Komnas Perempuan Ungkap Ibu yang Tenggelamkan Bayi Alami Baby Blues

Baby blues jadi penyebab sang ibu menenggelamkan si Kecil

17 Oktober 2023

Komnas Perempuan Ungkap Ibu Tenggelamkan Bayi Alami Baby Blues
Freepik/freepik

Masa-masa setelah melahirkan memang penuh dengan kebahagiaan. Namun rasa senang tersebut juga datang dengan rasa lelah. Sehingga, terkadang sang mama yang belum pulih secara penuh dapat merasa stres dan frustasi.

Baru-baru ini, dikabarkan seorang ibu menenggelamkan bayinya, yang baru berusia 3 bulan. Diduga sang ibu mengalami baby blues, yaitu gangguan kesehatan mental yang dialami para mama pasca melahirkan.

Berikut, Popmama.com rangkumkan fakta seputar ​​Komnas Perempuan ungkap ibu yang tenggelamkan bayi alami baby blues

1. Viral di media sosial

1. Viral media sosial
Freepik.com/freepik
Ilustrasi

Dalam rekaman video yang tersebar, terlihat bahwa awalnya si Anak dibawa ke dalam kamar mandi di mana sebuah ember berisi air sudah tersedia.

Tidak lama setelah itu, bayi tersebut dimasukkan dan ditenggelamkan ke dalam ember oleh pelaku yang diduga orangtuanya sendiri. 

Bayi tersebut terlihat menangis dan mengalami kesulitan dalam bernapas. Namun, pelaku justru tertawa saat melakukan aksinya tersebut.

"Halo guys kita berenang, huuuu...," sebut perempuan tersebut sambil tertawa.

Tidak lama setelah itu, perempuan tersebut mengangkat bayi itu. Tapi, sayangnya ia kembali mencemplungkan bayi tersebut ke dalam ember dengan posisi kepala tenggelam.

2. Komnas PA turun tangan

2. Komnas PA turun tangan
Instagram.com/komnasanak

Melihat adanya kejadian viral tersebut, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) langsung mencari informasi mengenai sang Mama.

"Kita monitor ke sana itu kemarin hari Jumat malam. Jadi itu kemarin kita sudah datang ke sana ketemu ibunya,” sebut Pjs Ketua Umum Komnas PA Lia Latifah. 

Lia juga menyebutkan bahwa sang Mama mengalami sindrom baby blues dan ada sedikit depresi pada saat diagnosa awal.

Aksi tersebut menjelaskan perilaku tidak benar yang dilakukan seorang ibu pada anaknya.

Editors' Pick

3. Sang mama mengatakan ia bercanda saat melakukan tindakan tersebut

3. Sang mama mengatakan ia bercanda saat melakukan tindakan tersebut
Freepik.com/freepik

Ketika ditemui Komnas PA, sang Mama sempat mengatakan bahwa aksinya tersebut adalah bercanda.

Tetapi Komnas PA memberikan penjelasan bahwa apa yang dilakukan si Mama, justru bisa menyebabkan kematian. 

Sang Mama pun akhirnya bercerita bahwa ia menghadapi depresi, stres, dan kebingungan saat harus merawat anaknya. Perempuan tersebut sebelumnya telah memiliki 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Anak ke-3nya ini yang menjadi korban. Ia mengaku merasa sulit mengurus 3 anaknya dengan rentang usia yang tidak jauh berbeda, sehingga seperti mengurus 3 bayi.

4. Kasus baby blues yang juga sempat viral di Jakarta

4. Kasus baby blues juga sempat viral Jakarta
TikTok.com/akaross_

​​Baby blues memang harus diatasi bersama-sama. Apa kamu ingat, video yang menampilkan seorang ibu dengan bayi yang mencoba melakukan tindakan bunuh diri?

Sang mama berdiri di perlintasan Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Minggu, dan melakukan percobaan bunuh diri akibat sang mama yang mengalami tekanan dan stres. Ini menunjukkan bahwa baby blues bukanlah permasalahan yang bisa dianggap enteng.

Tak hanya mama yang harus melakukan pemulihan, namun harus ada support system seperti keluarga dan teman, yang turut membantu masa pemulihan sang Mama.

5. Baby blues dapat mencelakai bayi

5. Baby blues dapat mencelakai bayi
Freepik.com/freepik

Perubahan hormon yang terjadi setelah melahirkan bisa menyebabkan baby blues. Setelah melahirkan, jumlah hormon estrogen dan progesteron tiba-tiba menurun sehingga menyebabkan perubahan suasana hati. 

Untuk sebagian orang, hormon yang dibuat oleh kelenjar tiroid bisa turun tajam, sehingga membuat mereka merasa lelah dan depresi. Kurang tidur dan tidak makan dengan baik juga dapat menambah perasaan tersebut.

Masalah emosional adalah kemungkinan penyebab baby blues lainnya. Kamu mungkin merasa gugup saat merawat bayi yang baru lahir atau khawatir tentang perubahan hidupmu sejak bayi tersebut lahir. Pikiran-pikiran ini bisa membuat kamu merasa sedih atau tertekan.

Perasaan dan suasana negatif yang tercipta tanpa sadar ini yang bisa menyebabkan mama untuk melakukan hal-hal di luar nalar.

Bahkan, sampai mencelakai anak sendiri, karena rasa kesal yang dialami dianggap berasal dari si Kecil.

6. Cara mengatasi baby blues

6. Cara mengatasi baby blues
Freepik.com/jcomp

Baby blues biasanya hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk merasa lebih baik. Kamu bisa mengambil waktu untuk tidur sebanyak yang kamu bisa. Kamu juga bisa menyempatkan diri melakukan mediasi dan me time untuk membuat dirimu lebih rileks di tengah kesibukan menjadi ibu. 

Meminta bantuan dari pasangan, keluarga, dan teman juga tidak ada salahnya. Beri tahu mereka apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu kamu.

Jangan lupa juga untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Mintalah seseorang yang kamu percayai untuk menjaga si Kecil agar kamu bisa keluar rumah, misalnya.

Jika memang sulit dikendalikan, maka tak ada salahnya meminta bantuan profesional seperti psikolog untuk membantu kondisi kejiwaan kamu, agar setidaknya bisa memberikan pertolongan pertama untuk kondisimu sebelum hal yang lebih parah terjadi hingga melukai diri sendiri dan bayi. 

Itu tadi, Komnas Perempuan ungkap ibu yang tenggelamkan bayi alami baby blues. Pastikan Mama meminta bantuan jika merasakan sulitnya mengurus si Kecil. Tidak ada aturan bahwa Mama harus mengurus bayi sendirian, kok.

Baca juga:

The Latest