Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Melahirkan Normal di Usia 35 Lebih, Ini Risiko dan Syarat Pentingnya!

3 min read
Melahirkan Normal di Usia 35 Lebih, Ini Risiko dan Syarat Pentingnya!
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Ibu hamil usia 35 tahun ke atas berisiko lebih tinggi mengalami preeklamsia dan diabetes gestasional, sehingga tekanan darah serta gula darah perlu dikontrol ketat.

  • Risiko keguguran dan persalinan prematur meningkat, pemantauan serviks, pertumbuhan janin, USG trimester ketiga, nutrisi seimbang, dan istirahat diperlukan untuk mendukung persalinan normal.

  • Persalinan normal memerlukan stamina, janin tidak gawat, posisi kepala di bawah, plasenta tidak menutupi jalan lahir, serta evaluasi medis mingguan sejak usia kehamilan 39 minggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rencana melahirkan normal di usia lebih dari 35 tahun memang sering membuat perasaan Mama jadi tidak tenang. Kekhawatiran akan timbulnya kendala medis atau komplikasi fisik selama persalinan terus membayangi pikiran. 

Seiring bertambahnya usia, tubuh perempuan mengalami berbagai perubahan fisiologis yang berpotensi memengaruhi kondisi kehamilan. Maka, dengan mengenali berbagai risiko kesehatan serta syarat pentingnya bisa menjadi kunci agar proses melahirkan berjalan lancar.

Berikut Popmama.com telah rangkum dari website evidence based birth mengenai risiko dan syarat persalinan normal di usia 35 tahun lebih, disimak ya!

  1. 1. Risiko hipertensi dan diabetes gestational

    Risiko dan Syarat Pentingnya Melahirkan di Usia 35 Lebih (2)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Ibu hamil berusia 35 tahun ke atas memiliki risiko lebih tinggi mengalami preeklamsia atau tekanan darah tinggi. Kondisi hipertensi kehamilan ini dapat memengaruhi aliran darah menuju plasenta serta mengganggu perkembangan janin. 

    Selain itu, perubahan hormon dan metabolisme tubuh juga meningkatkan risiko terjadinya gestational diabetes selama masa kehamilan. Kedua komplikasi tersebut memerlukan pengawasan ketat dari dokter spesialis kandungan. 

    Kontrol gula darah dan tekanan darah yang stabil menjadi syarat wajib jika Mama ingin melahirkan secara normal.

  2. 2. Risiko persalinan prematur

    Risiko dan Syarat Pentingnya Melahirkan di Usia 35 Lebih (3)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Secara medis, penurunan kualitas sel telur di usia matang berikatan langsung dengan tingkat kejadian keguguran. Selain itu, tingkat kelahiran prematur sebelum usia 37 minggu juga tergolong lebih tinggi.

    Untuk meminimalkan risiko kelahiran prematur, kondisi serviks dan tumbuh kembang janin harus dipantau secara berkala. Pemeriksaan USG rutin di trimester ketiga sangat diperlukan untuk memastikan kesehatan serta berat badan janin. 

    Janin yang tumbuh optimal dan cukup umur menjadi syarat penting persalinan normal yang aman. Maka, Mama juga harus dukung dengan asupan nutrisi seimbang serta istirahat yang cukup dalam membantu mempertahankan usia kehamilan.

  3. 3. Risiko operasi caesar hingga induksi persalinan

    Risiko dan Syarat Pentingnya Melahirkan di Usia 35 Lebih (4)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Tingkat persalinan melalui tindakan operasi caesar meningkat pada Ibu usia matang, hal ini disebabkan oleh penurunan efisiensi kontraksi otot rahim serta tingginya potensi timbulnya gangguan persalinan. 

    Meskipun angka caesar terbilang tinggi, melahirkan secara normal bukanlah hal yang mustahil. Syarat utamanya ialah stamina Mama yang terjaga dan tidak adanya gawat janin saat proses pembukaan. 

    Kerja sama yang baik antara Mama dan tim medis akan sangat menentukan kelancaran proses persalinan.

  4. 4. Pentingnya posisi janin dan letak plasenta

    Risiko dan Syarat Pentingnya Melahirkan di Usia 35 Lebih (5)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Persyaratan penting lainnya untuk melahirkan normal ialah posisi janin di dalam kandungan Mama, kepala bayi harus berada di bagian bawah panggul dan tidak dalam posisi sungsang. 

    Selain itu, kondisi dan letak plasenta juga harus normal tanpa menutupi jalan lahir. Maka, dengan pemeriksaan USG menjelang minggu ke-36 penting untuk memastikan letak plasenta dan posisi bayi. 

    Jika plasenta menutupi jalan lahir, persalinan per vaginam sangat tidak dianjurkan demi keselamatan Mama. Karena plasenta yang baik akan memastikan oksigen dan nutrisi bagi janin tetap aman selama kontraksi.

  5. 5. Pentingnya pemantauan rutin

    Risiko dan Syarat Pentingnya Melahirkan di Usia 35 Lebih (6)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Memasuki usia kehamilan 39 minggu, evaluasi medis mingguan menjadi syarat wajib bagi Mama. Pemeriksaan kondisi janin dan cairan ketuban membantu dokter menentukan waktu persalinan yang paling aman. 

    Hal ini dilakukan untuk menekan risiko komplikasi seperti kematian janin dalam kandungan, keputusan menunggu persalinan alami atau melakukan induksi harus didasarkan pada hasil pemantauan medis.

    Itulah risiko dan syarat wajib untuk Mama yang ingin melahirkan normal di usia 35 lebih. Dengan persiapan yang matang, rasa cemas Mama bisa teratasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More