5 Gangguan Seks Aneh Secara Medis yang Ternyata Ada di Dunia

Dari orgasme terbalik hingga melakukan hubungan seksual secara tidak sadar saat tidur

19 Januari 2021

5 Gangguan Seks Aneh Secara Medis Ternyata Ada Dunia
Pexels/edwardeyer

Berbicara mengenai seks biasanya berasosiasi terhadap kesenangan. Pasalnya, seks kerap dianggap sebagai kegaitan yang memuasakan fisik dan mental dengan pasangan. 

"Masalah seksual ada pada pemikiran (otak) dan tubuh (fisik). Di mana seseorang bisa mengalamai masalah seksual bisa menyebabkan penderitaan yang luar biasa," ujar terapis seks dari New York, dr. Stephen Snyder.

Pernyataan itu benar karena gangguan seks ternyata bisa dialami oleh siapapun. Oleh karenanya, bagi orang yang memiliki gangguan seksual ini diharapkan memeriksakan dirinya ke dokter.

Dikutip dari Thrillist, berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai gangguan seksual aneh yang ternya ada di dunia.

1. Orgasme tidak terkontrol

1. Orgasme tidak terkontrol
Pexels/edwardeyer

Pengertian orgasme dipandang sebagai puncak kenikmatan dari hubungan seksual. Rupanya, mengalami orgasme ternyata tidak selamanya enak lho. Ada istilah orgasme tidak terkontrol atau persistent genital arousal disorder (PGAD/ gangguan rangsangan genital persisten). 

Orgasme tidak terkontrol menurut International Society of Sexual Medicine (ISSM) yakni kondisi yang terjadi ketika seorang perempuan mengalami rangsangan genital tanpa stimulasi seksual apapun.

Gangguan seksual ini sangat langka. Di mana mengakibatkan perempuan memiliki gairah spontan yang tidak terkendali terkait dengan hasrat seksual. 

"Ada banyak penyebab (berbeda) seseorang memiliki PGAD, mulai dari masalah saraf panggul hingga semacam sindrom karena masalah depresi (efek saat seseorang mengenai antidepresan), dan kebanyakan cenderung sangat sulit diobati," ujar Stephen Snyder.

PGAD bukan sesuatu yang menyenangkan untuk dialami apalagi jika dibandingkan dengan orgasme biasa. Sebab, orgasme ini bersifat spontan yang membuat perempuan merasa sedang orgasme tetapi tidak ada perasaan lega. 

Editors' Picks

2. Sexsomnia, melakukan hubungan seks saat tidur

2. Sexsomnia, melakukan hubungan seks saat tidur
Freepik/gpoInstudio

Gangguan seksual selanjutnya yang jarang diketahui adalah sexsomnia. Gangguan seksual sexomnia adalah kondisi di mana seseorang melakukan tindakan seksual secara tidak sadar saat tidur.

Belum diketahui secara jelas berapa banyak orang yang mengalami sexomnia di dunia. Namun, menurut beberapa ahli gangguan ini termasuk langka. 

Kemudian, orang yang mengalami gangguan ini mungkin juga tidak sadar mereka memilikinya. Sehingga kecenderungan orang yang disekitarnya untuk mengetahui dan melaporkan tindakan yang dilakukan sangat penting. 

3. Ejakulasi terbalik

3. Ejakulasi terbalik
Pexels/Dainis Graveris

Gangguan seksual selanjutnya yang bisa dibilang aneh dan langka adalah ejakulasi terbaik. Gangguan seksual ini terjadi ketika sperma bukannya keluar melalui penis tapi malah masuk ke kandung kemih.

Kondisi ini dijelaskan oleh dr. Stephen bahwa seorang laki-laki akan merasakan orgasme tapi tidak ada yang keluar dari penisnya. Banyak ahli yang menyebut jika ejakulasi terbalik ini cenderung dipengaruhi obat-obatan. 

Kedengarannya sangat menyakitkan tapi ternyata tidak terlalu bahaya. Namun, gangguan ini harus segera diatasi jika pasangan ingin mencoba program hamil.

4. Sindrom sakit setelah orgasme

4. Sindrom sakit setelah orgasme
Pixabay/Stevepb

Ada salah satu gangguan seksual yang bisa disebut aneh. Biasanya efek orgasme setelah berhubungan seks adalah kenikmatan yang dirasakan oleh tubuh. Namun, ada beberapa orang dengan kondisi unik yang mengalami sindrom sakit pasca-orgasme (post orgasmic illness Syndrome/ POIS).

Sindrom ini merupakan kondisi yang sangat langka. Orang yang memiliki kondisi ini bisa merasakan gejala seperti flu yang intens (demam, pilek, kelelahan ekstrem, mata merah) segera setelah ejakulasi.

Menurut Marcel Waldinger, seorang ilmuwan Belanda dan profesor psikofarmakologi seksual menyebut jika kondisi ini mungkin berasal dari alergi pribadi terhadap air mani itu sendiri. 

Gejala sakit layaknya flu ini bisa dialami hingga seminggu pasca orgasme terakhir. Beberapa orang menyebutnya 'flu pasca orgasme' dan perlu pengobatan yang khusus. 

5. Fimosis pada orang dewasa

5. Fimosis orang dewasa
Pexels/pixabay

Fimosis adalah kondisi di mana kulup penis terlalu ketat untuk ditarik kembali di atas kepala penis. Fimosis biasanya terjadi pada anak dan bayi yang belum disunat. Namun, bagi orang dewasa hal ini bisa berbahaya. 

Kondisi fimosis pada orang dewasa biasa terjadi pada laki-laki yang belum disunat. Fimosis pada orang dewasa merupakan kondisi yang tidak normal dan dapat disebabkan oleh radang kepala penis, infeksi kepala penis, lichen sclerosus, eksim, psoriasis, hingga diabetes.

"Tergantung pada tingkat keparahannya, seks bagi orang yang mengalami fimosis bisa sangat menyakitkan. Pengobatan biasanya paling mudah dengan disunat, sebagian besar ahli urologi melakukan sunat keseluruhan daripada parsial," ujar terapis seks New York, dr. Michael Aaron.

Bagi Mama atau Papa yang kemungkinan mengalami gangguan seksual ini segera melaporkan kepada ahlinya. Terutama untuk gangguan seks tertentu secara medis yang jika dibiarkan sangat berbahaya dan bisa menyebabkan banyak hal negatif bagi diri sendiri dan pasangan. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.