Kesalahan Sederhana Saat Mengepel Lantai yang Justru Membuat Kotor

Hindari melakukan kesalahan sederhana ini saat mengepel lantai.

6 April 2020

Kesalahan Sederhana Saat Mengepel Lantai Justru Membuat Kotor
Freepik

Lantai yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan saat berada di rumah. Sebab, banyak aktivitas yang bisa dilakukan di lantai.

Akan menjadi tidak nyaman jika lantai yang diduduki atau dipijak terasa berdebu, lengket, atau bahkan berminyak. Yang menyebalkannya, lantai terasa kotor padahal baru dibersihkan.

Ternyata, tanpa sadar Mama melakukan kesalahan sederhana yang malah membuat lantai menjadi kotor. Bahayanya kuman-kuman malah menyebar ke seluruh penjuru rumah.

Kira-kira kesalahan sederhana apa saja saat mengepel lantai yang justru membuat lantai semakin kotor? Simak uraian Popmama.com ini ya!

Editors' Picks

1. Tidak membersihkan debu dan kotoran di lantai

1. Tidak membersihkan debu kotoran lantai
Freepik/Topntp26

Sebelum mengepel lantai, sapu terlebih dahulu lantai yang akan dipel. Jika terdapat kotoran basah seperti nasi, tetesan minuman manis, minyak, atau yang lainnya ada baiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan kain atau tisu kering.

2. Mengepel lantai ke arah depan

2. Mengepel lantai ke arah depan
Pexels/Rawpixel.com

Banyak yang tidak sadar kalau kesalahan ini membuat lantai menjadi kotor, yaitu mengepel ke arah depan.

Lalu seperti apa yang harus dilakukan?

Mengepelah ke arah belakang. Berjalan mundur saat mengepel agar kaki tidak menginjak kembali lantai yang sudah dipel.

3. Tidak mengganti air pel

3. Tidak mengganti air pel
modernliving101.com

Kesalahan berikutnya yang sering terjadi adalah tidak mengganti air pel yang sudah kotor. Malas mengganti air pel akan membuat kotoran-kotoran dari alat pel menjadi tersebar ke berbagai tempat. Apalagi membiarkan air pel sampai berwarna coklat keruh.

Gantilah air pel setidaknya setiap 2 kali bilasan pel. Dengan begitu kotoran pada alat pel tidak akan menyebar ke ruangan lainnya.

Kesalahan-kesalahan sederhana di atas mungkin pernah dilakukan. Akibatnya lantai rumah terkadang masih terasa berdebu, lengket, bahkan berminya.

Setelah mengetahui hal di atas, mulailah menghindari 3 kesalahan sederhanya itu ya, Ma. Agar kuman-kuman jahat tidak menyebar dan lantai menjadi bersih.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.