5 Alasan Mengapa Ibu Menyusui Dilarang Stres

Bagi Mama yang pernah stress saat menyusui, hati-hati ya karena itu bisa berpengaruh pada bayi

1 September 2020

5 Alasan Mengapa Ibu Menyusui Dilarang Stres
Freepik/pch.vector

MengASIhi atau menyusui adalah momen terpenting bagi tumbuh kembang anak. Namun, menyusui tidak selalu berjalan lancar karena ada kalanya Mama akan merasa stres karena masalah diri sendiri maupun pengaruh orang lain.

Tapi, Mama perlu ingat ya jika stress bisa memengaruhi produksi ASI. Apabila terus dibiarkan, kondisi psikis yang sedang stres bisa juga memengaruhi si Kecil lho, Ma. Untuk membuat Mama lebih waspada, Popmama.com telah merangkum lima alasan mengapa Mama yang sedang menyusui tidak boleh stres.

1. Memengaruhi produksi ASI

1. Memengaruhi produksi ASI
Intagram.com/frenchmomsf

Tanpa Mama sadari, stres akan memengaruhi produksi hormon oksitosin. Hormon ini tidak boleh dianggap sepele lho, sebab hormon inilah yang membantu kelancaran produksi ASI mama.

Apabila Mama sedang stres atau lelah, maka hormon oksitosin akan berkurang sehingga memengaruhi produksi ASI. Akibatnya, produksi ASI juga akan berkurang dan tidak bisa mengalir dengan lancar.

Editors' Picks

2. Merusak pola makan

2. Merusak pola makan
Shutterstock/Nicoleta Ionescu

Stres bisa membuat Mama tidak nafsu makan dan kurang mengonsumsi air putih. Padahal makanan yang dikonsumsi mama bisa memengaruhi kualitas ASI dan tumbuh kembang si Kecil.

Jika Mama kekurangan nutrisi, maka secara otomotis anak akan kekurangan nutrisi juga. Lalu apa yang terjadi? Secara otomatis itu akan memengaruhi tumbuh kembangnya. Mama bisa mengonsumsi makanan yang mengandung protein, lemak, DHA, vitamin, zat besi, dan kalori yang cukup untuk memenuhi nutriasi tubuh selama menyusui.

3. Bayi ikut stres

3. Bayi ikut stres
parents.com

Stres itu menular lho, Ma! Pasalnya saat Mama stres, maka bayi juga bisa merasakannya.

Padahal, otak bayi pada 1.000 hari pertama sedang mengalami pertumbuhan yang pesat. Bisa dibayangkan Ma, kalau Mama sedang stres maka bayi ikut stres dan itu justru menghambat pertumbuhan otak si kecil.

4. Berat badan bayi turun

4. Berat badan bayi turun
Freepik

Stres selama menyusui bisa berpengaruh pada berat badan bayi. Si kecil tidak dapat menyerap nutrisi pada ASI dengan baik. Apabila tidak segera diatasi, maka kondisi berat badan bayi akan terus menurun sehingga bisa menyebabkan gagal tumbuh pada bayi dan memengaruhi perkembangan kecerdasannya.

5. Bayi sering rewel

5. Bayi sering rewel
source 1
haloha

Bayi tidak dapat mengekspresikan perasaannya. Ketika Mama stres, maka bayi hanya bisa menyalurkan perasaan gelisah yang dirasakannya dengan cara menangis. Apabila bayi rewel, itu justru akan semakin memengaruhi kondisi psikis mama.

Itulah lima alasan mengapa ibu menyusui tidak boleh stres.

Menjadi mama baru memang seringkali menantang. Ada banyak perubahan hidup yang terjadi pada diri mama. Mama bisa menyiasatinya dengan meminta dukungan suami atau keluarga terdekat untuk membantu Mama mengurus si Kecil. 

Tetap semangat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.