5 Cara Menghemat Air pada Musim Kemarau

Yuk, hemat agar tidak kekurangan air bersih

1 September 2020

5 Cara Menghemat Air Musim Kemarau
Pexels/Pixabay

Setiap tahunnya, Indonesia mengalami dua musim, yaitu musim penghujan dan kemarau.

Selain hawa panas yang menyengat, musim kemarau juga rawan menyebabkan kekeringan.

Hal ini tentunya mengkhawatirkan, mengingat air adalah salah satu kebutuhan utama manusia. Tidak hanya untuk kebutuhan biologis, air juga menunjang berbagai aktivitas kita, seperti mandi, mencuci piring, masak, dan lain sebagainya.

Menghadapi kondisi ini, ada baiknya Mama mulai melakukan penghematan air selama musim kemarau. Yuk, simak cara-cara yang telah Popmama.com siapkan berikut ini yuk, Ma!

1. Mengurangi waktu mandi

1. Mengurangi waktu mandi
Freepik/Naypong

Bagi beberapa orang, mandi adalah waktu bersantai yang harus dinikmati. Tidak heran beberapa orang bisa menghabiskan waktu 20 hingga 30 menit hanya untuk aktivitas ini.

Jika Mama termasuk salah satunya, ada baiknya Mama mulai mengurangi kebiasaan ini.

Semakin lama waktu mandi, semakin banyak pula air yang digunakan. Bahkan seseorang bisa menggunakan air hingga 25 liter untuk satu kali mandi lho!

Agar aktivitas mandi tidak membuang-buang air, yuk kuurangi waktu mandi dan membuatnya efektif.

Mama juga bisa mandi dengan shower karena ia terbukti lebih membutuhkan sedikit air daripada mandi dengan gayung. Tentu saja, mandi dengan bathub sangat tidak disarankan ya Ma!

Editors' Picks

2. Mematikan keran air saat tidak digunakan

2. Mematikan keran air saat tidak digunakan
Freepik/kaboompics

Mematikan keran saat tidak digunakan adalah hal sepele yang sering terlalaikan.

Padahal tindakan ini dapat menghemat air secara signifikan lho. Pastikan keran telah benar-benar mati ketika Mama selesai menggunakannya.

Selain itu, manfaatkan keran dengan baik. Menyalakan keran terus menerus saat Mama mencuci tangan atau piring hanya akan membuat air terbuang sia-sia. Jadi, nyalakan keran hanya ketika membilas tangan dan piring ya Ma!

3. Siram tanaman dengan secukupnya

3. Siram tanaman secukupnya
Costafarms.com

Bukan hanya manusia yang membutuhkan air, makhluk hidup lainnya pun demikian.

Jika Mama memiliki taman di rumah, menyiram tanaman di sore hari pasti merupakan rutinitas yang tidak bisa dilewatkan.

Tapi, seringkali kita terlena karena kegiatan ini begitu menyenangkan. Tanpa sadar Mama mungkin menyiram tanaman dengan terlalu banyak air.

Nah, salah satu cara menghemat air di musim kemarau adalah menyiram tanaman dengan efektif dan efisien, sesuai kebutuhan tanaman.

Jika Mama menggunakan selang, kecilkan keran air supaya air yang keluar tidak terlalu banyak.

Lebih baik lagi jika Mama menggunakan pot penyiram tanaman.

4. Mengurangi air saat mencuci baju

4. Mengurangi air saat mencuci baju
Freepik

Kegiatan lain yang membutuhkan banyak air adalah mencuci baju, baik itu mencuci baju secara manual maupun dengan menggunakan mesin cuci.

Banyak cara yang bisa dilakukan agar kegiatan ini tidak menghabiskan banyak air lho, Ma. Salah satunya dengan membilas baju satu kali saja. Gunakan sabun cuci yang berbusa sedikit agar mudah dibilas.

Jika Mama menggunakan mesin cuci, gunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas sehingga air yang digunakan tidak terlalu banyak.

Kumpulkan baju-baju kotor agar bisa dicuci sekaligus dalam satu kesempatan. Tapi jangan melebihi kapasitas mesin cuci agar ia tidak rusak ya Ma.

5. Mengubah pola pikir

5. Mengubah pola pikir
Freepik

Ternyata, untuk menghemat air kita juga perlu mengubah pola pikir kita lho, Ma.

Selama ini, air dianggap sebagai sumber daya alam yang tidak akan habis. Hal ini benar adanya. Namun, kualitas air yang kita miliki terus berkurang padahal kebutuhan kita akan air bersih terus bertambah.

Dengan menyadari kondisi ini, seharusnya kita lebih menghargai dan menghemat air.

Tidak hanya itu, kita juga harus lebih peduli dengan kebersihan sumber air kita, salah satunya dengan tidak membuang sampah di selokan atau sungai.

Ketiadaan sumber air bersih tentunya berbahaya bagi kelangsungan hidup dan kesehatan kita semua.

Yuk, hemat air bersih mulai dari sekarang agar tidak kesulitan nantinya Ma. Terapkan cara-cara di atas dalam kehidupan sehari-hari.

Tindakan-tindakan kecil yang telah disebutkan di atas nyatanya bisa berdampak besar bagi lingkungan lho.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.