Instagram.com/denadaindonesia
Menanggapi gugatan yang beredar luas di publik, perwakilan manajemen Denada Tambunan, Risna Ories, menyampaikan pernyataan melalui surat terbuka yang beredar di media sosial.
Dalam surat bertanggal Minggu, 11 Januari 2026, Risna menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah keluarga dan meminta publik serta media untuk memberikan ruang dan waktu kepada Denada.
"Ini adalah ranah keluarga karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita, Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak," Tulis Risna Ories selaku perwakilan dari manajemen Denada.
Manajemen juga meminta masyarakat menahan diri agar tidak berspekulasi, karena Denada bersama tim hukumnya masih mempelajari dan menelaah gugatan secara cermat sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan, dengan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak.
Itulah deretan fakta keluarga Denada. Kehidupan keluarga Denada memperlihatkan perjalanan yang penuh dinamika, dari latar belakang keluarga seniman, peran sebagai mama, hingga persoalan hukum yang kini masih bergulir.
Di tengah sorotan publik, Denada memilih bersikap hati-hati dan menghormati proses yang berjalan, sambil tetap menjaga privasi keluarga. Publik pun diharapkan dapat menyikapi setiap informasi secara bijak hingga ada kejelasan hukum yang pasti.
Siapa orangtua Denada? | Denada adalah putri dari almarhumah Emilia Contessa, penyanyi legendaris Indonesia yang populer pada era 1970-an. |
Siapa anak Denada dan bagaimana kondisinya sekarang? | Denada memiliki seorang putri bernama Aisha Aurum, yang sebelumnya mengidap leukemia dan kini telah dinyatakan sembuh serta menjalani aktivitas normal. |
Apakah kasus dugaan penelantaran anak Denada sudah selesai? | Belum. Kasus tersebut masih dalam proses hukum dan belum ada putusan pengadilan yang bersifat final. |