Agar Tidak Cepat Rusak, Ketahui 5 Cara Tepat Merawat Mesin Cuci

Lakukan pembersihan untuk menjaga performa mesin cuci

25 Januari 2021

Agar Tidak Cepat Rusak, Ketahui 5 Cara Tepat Merawat Mesin Cuci
Freepik

Pekerjaan mencuci sudah menjadi kegiatan wajib bagi ibu rumah tangga. Oleh karenanya, mesin cuci dianggap sebagai sahabat yang dapat meringankan pekerjaan ini.

Sementara mesin cuci adalah jenis alat elektronik rumah tangga (homeapliance) yang berfungsi membersihkan pakaian secara otomatis.

Jenis mesin cuci itu sendiri ada 2 macam, yaitu mesin cuci 1 tabung dan mesin cuci 2 tabung. Keduanya sama-sama menggunakan energi listrik untuk menggerakkan mesin atau dinamo.

Namun dalam penggunaannya juga membutuhkan perawatan agar tidak cepat rusak.

Berikut ada 5 cara tepat merawat mesin cuci yang bisa Mama terapkan di rumah. Yuk, cek ulasannya dari Popmama.com :

1. Cabut kabel mesin cuci ketika selesai digunakan

1. Cabut kabel mesin cuci ketika selesai digunakan
Unplash/Clint Patterson

Biar bagaimana pun mesin cuci adalah alat elektronik yang bisa rusak kapan saja jika tidak dirawat.

Lalu mengapa kamu harus merawat mesin cuci? Ya, hal ini berguna agar mesin cuci tetap dalam kondisi baik dan berfungsi sebagai mana mestinya. Apabila terjadi kerusakan tentu akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Nah, ketika selesai menggunakannya maka jangan lupa mematikan saklarnya agar aliran listrik tidak terus mengalir ke mesin cuci yang bisa menyebabkan korsleting. Apalagi jika terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba, maka voltase alat elektronik tersebut menjadi tidak stabil.

Selain lebih aman, mencabut kabelnya tentunya bisa menghemat daya listrik.

Editors' Picks

2. Lakukan pembersihan secara menyeluruh

2. Lakukan pembersihan secara menyeluruh
Freepik/Bearfotos

Kebanyakan orang melalaikan kegiatan ini setelah selesai menggunakan mesin cuci. Padahal menjaga kebersihan mesin cuci secara menyeluruh adalah hal yang harus dilakukan.

Dengan membilas mesin cuci menggunakan air bersih dan mengatur modecleaning, maka dapat membersihkan residu detergen atau cairan pelembut pakaian yang masih menempel di sela-sela tabungnya.

Setelah itu gunakan kain lap kering untuk mengelap bagian dalam tabung maupun luarnya.

Jangan lupa juga membersihkan saluran pembuangan air agar tidak berlumut.

Caranya hanya mengalirkan air bersih ke dalamnya untuk menyingkirkan residu busa maupun kotoran. Kemudian lanjutkan dengan membersihkan filter setiap dua minggu sekali.

Lakukan pembersihan menyeluruh secara berkala.

3. Lindungi panel kontrol mesin cuci dengan plastik bening

3. Lindungi panel kontrol mesin cuci plastik bening
Freepik

Merawat dan meminimalisir kerusakan mesin cuci ternyata perlu dilakukan, kamu hanya memerhatikan beberapa hal sederhana seperti menjauhkan panel kontrol dari air.

Usahakan agar timer atau modul jangan sampai terkena air atau cairan, karena ini bisa mengakibatkan korsleting listrik.

Di mana panel kontrol merupakan komponen yang sangat rentan terhadap air, detergen maupun busa sabun. Dengan melindunginya maka masa pakai mesin cuci akan lebih awet dan tahan lama.

Jadi, segera lapisi panel kontrol mesin cuci dengan plastik bening.

4. Pakailah mesin cuci dengan aturan kapasitas yang sesuai

4. Pakailah mesin cuci aturan kapasitas sesuai
Freepik

Mesin cuci 1 tabung maupun 2 tabung memiliki takaran untuk mencuci, tentunya tidak diperbolehkan melebihi dari takaran yang sudah disesuaikan.

Apabila mesin cuci dipaksa melebihi kapasitasnya maka dinamonya akan bekerja lebih ekstra, sehingga bisa cepat mengalami kerusakan dan membuat perfomanya jadi berkurang.

Jadi selalu perhatikan hal ini, sebaiknya tidak mencuci baju melebihi kapasitas. Jika perlu menimbang pakaian kotornya terlebih dahulu. 

5. Tidak langsung menutup mesin cuci yang masih basah

5. Tidak langsung menutup mesin cuci masih basah
Freepik

Menggunakan mesin cuci agar tetap awet adalah dengan rajin membersihkannya setelah digunakan.

Selain itu bersihkan bagian dalam mesin atau tabungnya dengan lap yang bersih dan kering.

Pastikan mesin cuci tidak dalam keadaan lembap atau basah setelah selesai digunakan, hal tersebut untuk mencegah tumbuhnya jamur maupun aroma tak sedap.

Tidak lupa juga mematikan tombol power dan biarkan bagian dalam tabungnya terkena angin hingga benar-benar kering, kemudian baru diperkenankan menutup bukaan mesin cuci.

Itulah 5 cara sederhana yang perlu dilakukan. Dengan perawatan dan cara pemakaian yang tepat, maka akan menjaga performa mesin cucinya lebih awet dan tahan lama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.