Mendekati hari perkiraan lahir (HPL), rasa campur aduk pasti mulai menyelimuti hati Mama. Ada rasa tidak sabar ingin segera memeluk si Kecil, namun tak jarang rasa cemas dan takut akan proses persalinan juga menghantui. Di saat-saat krusial seperti ini, kehadiran sosok terdekat bukan hanya sekadar pendamping, melainkan pilar kekuatan yang sangat dibutuhkan.
Keluarga, terutama suami atau orangtua, memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang tenang di ruang persalinan. Secara psikologis, saat Mama merasa dicintai dan didukung, tubuh akan lebih rileks dalam memproduksi hormon oksitosin. Hormon inilah yang membantu kelancaran kontraksi dan mempercepat proses pembukaan, sehingga persalinan terasa lebih nyaman.
Dukungan emosional yang tulus dapat meminimalkan risiko trauma atau rasa panik yang berlebihan. Dengan adanya keluarga yang siaga, Mama tidak akan merasa berjuang sendirian di tengah rasa sakit yang hebat. Kehadiran mereka adalah "obat" penenang alami yang tidak bisa digantikan oleh peralatan medis secanggih apa pun di rumah sakit.
Memahami betapa krusialnya dukungan moral ini, berikut Popmama.com bagikan alasan mengapa kehadiran keluarga sangat penting saat proses persalinan.
