Waspada! Ini Penyakit yang Biasa Menyerang Setelah Lebaran

Pola makan yang berubah kembali usai berpuasa tingkatkan risiko timbulnya penyakit ini

27 Mei 2020

Waspada Ini Penyakit Biasa Menyerang Setelah Lebaran
Freepik/drobotdean

Selesai Ramadan umat Islam merayakan lebaran dan pada saat itulah pola makan kembali secara drastis.

Ditambah hidangan-hidangan penuh santan dan minuman manis yang jika dikonsumsi berlebih dapat menyebabkan beragam penyakit.

Namun, sudah tradisi untuk ‘balas dendam’ saat lebaran dengan mencicip segala hidangan yang ada. Tapi hati-hati dengan risikonya. Beragam penyakit telah menanti.

Ada beberapa penyakit yang biasa menyerang saat lebaran. Popmama.com telah menyusunnya sebagai berikut agar Mama waspada.

1. Kolestrol tinggi akibat makanan tinggi kolesterol, lemak jenuh, dan lemak trans

1. Kolestrol tinggi akibat makanan tinggi kolesterol, lemak jenuh, lemak trans
everydayhealth.com/iStock.com

Makan terlalu banyak makanan yang tinggi kolesterol, lemak jenuh, dan lemak trans dapat menimbulkan salah satu penyakit yang biasa menyerang saat lebaran, yaitu kolesterol tinggi.

Salah satu penyumbang masalah kesehatan tersebut adalah masakan bersantan. Santan dengan lemak jenuh tinggi dapat menyebabkan kolesterol tinggi pada tubuh.

Masakan seperti Opor Ayam, Rendang, Sayur Godog, Gulai yang bertebaran saat lebaran tentu menggoda. Tapi, Mama harus siap dengan kenaikan kolestrol akibat mengonsumsi masakan tersebut terlalu banyak.

Jangan lupa, kue-kue kering seperti nastar, sagu keju, dan kastengel yang tanpa henti Mama kunyah pun mengundang risiko tingginya kolestrol karena kandungan lemak trans.

Editors' Picks

2. Diare akibat masakan bersantan, masakan pedas, dan masakan mengandung bakteri

2. Diare akibat masakan bersantan, masakan pedas, masakan mengandung bakteri
Freepik/Petzshadow

Diare menjadi salah satu penyakit yang biasa menyerang saat lebaran. Penyebab utamanya, masakan bersantan dan masakan pedas.

Kedua jenis masakan tersebut dapat menimbulkan masalah pencernaan, seperti diare atau sembelit.

Penyebabnya, kandungan karbohidrat dalam santan yang bisa difermentasi. Selain itu, makanan pedas yang mengiritasi usus kecil sehingga menimbulkan rasa mulas dan terasa panas seperti terbakar.

Atau mungkin hidangan yang mengandung bakteri akibat terlalu banyak tangan dari tamu lebaran yang menyentuhnya.

3. Hipertensi akibat konsumsi makanan tinggi lemak dan garam

3. Hipertensi akibat konsumsi makanan tinggi lemak garam
pixabay/stevepb

Terlalu banyak konsumsi makanan mengandung garam dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Satu menu lebaran saja mungkin mengandung banyak garam apalagi mengonsumsi seluruh menu lebaran, berapa banyak garam yang masuk ke tubuh Mama?

Makanan daging berlemak, kulit ayam, dan kue-kue yang mengandung mentega juga ikut andil dalam timbulnya hipertensi.

4. Gula darah tinggi akibat terlalu banyak konsumsi hidangan dan minuman manis

4. Gula darah tinggi akibat terlalu banyak konsumsi hidangan minuman manis
Pixabay/Stevepb

Hidangan lebaran, tidak lengkap tanpa minuman manis yang dingin dan segar, seperti es teler, es buah, sirop, dan minuman bersoda. Mengonsumsinya terlalu banyak membuat cepat lemas dan kadar gula darah yang tidak stabil.

Apalagi minuman bersoda yang dipenuhi dengan kandungan gula buatan tambahan. Minuman ini cenderung meningkatkan kadar gula dalam darah.

Tambahan lagi, kue-kue baik kering maupun basah, puding, dan permen yang biasanya tersedia juga mengandung gula. 

Semua makanan dan minuman tersebut berisiko menimbulkan penyakit yang biasa menyerang saat lebaran.

5. Batuk, pilek, radang tenggorokan akibat minuman dingin dan makanan pedas

5. Batuk, pilek, radang tenggorokan akibat minuman dingin makanan pedas
boiron.ca

Batuk, pilek, dan radang tenggorokan termasuk salah satu penyakit yang biasa menyerang saat lebaran. Sebenarnya, penyakit tersebut juga sering muncul selain waktu lebaran.

Kue-kue kering dan basah, puding, minuman bersoda, dan minuman dingin seperti es buah serta sirop menjadi penyumbang timbulnya batuk dan pilek.

Ditambah, makanan pedas yang terlalu banyak dikonsumsi dapat menimbulkan radang tenggorokan.

Sebenarnya, boleh-boleh saja Mama dan keluarga mencicipi beragam hidangan lebaran.

Hanya saja, atur porsinya agar tidak berlebihan sehingga menimbulkan penyakit-penyakit di atas.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.