Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Jangan Asal Pilih, Ini Standar Material untuk Ruang Bermain Anak
Popmama.com/Azhari Farizky
  • Material ruang bermain anak wajib mempertimbangkan durability dan keamanan sesuai area pemasangannya

  • Jenis material yang digunakan harus disesuaikan dengan lokasi, apakah di ceiling, dinding, atau lantai

  • Vinyl jadi pilihan lantai yang direkomendasikan karena karakternya yang empuk dan aman untuk anak

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Merancang ruang bermain anak bukan hanya soal warna cerah atau dekorasi yang lucu, material yang digunakan punya peran besar dalam menjamin keamanan si kecil setiap harinya.

TACO kembali dipercaya sebagai Official Material Partner Wonderlab yang kini hadir di Senayan City, melanjutkan kolaborasi yang sudah terjalin sejak 2024 dalam menghadirkan ruang edukatif yang aman dan interaktif untuk anak.

Berikut Popmama.com telah merangkum standar material yang ideal untuk ruang bermain anak, dari press conference yang digelar pada, Senin (15/6/2026).

Yuk, disimak!

1. Durability jadi hal pertama yang harus dipertimbangkan

Popmama.com/Azhari Farizky

Ruang bermain anak digunakan dengan intensitas tinggi setiap harinya, mulai dari berlari, melompat, hingga berguling di lantai. Oleh karena itu, ketahanan material menjadi faktor utama yang tidak bisa diabaikan sejak tahap perencanaan.

"Yang pertama harus dipertimbangkan itu durabilitynya karena aktivitas di ruang bermain itu sangat tinggi setiap harinya," ujar Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO.

Material yang tidak tahan lama berisiko cepat rusak dan justru membahayakan anak. Memilih material berkualitas sejak awal memang menjadi investasi jangka panjang untuk keamanan dan kenyamanan ruang bermain si kecil.

2. Area pemasangan menentukan jenis material yang tepat

Dok. Taco

Banyak orang fokus pada tampilan visual saat memilih material, padahal lokasi pemasangan justru jadi penentu utama material apa yang sebaiknya digunakan. Kesalahan dalam memilih material sesuai area bisa berdampak pada keamanan, terutama di ruang yang penuh aktivitas anak.

"Kita harus lihat area pemasangannya di mana. Kalau untuk ceiling relatif lebih aman pakai PVC Sheet, tapi kalau di area yang lebih banyak exposure, sebaiknya menggunakan HPL (High Pressure Laminate)," kata Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO.

Prinsip ini berlaku untuk ruang bermain mana pun, baik skala besar maupun sudut bermain di rumah. Semakin tinggi intensitas kontak dengan aktivitas anak, maka semakin kuat material yang perlu dipilih.

3. Vinyl pilihan lantai yang aman karena karakternya yang empuk

Dok. Taco

Lantai adalah area yang paling sering bersentuhan langsung dengan tubuh anak saat bermain, sehingga pemilihannya perlu perhatian ekstra. Material yang terlalu keras berisiko menyebabkan cedera saat anak terjatuh atau berguling.

"Vinyl itu karakternya lumayan empuk kalau diinjak, jadi aman buat anak-anak," tutur Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO.

Keunggulan vinyl bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga kemudahan perawatannya yang cocok untuk area bermain yang rentan kotor. Material ini menjadi salah satu pilihan yang praktis sekaligus aman untuk lantai ruang bermain anak.

Itulah tiga standar penting yang perlu diperhatikan saat memilih material untuk ruang bermain anak. Dari durability, kesesuaian material dengan area pemasangan, hingga pemilihan lantai yang aman, setiap detail punya peran besar dalam menciptakan ruang yang benar-benar nyaman untuk si Kecil.

Ruang bermain yang baik bukan hanya yang terlihat menarik, tetapi yang dirancang dengan material yang menjaga keamanan anak sejak awal.

Editorial Team

Related Article