Perempuan Asal Georgia Melahirkan setelah 5 Bulan Melawan Covid-19

Sheenah Berry melahirkan bayinya setelah 136 hari menjalani perawatan medis

21 Januari 2022

Perempuan Asal Georgia Melahirkan setelah 5 Bulan Melawan Covid-19
fox5atlanta.com

Sheenah Berry, perempuan asal Georgia baru saja melahirkan bayi perempuan setelah berjuang melawan Covid-19 selama 136 hari di rumah sakit.

Berry diketahui sedang hamil empat bulan ketika dirinya diyakini tertular Covid-19, dari putranya yang berusia 8 tahun berinisial KJ.

Tak disangka, ia harus berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit selama 5 bulan, hingga waktu persalinan tiba.

Seperti apa kisah selengkapnya? Berikut Popmama.com telah rangkum informasi mengenai perempuan asal Georgia melahirkan setelah 5 bulan melawan Covid-19,dilansir dari fox5atlanta.com.

1. Berry menjalani perawatan selama 5 bulan, sebelum akhirnya melahirkan bayi perempuan

1. Berry menjalani perawatan selama 5 bulan, sebelum akhir melahirkan bayi perempuan
Instagram.com/checkn4paris

Menurut penuturan saudara perempuannya yang bernama Wandalyn Mckinney, saat di bawa ke rumah sakit kondisi Berry menurun akibat kesulitan napas. Hal ini membuatnya harus dipindahkan ke rumah sakit Piedmont Atlanta untuk pemasangan ventilator.

Di rumah sakit tersebutlah, Berry menjalani perawatan dan berjuang melawan Covid-19 selama kurang lebih 5 bulan, hingga bayinya lahir.

“Semuanya terasa tidak nyata, saya sudah tinggal di rumah sakit selama 4 setengah bulan,” kata Berry.

Editors' Picks

2. Sempat dipasang alat bernama ECMO karena kondisinya kritis

2. Sempat dipasang alat bernama ECMO karena kondisi kritis
fox5atlanta.com

Menurut kepala ECMO Piedmont, Dr. Peter Barrett, kondisi berry saat itu sudah parah dan benar-benar tak ada pilihan. Bahkan saat itu tim medis menyerah dengan kondisi Berry. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menempatkannya di ruangan sambil dipasangkan alat bernama ECMO.

ECMO (extracorporeal membrane oxygenation) merupakan alat yang mirip dengan mesin bypass jantung dan paru. Alat ini dirancang untuk memberikan waktu bagi jantung dan paru-paru pasien untuk beristirahat dan pulih dari gangguan medis yang mengancam jiwa, seperti Covid-19.

Dr. Barrett juga menambahkan kalau sejak pandemi Covid-19 sudah ada 112 hingga 114 pasien yang menggunakan alat tersebut. Dimana 15 pasien diantaranya adalah ibu hamil dalam kondisi kritis.

Diketahui selama dua bulan Berry menjalani perawatan dengan alat tersebut. Karena alasan keselamatan dan keamanan, pihak rumah sakit pun tidak memberi izin keluarga untuk menjenguknya.

3. Berry berhasil melahirkan bayinya setelah berjuang melawan Covid-19

3. Berry berhasil melahirkan bayi setelah berjuang melawan Covid-19
Pexels/Vidalbalielo

Setelah menjalani perawatan yang panjang, kandungan Berry kala itu sudah memasuki usia 37 minggu. Ia pun berhasil melahirkan bayinya melalui operasi caesar pada Sabtu (15/1) dengan berat 2,15 kilogram. Bayi mungil itu berjenis kelamin perempuan dan diberi nama Kensley Berry.

McKinney mengaku tak menyangka jika saudara perempuannya berhasil berjuang dan melahirkan bayinya.

“Rasanya seperti menyaksikan keajaiban dengan kepala sendiri. Saudara perempuan saya mampu berjuang dan bertahan melalui ini, sekarang dia membawa putrinya, seorang anak ke dunia. Ini benar-benar Ajaib,” ungkap McKinney sambil bersyukur.

4. Sempat menolak vaksin, Berry akhirnya berubah pikiran

4. Sempat menolak vaksin, Berry akhir berubah pikiran
Freepik

Awalnya diketahui Berry sempat menolak vaksin Covid-19. Namun setelah mengetahui risiko virus Corona bagi ibu hamil, ia pun lantas berubah pikiran.

Setelah mendapatkan vaksin pertama, Berry sempat mengalami beberapa komplikasi. Sehingga untuk mendapatkan vaksin kedua, dokter menyarankannya menunggu hingga trimester kedua. Tapi saat baru memasuki trimester kedua, ia jatuh sakit.

Ini membuatnya baru mendapatkan vaksin kedua di minggu-minggu terakhir sebelum melahirkan. Berry mengaku menyesal sempat menolak vaksin. Menurutnya jika menerima vaksin lebih awal, kemungkinan besar ia bisa melewati masa kritis lebih cepat.

Karena hal inilah, ia menyarankan kepada ibu hamil untuk segera mendapatkan vaksin.

“Saya ingin semua ibu hamil tahu bahwa mereka perlu divaksinasi, karena itu bisa membantu,” jelas Berry.

Itulah tadi Ma, kisah perempuan asal Georgia melahirkan setelah 5 bulan melawan Covid-19. Setelah melewati cobaan tersebut, kini kondisi Berry dan Kensley sudah jauh lebih baik.

Yuk jadikan kisah ini sebagai pembelajaran ya Ma, kalau vaksinasi itu penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita dari bahaya virus Covid-19.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk