7 Tips Aman Mengecat Rumah saat Sedang Hamil

Mama harus membatasi paparan cat maupun aroma cat saat hamil

13 September 2021

7 Tips Aman Mengecat Rumah saat Sedang Hamil
Unsplash/russn_fckr

Sebagai orangtua, Mama tentu ingin menyiapkan rumah yang nyaman bagi si Kecil. Merenovasi rumah dengan mengecat ulang bisa jadi salah satu alternatif menciptakan suasana rumah sesuai keinginan mama. Pertanyaan kemudian muncul, amankan mengecat rumah saat hamil?

Hingga kini, penelitian belum dapat mengukur jumlah maksimal cat yang boleh terhirup oleh ibu hamil. Sebab, sebagian besar mengandung pelarut atau bahan kimia berbasis minyak bumi yang dapat membahayakan kehamilan. 

Oleh karena itu, Mama harus membatasi paparan cat maupun aroma cat saat hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan. Apabila Mama memang harus mengecat rumah, maka Mama harus memperhatikan keamanan selama melakukannya. 

Berikut Popmama.com telah merangkum tips aman mengecat rumah saat sedang hamil. 

1. Gunakan merek cat yang aman

1. Gunakan merek cat aman
Unsplash/rhondak

Pastikan Mama menggunakan merek cat yang aman. Jangan memilih merek cat yang mengandung timbal atau VOC (Volatile Organic Compounds) yang tinggi.

Jika perlu, Mama bisa memilih cat organik dengan label bebas VOC. Tentu saja harga cat organik lebih mahal dibanding merek cat pada umumnya. 

Kemudian, usahakan memilih cat berbahan dasar air atau akrilik dibanding cat berbahan dasar minyak. Sebab, cat berbahan dasar pelarut lebih aman untuk ibu hamil. Sedangkan cat berbahan dasar minyak mengandung konsentrasi pelarut dan bahan kimia berbahaya yang bisa menyebabkan masalah kehamilan. 

2. Memiliki sirkulasi udara baik

2. Memiliki sirkulasi udara baik
Unsplash/davidpisnoy

Apabila Mama ingin membantu mengecat rumah, pastikan ruangan memiliki ventilasi yang sehat. Ventilasi udara yang sehat akan membuat sirkulasi udara menjadi lancar dan Mama tidak menghirup aroma cat dalam waktu lama. 

Jika perlu, Mama meminta bantuan orang lain untuk mengecat ruangan yang tidak memiliki sirkulasi udara yang sehat. Hindari menghirup aroma cat dalam waktu lama sebab bisa menyebabkan masalah kehamilan. 

Editors' Picks

3. Gunakan masker 

3. Gunakan masker 
Unsplash/refocus

Hal terpenting saat mengecat rumah adalah menggunakan masker. Masker bisa melindungi wajah dari aroma cat yang berlebihan. Gunakan masker wajah sesuai standar yang bisa menutupi hidung dan mulut dengan baik. 

Jika Mama mulai mual atau pusing ketika berada di ruangan yang baru dicat, segeralah keluar dari ruangan itu. Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter apabila muncul tanda-tanda masalah kehamilan. 

4. Gunakan pelindung kulit

4. Gunakan pelindung kulit
Unsplash/mustudio

Selain masker, Mama juga dianjurkan menggunakan pelindung kulit ketika ingin mengecat rumah, terutama  Mama yang memiliki alergi terhadap bahan kimia tertentu. 

Pelindung kulit itu berupa sarung tangan atau baju lengan panjang, celana panjang, dan kacamata pelindung agar cat tidak menempel di kulit area mata.

Meskipun Mama menggunakan cat berbahan organik, pelindung kulit tetap diperlukan agar tidak ada cat yang menempel di kulit. Segera bersihkan kulit menggunakan sabun dan air mengalir ketika ada cat yang menempel di kulit mama.

5. Hindari makan dan minum di ruangan yang sedang dicat

5. Hindari makan minum ruangan sedang dicat
Unsplash/joshstyle

Ketika Mama sedang istirahat, hindari mengonsumsi makanan dan minuman di ruangan yang sedang dicat. Makanan dan minuman bisa terkontaminasi bahan kimia yang terkandung dalam cat. 

Apabila bahan kimia dalam cat masuk ke tubuh, tentu saja itu bisa membahayakan kehamilan dan perkembangan janin. Usahakan untuk makan dan minum di ruangan yang jauh dari aroma cat. 

6. Hindari mengecat tempat yang tinggi

6. Hindari mengecat tempat tinggi
Unsplash/roselyntirado

Hal terpenting dari mengecat rumah saat hamil adalah tidak ragu untuk meminta bantuan orang lain. Ibu hamil cenderung mengalami pergeseran pusat gravitasi yang menyebabkan tubuh mudah kehilangan keseimbangan. 

Oleh karena itu, hindari mengecat tempat yang tinggi sehingga menuntut Mama naik ke kursi atau meja. Lebih baik, minta bantuan orang lain untuk melakukannya demi keselamatan janin dalam kandungan. 

7. Segera bersihkan badan

7. Segera bersihkan badan
Unsplash/sincerelymedia

Terakhir, segera bersihkan tubuh setelah mengecat rumah atau memasuki ruangan yang penuh aroma cat. Bersihkan tubuh menggunakan sabun dan air mengalir sehingga tidak ada bahan kimia cat yang menempel di tubuh. 

Karena belum ditemukan seberapa banyak bahan kimia cat yang diserap tubuh, risiko bagi ibu hamil pun tidak diketahui. Oleh karena itu, Mama sebaiknya jangan ambil risiko dengan ikut membantu mengecat rumah dalam waktu lama.

Jika mengecat rumah memang diperlukan, lakukan tips aman di atas atau mintalah bantuan orang lain untuk melakukannya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.