Ini Dia, Mama Harus Belajar Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Tepat

Yuk Ketahui Ma, cara merawat bayi baru lahir yang benar

14 Agustus 2018

Ini Dia, Mama Harus Belajar Cara Merawat Bayi Baru Lahir Tepat
Unsplash/Pedro Nogueira

Saat menjadi Mama baru, banyak hal menarik yang akan Mama pelajari terkait kesehatan dan kebiasaan bayi baru lahir. Apalagi, bayi baru lahir terbilang membutuhkan perhatian lebih dari orangtua dan lingkungan sekitarnya.

Nah, agar mama dapat merawat bayi baru lahir lebih mudah, berikut beberapa pengetahuan mengenai cara merawat bayi baru lahir. Mama harus tahu hal-hal berikut ini:

1. Tidur selama 16 jam, biasakan bayi tidur di malam hari

1. Tidur selama 16 jam, biasakan bayi tidur malam hari
Freepik

Bayi baru lahir memang memiliki siklus tidur yang panjang Ma. Ia bisa menghabiskan waktu tidur hingga 16 jam dalam sehari dan dapat terbangun juga di malam hari. Mendapati bayi bangun di malam memang hal yang biasa Ma, namun ada baiknya untuk membiasakan bayi tidur di malam hari agar ia dapat terbiasa.

Mama bisa mengurangi bayi terbangun pada malam hari dengan cara ciptakan suasana tidur yang nyaman.

Pastikan udara kamar bayi tidur tetap sejuk dan redupkan lampu kamar agar bayi merasa nyaman untuk tidur.

Baca juga: Ini Cara Mengenal Jam Tidur Bayi Sesuai Usianya

2. Menyusu tiap 1-2 jam

2. Menyusu tiap 1-2 jam
Pixabay/Badarsk

Selain waktu tidur yang panjang, bayi baru lahir juga memiliki intensitas menyusu yang sering Ma. Mama disarankan untuk memberikan susu setiap 1-2 jam sekali pada beberapa hari pertama kelahirannya.

Intensitas menyusui yang sering ini terjadi karena saat baru lahir, ukuran lambung bayi masihlah sangat kecil. Ia hanya dapat menyusu  sedikit saja namun perlu untuk memberikannya sering agar asupan nutrisi yang dibutuhkannya terpenuhi dengan baik.

Baca juga: Bikin Nggak Maksimal, 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Menyusui

Editors' Picks

3. Bayi sering gumoh, posisikan tegak

3. Bayi sering gumoh, posisikan tegak
Freepik/Phduet

Mendapati bayi gumoh usai disusui merupakan hal yang akan Mama temui pada bayi baru lahir. Umumnya bayi mengalami gumoh pasca Mama memberikan susu. Gumoh terjadi karena ukuran lambung bayi masih terbilang kecil dan fungsi katup antara esophagus dan lambung bayi belumlah sempurna. Agar bayi tak mengalami gumoh terus pasca diberikan susu, posisikan tubuh baya dalam posisi tegak selama 30 menit Ma. biarkan bayi bersendawa pula setelah menyusu.

4. Kulit sensitif, ganti popok lebih sering

4. Kulit sensitif, ganti popok lebih sering
Freepik/Yanalya

Ini memang menjadi salah satu hal yang membuat merawat bayi baru lahir menjadi terasa melelahkan Ma. Ya, bayi baru lahir memang cenderung harus diganti popoknya sesering mungkin karena kulit bayi baru lahir sangatlah sensitif sehingga perlu untuk memastikan popok bayi tetaplah bersih dan kering. Mama mungkin bisa mengganti popok bayi hingga 10 kali lho dalam sehari!

5. Cegah infeksi, cuci tangan sebelum menyentuh bayi

5. Cegah infeksi, cuci tangan sebelum menyentuh bayi
Pixabay/Pexels

Ya, Mama dan siapapun yang ingin menyentuh bayi disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Terdengar sedikit lebay memang untuk sebagian orang namun tahukah Mama, mencuci  tangan sebelum menyentuh bayi merupakan bagian dari menjaga kesehatan sekaligus mencegah terjadinya infeksi pada si Kecil. Sebab, telapak tangan bisa menjadi sarana perpindahan bakteri dari berbagai macam tempat dan barang yang pernah kita sentuh.

6. Vaksinasikan sesuai jadwal

6. Vaksinasikan sesuai jadwal
irishtimes.com

Saat bayi baru lahir biasanya pemberian vaksin Hepatitis B akan diberikan. Namun jangan terhenti disitu saja Ma. Pastikan bahwa bayi mendapati vaksin yang dibutuhkan sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan oleh dokter. Ini demi kesehatan lho Ma.

Itu dia Ma cara merawat bayi baru lahir yang harus Mama tahu. Dalam perjalanan merawat bayi baru  lahir,  memang akan terus  ada pelajaran baru yang akan Mama hadapi bersama pasangan. Mama jangan sungkan untuk bertanya kepada orang tua ataupun dokter mengenai hal-hal yang Mama khawatirkan atau bingungkan saat merawat bayi.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.