Hal Mengenai Susu Transisi dan Susu Matang pada ASI

Yuk, bantu bayi melawan virus dan bakteri melalui ASI

3 Juli 2022

Hal Mengenai Susu Transisi Susu Matang ASI
Freepik/pvproductions

Menyusui adalah langkah yang tepat dan terbaik memberi ASI kepada bayi. Bahwa ASI kaya akan nutrisi yang ideal untuk bayi. Ini memiliki campuran vitamin, protein dan lemak sempurna semua yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh. Bahkan mengandung antibodi yang berfungsi membantu bayi melawan virus dan bakteri.

Terutama bagian kolostrum yang dihasilkan pertama dari payudara berupa susu kental. Biasanya kolostrum disebut sebagai liquid gold. Namun ASI berubah volume dan komposisinya sesuai dengan waktu, frekuensi menyusui dan usia bayi.

Jika berbicara kolostrum, maka Mama perlu mengetahui hal mengenai susu transisi dan susu matang pada ASI. Yuk, baca terus artikel yang sudah dirangkum oleh Popmama.com!

Editors' Picks

Susu Transisi yang Bertahap Menggantikan Kolostrum

Susu Transisi Bertahap Menggantikan Kolostrum
Freepik/valuavitaly

Ketika ibu menyusui secara langsung pasca persalinan, maka akan muncul kolostrum. Lalu selanjutnya mengacu pada permulaan produksi ASI transisi. Dimana ASI transisional adalah kombinasi dari semua nutrisi dan memiliki lebih banyak kalori daripada kolostrum.

Bahkan susu transisi berisi semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama tahap perkembangannya. Nah, biasanya susu transisi diproduksi lebih banyak oleh payudara sekitar 2-5 hari setelah kelahiran. Hal itulah yang membuat payudara akan menjadi lebih besar dan kencang.

Dilansir dari Wicbreastfeeding, ASI transisi datang ketika ASI secara bertahap menggantikan kolostrum. Perempuan membuat susu transisi bisa sampai 2 minggu setelah melahirkan. Selama waktu ini, ASI berubah untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Susu Matang yang Memiliki Semua Nutrisi

Susu Matang Memiliki Semua Nutrisi
Freepik

Selain susu transisi, fase selanjutnya berupa susu matang. Dimana sekitar 10-15 hari setelah lahir, payudara mulai membuat susu matang yang memiliki semua nutrisi di dalamnya. Pada kebanyakan ibu baru, susu matang diproduksi dalam volume yang sama dengan susu transisi. 

Dirilis dari Verywellfamily, selama fase pencampuran atau transisi susu ini mungkin kamu merasakan payudara semakin besar dan berat. Banyak orang mengalami pembengkakan payudara, tidak nyaman atau menyakitkan. ASI yang matang biasanya berwarna putih atau kuning muda. Susu matang mungkin terlihat encer dan mirip dengan susu skim atau tampak lebih kental. 

Sementara susu matang penuh dengan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Semua kandungan itu sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Bahkan mengandung jumlah lebih tinggi dari beberapa komponen yang melindungi bayi dari infeksi bakteri dan virus.

Ma, itulah hal mengenai susu transisi dan susu matang pada ASI. Bahwa perubahan pada payudara dan ASI, ini sangatlah normal dan memang dirancang untuk memberikan apa yang dibutuhkan bayi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk