Hubungan suami istri bukanlah ajang perlombaan bersama pasangan lain di luar sana seperti siapa yang lebih unggul, siapa yang gajinya lebih besar atau siapa yang lebih dahulu mempunyai anak anak.
Terkadang, kita sebagai manusia memang terpaku pada pencapaian orang lain. Kebiasaan buruk itulah yang bisa meningkatkan insecure. Pemicunya pun bisa beragam tergantung dari masing-masing orang.
Suami yang mengalami insecure, biasanya dipicu oleh pemikiran seperti takut mengalami kegagalan dalam berumah tangga, membandingkan pencapaian diri sendiri dengan sosok laki-laki lain yang sudah berkeluarga, bahkan merasa tidak bisa menjadi sosok orangtua yang baik untuk anak-anaknya.
Perlu diingat bahwa kecemasan-kecemasan yang terjadi secara berlebihan itu tentu tidak baik untuk kesehatan mental, bahkan dapat merusak hubungan bersama anggota keluarga yang lain.
Jika Mama merasa bahwa suami sedang mengalami hal tersebut, maka perlu memahami cara untuk mengatasi permasalahan yang ada. Pastikan kalau pasangan dalam keadaan baik-baik saja dan tak lagi merasa insecure.
Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa cara menenangkan suami yang tengah dilanda insecure. Semoga informasi ini dapat membantu ya, Ma!
