi lewat pesan teks. Dalam studi tersebut, peserta yang hanya berkirim pesan dengan ibunya tidak mengalami peningkatan hormon oksitosin, yaitu hormon yang menciptakan rasa nyaman.

Sebaliknya, mereka yang mendengar suara ibu secara langsung menunjukkan respons stres yang lebih baik. Temuan ini menandakan suara ibu memiliki peran penting dalam memberi efek menenangkan.

2. Oksitosin jadi kunci di balik efek menenangkan

pexels.com/Andrea Piacquadio

Menurut Healthline, oksitosin adalah hormon yang juga berperan sebagai neurotransmitter di otak. Hormon ini berkaitan erat dengan rasa percaya, empati, kedekatan emosional, hingga kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.

Oksitosin kerap dijuluki sebagai “hormon cinta” karena pengaruhnya terhadap emosi. Perannya sangat besar dalam menjaga kesejahteraan mental maupun fisik. 

Sama seperti endorfin dan serotonin, oksitosin membantu memunculkan perasaan positif yang membuat seseorang merasa lebih tenang dan nyaman. 

Itulah sebabnya, penelitian tahun 2012 menegaskan mendengar suara ibu mampu memicu respons biologis yang efektif untuk membantu menurunkan stres.

3. Suara ibu tetap menenangkan hingga kita dewasa

pexels.com/Andrea Piacquadio

Suara ibu kerap menjadi salah satu penawar stres yang paling alami. Hal ini terasa masuk akal karena sejak awal kehidupan, suara ibulah yang pertama kali dikenal oleh manusia. Kedekatan itu membentuk rasa aman yang tersimpan kuat dalam ingatan emosional.

Oleh karena itu, suara ibu masih memiliki kemampuan menenangkan, bahkan ketika anak sudah beranjak dewasa. Saat emosi terasa tidak stabil, menelepon ibu bisa menjadi cara sederhana untuk meredakan beban pikiran. 

Itu dia informasi tentang suara ibu terbukti bisa mengurangi stres. Jika ada kesempatan, luangkan waktu untuk bertemu langsung. Kehadirannya memberi ketenangan yang sulit digantikan apa pun.

FAQ Tentang Suara Ibu Bisa Mengurangi Stres

1. Mengapa suara ibu terasa lebih menenangkan dibanding suara orang lain?

Karena otak telah membangun asosiasi kuat antara suara ibu dan rasa aman sejak masa awal kehidupan. Ikatan emosional yang terbentuk sejak kecil membuat suara ibu diproses sebagai sinyal kenyamanan.

2. Apakah efek menenangkan ini hanya berlaku pada ibu kandung?

Tidak selalu. Sosok pengasuh utama yang memberikan rasa aman secara konsisten juga dapat menciptakan efek serupa, karena yang berperan besar adalah hubungan emosional dan pengalaman kedekatan.

3. Apakah suara ibu bisa membantu saat mengalami serangan panik?

Dalam beberapa kasus, suara yang familiar dan menenangkan dapat membantu menstabilkan emosi saat panik. Namun, untuk kondisi yang lebih serius, tetap dibutuhkan dukungan profesional.

Editorial Team