Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Sosok di Balik Panggung Hindia Perkuat Konser Raisa Love & Let Go
Instagram.com/raisa6690
  • Boim, CEO Juni Records, menunjuk Pramedya sebagai ketua kreatif konser Raisa Love & Let Go setelah terkesan dengan karyanya di konser Doves Hindia.

  • Kekaguman Boim terhadap konsep artistik konser Hindia menjadi alasan utama menghadirkan Pramedya untuk membawa energi dan sentuhan serupa ke panggung Raisa.

  • Raisa menyetujui kolaborasi bersama Pramedya dan Andi Rianto. Diharapkan dapat menghadirkan konser dengan elemen sinematik yang menjanjikan pengalaman visual dan musikal lebih mendalam.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada satu kejutan menarik yang diungkap dalam press conference Raisa Live in Concert: Love & Let Go. Adryanto Pratono atau akrab disapa Boim sebagai CEO Juni Records memperkenalkan sosok baru dalam tim kreatif yaitu, Pramedya Nataprawira. Pramedya dikenal sebagai seniman di balik konser Doves Hindia 2025 yang berhasil mencuri perhatian publik.

Kehadiran Pramedya bukan kebetulan. Ada cerita panjang di balik keputusan Boim membawa Pramedya masuk ke dalam tim dan semuanya berawal dari rasa kagum yang tulus.

Berikut Popmama.com ceritakan lengkap soal bergabungnya Pramedya ke dalam tim konser Raisa.

1. Boim tunjuk Pramedya sebagai ketua kreatif konser

Instagram.com/raisa6690

Untuk konser ini, Boim memutuskan untuk membawa wajah baru ke dalam timnya. Pilihannya jatuh pada Pramedya Nataprawira, sosok yang sebelumnya dikenal karena menggarap konser Hindia. Boim pun langsung menunjuk Pram sebagai ketua kreatif yang akan memimpin arah artistik keseluruhan konser.

“Di konser ini saya mengajak sosok baru lagi yaitu Pramedya, yang sebelumnya mengerjakan konser Hindia. Saya tunjuk dia menjadi ketua kreatif tim konser ini,” ungkap Boim, dalam Press Conference Raisa Live in Concert pada Kamis (5/3/2026). 

Kepercayaan yang besar ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi Pramedya yang awalnya dari menggarap konser Hindia, kini ia harus memimpin arah kreatif konser salah satu penyanyi paling dicintai di Indonesia.


2. Kekaguman terhadap konser Doves Hindia jadi alasan utama

Instagram.com/raisa6690

Keputusan Boim merekrut Pramedya bukan tanpa dasar. Boim mengaku sangat terkesan dengan karya Pramedya dalam konser Doves milik Hindia. Kekaguman itulah yang mendorong Boim untuk menghadirkan sentuhan serupa dalam konser Raisa.

“Saya sangat jatuh cinta dengan konser Doves Hindia. Saya sangat cinta dengan apa yang Pram lakukan di sana,” tambahnya.

Konser Doves Hindia memang dikenal sebagai salah satu konser paling berkesan dalam musik Indonesia belakangan ini. Wajar bila Boim merasa Pramedya adalah orang yang tepat untuk membawa energi serupa ke panggung Raisa.


3. Raisa setuju, Pramedya pun ikut bergabung bersama Andi Rianto

Instagram.com/raisa6690

Setelah yakin dengan pilihannya, Boim mengajukan konsep tersebut kepada Raisa yang akrab disapa Yaya. Raisa pun langsung menyetujuinya. Pramedya resmi bergabung dan bekerja bersama Raisa dan musisi Andi Rianto untuk merangkai ide-ide kreatif sekaligus menggarap elemen film konser agar sajian malam itu tampil lebih sinematik.

“Saya coba ajukan kepada Yaya konsepnya. Yaya pun setuju, dan Pram menjadi bagian dari Raisa dan Andi Rianto. Pram membantu merangkai ide-ide, membantu merangkai juga film konser ini sehingga menjadi apik,” ujarnya.

Menariknya, konser ini tidak hanya hadir sebagai pertunjukan musik semata, tetapi juga memiliki elemen film konser yang menjadi sebuah pendekatan sinematik yang semakin memperkuat kesan dari keseluruhan pertunjukan.


4. Tantangan baru, komitmen tetap menghadirkan sajian terbaik

Instagram.com/raisa6690

Boim tidak menutup mata bahwa format konser ini membawa tantangan tersendiri. Namun di hadapan awak media, ia menutup pernyataannya dengan komitmen yang tegas, tim akan bekerja keras untuk memastikan penonton pulang dengan kesan yang membekas.

“Ini adalah sesuatu yang baru buat kami. Tapi bagaimana caranya, tugas kami adalah memberikan sajian yang apik dan semoga berkenan,” tutup Boim. 

Dengan bergabungnya Pramedya ke tim inti, Raisa Live in Concert 2026 “Love & Let Go” semakin menjanjikan pengalaman yang melampaui ekspektasi. Kolaborasi antara Raisa, Andi Rianto, dan Pramedya bisa jadi salah satu sinergi kreatif paling menarik yang pernah hadir di panggung musik Indonesia.

FAQ Raisa Live in Concert Love & Let Go 2026

Apa itu "elemen film konser" yang disebutkan dalam konser Raisa?

Film konser adalah pendekatan sinematik yang mengintegrasikan elemen visual bergaya film ke dalam pertunjukan langsung, seolah menciptakan pengalaman yang lebih dari sekadar konser musik biasa.

Siapa Andi Rianto dan apa perannya dalam konser Raisa?

Andi Rianto adalah musisi dan arranger ternama Indonesia. Dalam konser ini, ia berkolaborasi langsung dengan Raisa dan Pramedya untuk merangkai konsep kreatif dan musikal pertunjukan.

Kapan dan di mana konser Raisa Love & Let Go 2026 akan digelar?

Konser tunggal keempat Raisa, "Raisa Live in COncert 2026: Love & Let Go", akan digelar pada 6–7 Juni 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Dipromotori oleh Juni Concert dan Antara Suara, konser ini mengusung konsep moviechestra berkolaborasi dengan Andi Rianto dan Magenta Orchestra.

Editorial Team