5 Cara Tepat Merawat Kaus Kaki Anak agar Tidak Cepat Melar

Simpanlah dengan cara dilipat

9 Mei 2021

5 Cara Tepat Merawat Kaus Kaki Anak agar Tidak Cepat Melar
Freepik

Mama suka sebel karena kaus kaki anak yang lucu lama kelamaan menjadi melar?

Padahal kaus kaki adalah salah satu outfit wajib bagi anak-anak. Namun ternyata, merawat kaus kaki itu tidak bisa sembarangan.

Dengan kata lain, kaus kaki anak butuh perhatian khusus saat dibersihkan agar tetap awet dan nyaman dipakai.

Supaya kaus kaki anak tidak cepat melar, simak 5 cara tepat dalam merawatnya. Berikut rangkuman selengkapnya dari Popmama.com secara lebih detail. 

1. Pisahkan dengan cucian kotor lain saat hendak dicuci

1. Pisahkan cucian kotor lain saat hendak dicuci
Pixabay/Ri_Ya

Biasanya kaus kaki anak berwarna lembut seperti putih, baby blue dan merah muda.

Nah, sebelum mencuci kaus kaki sebaiknya dipisahkan dari pakaian atau kaus kaki lain yang berwarna gelap. Tujuannya agar kaus kaki anak tetap memiliki warna yang bersih dan tidak kusam.

Selain itu, mencuci kaus kaki anak secara terpisah juga meminimalisir kemungkinan terselip atau hilang dan kesulitan menemukannya.

Editors' Picks

2. Tidak mencuci kaus kaki anak dengan mesin cuci

2. Tidak mencuci kaus kaki anak mesin cuci
Freepik

Kaus kaki anak adalah salah satu pakaian yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam mesin cuci. Cara terbaik untuk mencuci kaus kaki yang kotor yakni direndam dan dikucek secara manual.

Kaus kaki yang dicuci dengan tangan, maka bisa dikontrol tingkat kucekan agar tidak membuatnya melar.

Selain itu, mencuci dengan tangan bisa mengetahui apakah noda pada kaus kaki sudah benar-benar hilang atau belum.

Jika dirasa masih ada sedikit noda, cobalah mengucek kaus kaki kembali sampai nodanya hilang maksimal.

3. Hindari menggunakan air panas saat mencuci kaus kaki anak

3. Hindari menggunakan air panas saat mencuci kaus kaki anak
Pixabay/PublicDomainPictures

Salah satu hal yang berpengaruh pada elastisitas kaus kaki anak adalah memerhatikan penggunaan air saat mencucinya.

Sebaiknya hindari menggunakan air hangat atau panas saat mencuci kaus kaki anak.

Sebaliknya, rendam kaus kaki di dalam air dingin yang telah dicampur detergen lembut selama 15-20 menit.

Hal ini untuk memastikan kualitas bahannya tetap terjaga dalam kondisi semula, tidak mengerut atau memuai.

4. Menjemur kaus kaki anak di bawah matahari

4. Menjemur kaus kaki anak bawah matahari
Pixabay/igorovsyannykov

Nah, poin ini harus sangat diperhatikan. Pastikan menjemur kaus kaki anak di bawah matahari agar kering maksimal.

Dengan menjemur di bawah sinar matahari dapat meminimalkan pertumbuhan jamur dan bakteri di kaus kaki anak.

Sebab kaus kaki yang tidak benar-benar kering, maka akan meninggalkan bau tidak sedap.

Selain itu, jemurlah kaus kaki dengan cara digantung secara horizontal dan usahakan membalik kaus kakinya terlebih dahulu agar warnanya tidak memudar.

5. Hindari menyimpan kaus kaki anak dengan cara digulung

5. Hindari menyimpan kaus kaki anak cara digulung
Freepik/mrsiraphol

Ketika kaus kaki anak sudah benar-benar kering secara maksimal, sebaiknya tidak disetrika.

Hal ini dikarenakan bahan kaus kaki anak cenderung sangat elastis, sehingga tidak tahan terhadap suhu panas dan bisa melar atau menyusut jika disetrika.

Hindari pula menyimpan kaus kaki dengan cara digulung dan dimasukkan ke dalam kaus kaki lainnya.

Namun lipatlah kaus kaki anak dengan rapi dan menyimpannya di lemari atau rak khusus kaus kaki.

Nah, cobalah menerapkan kelima cara merawat kaus kaki anak di atas. Sebaiknya segera ganti kaus kakinya jika sudah tercium aroma tak sedap. Jangan biarkan mereka memakai kaus kaki yang lembap.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.