Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Kejadian Toxic Pernikahan Shindy Samuel yang Bikin Kaget
Instagram.com/rendyshindy_samuel
  • Shindy Samuel mengungkap pengalaman pahit selama pernikahan dengan Rendy Satria Putra, termasuk kekerasan verbal, fisik, dan kelalaian nafkah yang berlangsung hampir sembilan tahun.

  • Shindy Samuel menceritakan bahwa citra harmonis di media sosial hanyalah rekayasa konten berbayar. Sementara itu, di balik layar Shandy mengalami perlakuan merendahkan bahkan saat hamil dan setelah melahirkan.

  • Meski telah dijatuhi talak tiga, proses perceraian masih berjalan karena tuntutan harta gana-gini dari pihak suami, Shindy Samuel kini fokus pada masa depan anaknya, Noah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di balik tampilan pasangan harmonis yang selama ini terlihat di media sosial, Shindy Samuel menyimpan luka yang jauh lebih dalam dari yang bisa dibayangkan siapa pun. Selebgram sekaligus pengusaha skincare ini akhirnya membuka suara setelah dijatuhi talak tiga oleh suaminya, Rendy Satria Putra. Shandy memilih untuk tidak lagi berdiam diri atas semua yang telah ia alami.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya dan tayangan YouTube Reyben Entertainment pada Senin (14/4/2026), Shindy secara terbuka menceritakan berbagai perlakuan yang ia terima selama menjalani pernikahan.

Pengakuan-pengakuannya bukan hanya mengejutkan publik, tetapi juga menjadi cermin penting tentang bagaimana tanda-tanda hubungan yang tidak sehat sering kali tersembunyi di balik citra yang tampak sempurna di dunia maya.

Popmama.com telah merangkum beberapa kejadian toxic di pernikahan Shindy Samuel berdasarkan pengakuannya secara langsung.

Yuk Ma, disimak!

Kumpulan Kejadian Toxic Pernikahan Shindy Samuel yang Bikin Kaget

1. Disebut "badak" oleh orang yang seharusnya paling memuliakannya

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Di antara semua luka yang Shindy Samuel ceritakan, satu kejadian ini termasuk yang paling dalam membekas di hatinya.

Bukan soal berat badannya yang pernah mencapai 178 kilogram, bukan pula soal bertahun-tahun hampir tidak mendapat nafkah. Titik terendah hidupnya justru datang dari sebuah kata yang dilontarkan oleh orang yang paling dekat dengannya.

"Titik terendah dalam hidupku adalah saat aku dikatain 'badak' oleh seseorang yang seharusnya paling meratukan aku," tulis Shindy melalui Instagram pribadinya pada Minggu (12/4/2026).

Dari luka kata-kata itulah Shindy justru mulai bangkit dan belajar untuk kembali mencintai dirinya sendiri. Sebuah pengingat menyakitkan bahwa kekerasan verbal bisa meninggalkan bekas yang jauh lebih dalam dari luka fisik.

2. Diludahi dan dipanggil dengan sebutan yang merendahkan

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Tidak berhenti di satu kata kasar. Dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment, Shindy Samuel juga mengungkap bahwa perlakuan merendahkan yang ia terima tidak hanya datang dalam bentuk ucapan. Shindy juga pernah mendapatkan tindakan fisik yang sangat melukai martabatnya sebagai seorang istri.

"Diludahi, dibilang badut, dibilang badak," ungkap Shindy.

Perlakuan seperti ini bukan hanya menyakitkan secara emosional, tetapi juga merupakan bentuk kekerasan yang tidak bisa dianggap wajar dalam sebuah pernikahan.

Shindy mengakui bahwa meski kekerasan fisik yang lebih berat sudah berkurang, perlakuan seperti diludahi masih terjadi bahkan hingga dua minggu sebelum ia angkat bicara.

3. Hanya diberi nafkah Rp20 ribu per hari saat sedang hamil besar

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Salah satu pengakuan yang paling mengejutkan publik, yakni kondisi ekonomi yang Shindy Samuel alami di awal pernikahan. Di saat tubuhnya sedang membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung kehamilannya, Shindy hanya mendapatkan uang harian yang jauh dari kata layak.

"Pas abis nikah saya juga kaget dikasih Rp20.000 sehari, pokoknya totalnya aku negosiasi akhirnya minta dikasih Rp150.000, karena waktu itu saya juga lagi hamil gede kan biar seminggu dapat makanan banyak distok kulkas," cerita Shindy.

Fakta bahwa Shindy harus bernegosiasi untuk mendapatkan uang makan yang layak saat sedang mengandung seolah menjadi gambaran nyata dari kelalaian nafkah seorang suami. Kondisi ini dialaminya di awal pernikahan, jauh sebelum bisnisnya berkembang seperti sekarang.

4. Hampir tidak pernah dinafkahi selama 9 tahun pernikahan

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Jauh sebelum proses perceraian bergulir, Shindy Samuel sudah menyimpan beban yang tidak ringan terkait kondisi rumah tangganya. Ia mengungkapkan bahwa selama hampir sembilan tahun pernikahan, suaminya hampir tidak pernah memberikan nafkah materi secara layak dan konsisten.

