7 Sifat Jelek Suami Istri yang Bisa Merusak Hubungan Pernikahan

Yuk, kurangi sifat jelek ini mulai dari sekarang!

5 Mei 2021

7 Sifat Jelek Suami Istri Bisa Merusak Hubungan Pernikahan
Freepik/gpointstudio

Membangun hubungan cinta yang kuat dan tahan lama tentunya bukan hal mudah, bahkan ketika kita sudah menikah dengan orang yang tepat. 

Pasalnya beberapa hal sepele pun dapat merusak hubungan antara suami istri yang harmonis. Misalnya sifat dan kebiasaan jelek pasangan yang sulit untuk diubah. 

Nah Ma, kira-kira apa saja sifat dan kebiasaan jelek pasangan suami istri yang dapat merusak hubungan? Dilansir dari Bright Side, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Disimak ya, Ma! 

1. Membandingkan pasangan dengan orang lain 

1. Membandingkan pasangan orang lain 
Freepik/yanalya

Jangan pernah membandingkan pasangan dengan mantan kekasih atau bahkan dengan pasangan orang lain. Hal ini akan membuat mereka merasa tak berharga. 

Alih-alih melihat kekurangannya, cobalah untuk fokus menemukan kelebihan dan kualitas menarik yang ada pada diri pasangan kita. 

Ingatlah, bahwa mantan kekasih hanyalah seseorang dari masa lalu. Tentunya ada alasan kenapa kalian tak bersama lagi. Begitupun dengan pasangan orang lain, kita mungkin melihatnya sebagai sosok yang sempurna dari luar.

Namun belum tentu, bisa jadi ia tak lebih baik dari pasangan kita. 

2. Sering cemburuan pada pasangan 

2. Sering cemburuan pasangan 
Freepik

Jangan pernah berpikir bahwa cemburu artinya tanda cinta. Faktanya, rasa cemburu bisa memicu hubungan yang tak sehat. Cemburu hanya akan membuat pasangan Mama berpikir bahwa Mama tak memercayainya lagi. 

Karena cemburu Mama akan terus mencurigai dan mengekangnya. Selain membuatnya jadi stres, Mama juga pastinya akan pelan-pelan merasa tersiksa. 

Sebaiknya, cobalah untuk mulai mengakui perasaan cemburu meskipun mungkin terasa memalukan. Jika ia bisa memahami alasan kenapa Mama cemburu. Hal ini dapat membantu kalian mengatasi masalah dan membuat hubungan lebih bahagia. 

Editors' Picks

3. Selalu mencoba menjadi sempurna 

3. Selalu mencoba menjadi sempurna 
Freepik/Bilahata

Mama tak perlu terus berusaha menjadi sempurna demi mendapatkan kehidupan pernikahan yang bahagia. Hal itu sebetulnya tak ada gunanya, karena pada dasarnya tidak ada orang yang sempurna. 

Sebaliknya, fokuslah pada diri sendiri untuk menemukan potensi diri dan kenyamanan dalam kehidupan pernikahan Mama. 

4. Merasa kurang percaya diri 

4. Merasa kurang percaya diri 
Pexels

Saat tidak percaya diri, kita cenderung akan bergantung dengan pasangan. Contohnya saja ketika merasa tak percaya diri karena penampilan kurang sempurna atau sulit mengambil keputusan karena takut salah. 

Sebaiknya Mama cobalah untuk menghilangkan rasa rendah diri. Ingatlah bahwa Mama sangat luar biasa, karenanya suami bisa jatuh hatimu. 

Perlu diingat bahwa kepercayaan diri merupakan kualitas menarik yang akan membuat pasangan jadi lebih tertarik dengan pesona Mama. 

5. Selalu menghindari konflik bersama pasangan

5. Selalu menghindari konflik bersama pasangan
Freepik/Jcomp

Sebaiknya Mama dan suami tidak menghindar saat terjadi perselisihan. Daripada bilang terserah dan selalu mengalah. Cobalah untuh duduk bersama dan membicarakan masalahnya untuk menemukan solusi. 

Pasangan suami istri harus belajar menyelesaikan konflik tanpa saling keras kepala dan ingin menang sendiri. Selesaikan masalah dengan kepala dingin dan saling menghormati. 

6. Tidak menjadi pendengar yang baik 

6. Tidak menjadi pendengar baik 
Freepik/yanalya

Ketika pasangan kita sedang menghadapi suatu masalah. Sebaiknya Mama tak memaksakan diri untuk menawarkan bantuan, jika tak tahu cara menyelesaikannya.

Hal yang paling mereka butuhkan saat ini adalah dukungan emosional. Sebetulnya pasangan Mama mungkin hanya ingin didengarkan.

Cobalah untuk kenjadi pendengar yang baik dan selalu ada untuknya. 

7. Selalu menunggu pasangan untuk mengungkapkan cinta duluan 

7. Selalu menunggu pasangan mengungkapkan cinta duluan 
Freepik/cookie_studio

Jika Mama ingin menjaga hubungan pernikahan ini  bahagia dan sehat, Mama harus bisa mengungkapkan perasaan cinta untuk suami. 

Karena gengsi atau malu, biasanya Mama akan menunggu suami untuk mengungkapkannya duluan. Padahal Mama bisa mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang untuk suami lebih dulu. 

Caranya bisa dengan memberikan perhatian kecil atau kontak fisik. Hal ini akan membuatnya merasa dicintai oleh Mama. 

Nah Ma, itulah beberapa sifat dan kebiasaan jelek pasangan suami istri yang dapat merusak hubungan. Yuk, mulai hentikan sifat dan kebiasaan ini dari sekarang!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.