5 Alasan Istri Tidak Inisitif Memulai Seks Terlebih Dahulu

Mungkin ada yang salah terkait pola komunikasi bersama pasangan

23 Juni 2021

5 Alasan Istri Tidak Inisitif Memulai Seks Terlebih Dahulu
Pixabay/Alpcem

Jika berbicara tentang berhubungan seks, mungkin setiap orang punya cara lain terkait bagimana membuat pasangan mau lebih jauh melakukan sesi bercinta yang panas.

Mungkin sebagian orang bisa melakukan sentuhan menggoda dan kalimat nakal terlebih dahulu, namun ada juga yang perlu melakukan rayuan agar gairah seks naik sebelum naik ke atas ranjang.

Tetapi, terkadang istri berlaku flat saja saat suami mengajaknya berhubungan seks

Jika Papa merasakan Mama kurang merasa inisiatif dalam memulai seks yang intim, maka mungkin saja ada beberapa hal yang terjadi. 

Berikut Popmama.com telah merangkum terkait alasan mengapa istri kurang inisiatif dan tertarik memulai seks terlebih dahulu.

1. Istri membutuhkan keintiman terlebih dahulu

1. Istri membutuhkan keintiman terlebih dahulu
Pixabay/stokpic

Ini yang sering sekali menjadi kesalahan para suami, kurang memberikan perhatian lebih ke pasangan dan hanya ingin melakukan sesi bercinta yang intim saja. 

Jelas ini akan membuat pasangan merasa kurang nyaman. Perlu dipahami bahwa jika hubungan kurang dibumbui dengan hal romansa dan penuh perhatian, maka wajar saja istri menjadi kurang inisatif.

Cobalah sejenak berperilaku perhatian dan penuh kasih sayang dengan pasangan, sehingga istri pun tidak tertutup dan membuat hubungan kalian berdua kurang intim.

Malahan, keintiman menjadi faktor besar dalam keinginan berhubungan seks. Keintiman juga membutuhkan waktu dan tidak instan, maka dari itu cobalah untuk mulai membangun kembali koneksi dengan melibatkan komunikasi serta kejujuran bersama pasangan.

Editors' Picks

2. Menganggap suami tidak mood berhubungan seks

2. Menganggap suami tidak mood berhubungan seks
Freepik/jcomp

Memang yang berlatar asumsi akan lebih rentan dan tidak pasti, seperti ketika mengganggap bahwa suami sedang tidak mood untuk berhubungan seks.

Maka dari itu, komunikasi yang baik perlu ditekankan dengan baik. Tidak ada salahnya suami menanyakan sesuatu kepada pasangan. Selain untuk menghindari asumsi yang abu-abu, itu justru membuatnya lebih intens karena mengedepankan komunikasi.

Terkadang juga para istri merasa tidak percaya diri akan bentuk tubuh, overthinking tentang “Apakah aku tidak cukup memuasakan pasangan?” dan lain sebagainya.

3. Rasa tidak percaya diri dan kesulitan mencari apa yang dia suka

3. Rasa tidak percaya diri kesulitan mencari apa dia suka
Freepik

Ini bisa terjadi saat Papa melakukan seks tanpa tahu apa yang pasangan suka juga. Jadi, seks terkesan hambar bagi istri.

Rasa tidak percaya diri juga sangat menghantui, apalagi yang berkaitan dengan bentuk tubuh, posisi seks yang disukai atau hal lainnya.

Cobalah untuk memulai membicarakan apa yang pasangan sukai. Jika memiliki waktu yang luang, buatlah mind map tentang area apa saja yang istri sukai dan beri nilai dari 1-10.

Misalnya area pada leher memiliki nilai 4 atau vagina diberi nilai 9. Setelah mengetahui hal tersebut, Papa akan tidak sulit menjangkau area sensitif pasangan karena tahu harus memulai dari mana.

4. Istri akan merasa kesal dengan seks sepihak

4. Istri akan merasa kesal seks sepihak
Freepik/jcomp

Jika Papa termasuk orang yang egois di atas ranjang, menginginkan kepuasan sendiri saja, maka jangan kaget istri tidak merasa tertarik dan memulai seks terlebih dahulu.

Seks yang baik harus melibatkan kedua belah pihak. Maka dari itu, pasangan suami istri akan memahami apa yang disukai dan tidak selama berhubungan seks. Jika pasangan tidak suka posisi seks yang akrobatik, alangkah lebih baik jangan dipaksakan.

Mulailah dengan lembut sesi foreplay dan sambil berbincang tentang apa yang disukai selanjutnya setelah foreplay berlangsung.

5. Ragu mengungkapkannya ke pasangan

5. Ragu mengungkapkan ke pasangan
Freepik/cookie_studio

Para istri paham kok akan tanggung jawab mereka juga dalam memulai seks, tetapi cara mengungkapkannya adalah hal yang berbeda.

Ada beberapa mungkin yang secara jelas ”mengundang” suami untuk melakukan seks, tetapi sang Suami tidak mengerti tanda tersebut.

Jika Papa sudah merasa terhubung dengan istri, maka cara memandang seks bukan hanya menginginkan penetrasi saja. Maka dari itu, tidak sulit mengetahui undangan tersebut.

Bisa juga istri merasakan hal gugup dan bingung mengungkapkannya, maka ajak ia berbicara setelah suasananya menjadi lebih rileks. Cara ini untuk mendapatkan apa yang ia mau dan memastikan istri tidak ragu mengungkapkannya.

Nah, itulah beberapa alasan terkait alasan istri tidak inisitif memulai seks terlebih dahulu

Perbanyak komunikasi akan membantu hubungan semakin harmonis dan kehidupan seks juga terpenuhi.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.