Lebih dari itu, Shindy juga mengungkap bahwa nafkah batin dalam pernikahannya sangat jarang terpenuhi. Dalam pengakuannya yang cukup mengejutkan, ia menyebut bahwa dalam 1,5 tahun terakhir, frekuensinya bahkan bisa sampai delapan bulan sekali.

"Aslinya saya jarang dinafkahi batin, bisa 9 bulan sekali. 1,5 tahun terakhir, 8 bulan sekali," ungkapnya.

Situasi ini tentu jauh dari gambaran pernikahan yang sehat dan seimbang, di mana kedua pihak seharusnya saling memenuhi kebutuhan satu sama lain, baik secara lahir maupun batin.

5. Kekerasan verbal semakin parah sejak kehamilan hingga setelah melahirkan

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Shindy Samuel juga mengungkap bahwa perubahan sikap suaminya terasa sangat drastis justru di momen yang seharusnya paling ia butuhkan dukungan, yaitu saat mengandung hingga setelah melahirkan anak pertama mereka, Noah.

"Dari awal Noah lahiran, dari pas saya gendut," kata Shindy.

Perubahan tubuh pasca melahirkan adalah sesuatu yang sangat wajar dan manusiawi. Menerima hinaan fisik justru di saat tubuh sedang dalam proses pemulihan setelah melahirkan adalah salah satu bentuk perlakuan paling tidak adil yang bisa dialami seorang ibu baru.

6. Keromantisan di media sosial ternyata hanya rekayasa dan konten berbayar

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Satu pengakuan yang mungkin paling mengejutkan adalah tentang citra pasangan harmonis yang selama ini Shindy Samuel dan Rendy tampilkan di depan publik. Bagi banyak pengikut mereka, pasangan ini terlihat sangat mesra dan saling mendukung. Namun Shindy mengungkap bahwa semua itu hanyalah ilusi.

"Konten semua itu, skrip. Aslinya tidak menafkahi batin, aslinya bilang badak," tegas Shindy.

Pengakuan ini menjadi peringatan keras tentang betapa berbahayanya membandingkan kehidupan nyata dengan apa yang ditampilkan di media sosial. Di balik konten yang tampak harmonis, bisa tersimpan realita yang sangat berbeda dan menyakitkan.

7. Proses perceraian dipersulit dengan tuntutan harta gana-gini

Instagram.com/rendyshindy_samuel

Bahkan di penghujung pernikahan yang sudah tidak bisa diselamatkan, Shindy Samuel masih harus menghadapi satu tantangan lagi. Meski sudah dijatuhi talak tiga yang secara agama menyatakan pernikahan mereka telah berakhir, proses hukum perceraian mereka belum selesai karena masih ada tuntutan dari pihak Rendy.

Saat ini proses perceraian masih berjalan di pengadilan dan belum ada putusan akhir dari hakim karena Rendy masih menuntut harta gono-gini. Di tengah semua itu, Shindy memilih untuk tetap tegar dan fokus pada satu hal yang paling ia prioritaskan, yaitu kebaikan dan masa depan sang putra, Noah.

"Kalau mau jalur damai, saya sangat terima karena buat kebaikan anak," ujar Shindy.

Meski begitu, Shindy menunjukkan keteguhan yang luar biasa. Ia menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur kekeluargaan demi kebaikan masa depan anak mereka.

Itulah tadi tadi beberapa kejadian toxic di pernikahan Shindy Samuel yang akhirnya membawanya pada keputusan untuk mengakhiri hubungan tersebut. Kisah Shindy mengingatkan kita semua bahwa pernikahan yang sehat bukan soal seberapa indah tampilannya di mata publik, melainkan soal rasa aman, saling menghargai, dan ketenangan yang dirasakan oleh keduanya ya, Ma.

FAQ Shindy Samuel

Siapa Shindy Samuel dan mengapa kasusnya ramai dibicarakan?

Shindy Samuel atau Shindy Fioerla adalah selebgram sekaligus pengusaha skincare yang dikenal aktif di media sosial bersama suaminya, Rendy Samuel. Kasusnya ramai dibicarakan setelah ia secara terbuka mengungkap berbagai perlakuan menyakitkan yang ia alami selama hampir satu dekade pernikahan, termasuk kekerasan verbal, minimnya nafkah, dan kondisi toxic lainnya yang selama ini tersembunyi di balik konten media sosial mereka.

Apakah Rendy Samuel sudah memberikan tanggapan atas pengakuan Shindy?

Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Rendy Samuel yang merespons secara langsung berbagai pengakuan yang disampaikan Shindy di hadapan publik. Proses perceraian keduanya masih berjalan di pengadilan, dengan Rendy dikabarkan masih mengajukan tuntutan terkait pembagian harta gana-gini.

Apa yang bisa dipelajari dari kasus Shindy Samuel tentang tanda-tanda pernikahan toxic?

Kasus Shindy Samuel menunjukkan beberapa tanda pernikahan toxic yang perlu diwaspadai, yaitu kekerasan verbal seperti hinaan fisik dan body shaming, ketimpangan nafkah yang signifikan, minimnya rasa aman secara emosional, serta ketidakseimbangan peran dalam rumah tangga.

Editorial Team