Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Naya Anindita Potret Realita Anak Muda di Film Tunggu Aku Sukses Nanti
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri
  • Naya Anindita menghadirkan film Tunggu Aku Sukses Nanti sebagai potret jujur keresahan anak muda yang merasa tertinggal dalam perjalanan menuju kedewasaan dan kesuksesan.

  • Dengan pendekatan komedi, Naya Anindita mengangkat isu sensitif seperti kegagalan dan tekanan keluarga agar terasa ringan namun tetap menyentuh, dibintangi oleh Ardit Erwandha sebagai tokoh utama.

  • Melalui musik dan pesan hangatnya, Naya Anindita ingin menegaskan bahwa setiap perjuangan butuh waktu, serta mengingatkan anak muda untuk terus melangkah sambil mencintai proses hidup mereka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjadi dewasa dan menghadapi ekspektasi lingkungan sering kali menjadi beban yang berat bagi anak muda zaman sekarang. Keresahan inilah yang ditangkap dengan sangat jeli oleh sutradara Naya Anindita dalam film terbarunya berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti.

Naya tidak ingin sekadar membuat film hiburan, melainkan sebuah karya yang bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang.

Melalui sudut pandang sutradara, kita akan diajak melihat bagaimana proses kreatif di balik layar dalam menggambarkan perasaan "tertinggal" yang sering dialami generasi muda. Naya mencoba menghadirkan realita tersebut dengan jujur agar para penonton merasa tidak sendirian dalam menghadapi perjuangan hidup.

Dalam wawancara eksklusif bersama Popmama.com di IDN HQ pada Jumat (27/2/2026), Naya Anindita mengungkapkan visinya dalam memotret kehidupan anak muda di film ini. 

Yuk Ma, simak rangkumannya!

1. Memilih komedi untuk membicarakan isu yang berat

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Naya Anindita memahami bahwa membicarakan kegagalan atau rasa minder adalah hal yang sensitif bagi anak muda. Oleh karena itu, Naya sengaja menggunakan pendekatan komedi agar isu-isu sosial yang berat dalam keluarga bisa tersampaikan dengan lebih ringan namun tetap berkesan di hati penonton.

Naya menjelaskan alasan pemilihan Ardit Erwandha sebagai pemeran utama.

"Gimana caranya kita ngomongin isu sosial yang sebenarnya cukup lumayan sedih ya, kalau ngomongin soal keluarga besar. Tapi gimana caranya kita bisa menertawakan bareng-bareng nasib kita gitu, makanya aku milih Ardit," kata Naya.

Dengan menyisipkan tawa di tengah kepedihan, Naya ingin menunjukkan bahwa meskipun hidup terasa sulit, kita tetap memiliki ruang untuk menertawakan keadaan dan bangkit kembali.

Pendekatan Naya ini membuat filmnya terasa lebih manusiawi dan dekat dengan keseharian anak muda.

2. Menggunakan musik sebagai penguat rasa perjuangan

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Sebagai sutradara, Naya Anindita sangat teliti dalam memilih soundtrack untuk film Tunggu Aku Sukses Nanti karena ia ingin musik tersebut bisa mewakili suara hati anak muda yang sedang berjuang.

Naya bahkan terlibat langsung dalam memastikan setiap lagu yang masuk benar-benar selaras dengan emosi yang ingin dibangun dalam adegan-adegan penting.

Naya membagikan ceritanya saat memilih lagu-lagu pengiring di film ini.

"Banyak beberapa yang ingin nonton film karena soundtrack-nya gitu. Tapi lagu yang paling awal kita fix itu si 'Tangguh' (Petra Sihombing) gitu. Karena pada saat itu, aku milih untuk ngomongin soal perjuangan orangtuanya Arga dan juga perjuangan Arga," jelasnya.

Lagu-lagu dari musisi seperti Perunggu, Petra Sihombing, hingga RAN dipilih bukan tanpa alasan. Naya ingin lirik-lirik dalam lagu tersebut menjadi penyemangat bagi para "Arga" di dunia nyata yang sedang mengejar mimpi-mimpi mereka.

3. Pesan hangat bagi mereka yang merasa belum sampai

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Melalui film ini, Naya Anindita ingin memberikan validasi bahwa merasa lelah atau merasa belum sukses di usia muda adalah hal yang wajar. Naya ingin film ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan tentang keteguhan hati untuk terus melangkah di jalan masing-masing.

Film ini mampu merangkum pesan tulus Naya untuk anak muda yang sedang berjuang.

"Jalan terus, jangan lupa bahagiain diri sendiri. Buat Arga-Arga di luar sana yang merasa belum sukses gitu, pelan-pelan pasti sampai," jelas Naya.

Kutipan ini menjadi inti dari keseluruhan cerita yang ingin disampaikan Naya. Ia berharap setiap anak muda yang keluar dari bioskop setelah menonton film ini bisa merasa sedikit lebih ringan bebannya dan lebih berani untuk mencintai proses hidup mereka sendiri.

Sangat menginspirasi ya, bagaimana Naya Anindita menuangkan keresahan anak muda menjadi sebuah karya yang bermakna. Semoga film ini bisa menjadi jembatan bagi Mama untuk lebih memahami perjuangan yang mungkin sedang dihadapi oleh anak-anak kita yang mulai beranjak dewasa.

Cerita Unik dan Perjalanan Karier Naya Anindita

Apakah ada cerita masa kecil yang unik dan lucu dari seorang Naya Anindita?

Masa kecil sutradara satu ini ternyata penuh dengan kejadian jenaka akibat keusilan sang kakak. Naya pernah bercerita bahwa ia sempat percaya tanah memiliki rasa seperti cokelat hingga mencoba memakannya, bahkan ia pernah melompat dari pohon karena yakin bisa terbang menggunakan sarung ala Superman.

Apa hobi yang sering dilakukan Naya Anindita di luar kesibukannya di dunia film?

Naya sangat gemar menjelajah atau traveling ke tempat-tempat baru. Kegemarannya mengeksplorasi sesuatu ini rupanya sudah muncul sejak masa sekolah, di mana ia sering sengaja bermain di area persawahan sendirian sepulang sekolah hanya untuk melihat suasana baru.

Apakah Naya Anindita pernah berkarier di bidang lain sebelum menjadi sutradara film?

Sebelum memantapkan langkah sebagai sutradara layar lebar, Naya ternyata memiliki pengalaman di dunia periklanan. Ia tercatat pernah bekerja di departemen seni pada salah satu agen periklanan ternama dunia, yaitu Dentsu Advertising Agency.

Editorial Team