Tergolong Rempah Mahal, Ini Manfaat Saffron untuk Ibu Menyusui

Saffron merupakan rempah yang berasal dari bunga Crocus Sativus

30 Mei 2021

Tergolong Rempah Mahal, Ini Manfaat Saffron Ibu Menyusui
Freepik/Stolyevych_

Saffron kini memang menjadi perbincangan banyak orang karena kualitasnya untuk kesehatan, terutama bagi perempuan yang sedang menjalani program hamil. Saffron merupakan rempah yang berasal dari bunga Crocus Sativus. 

Sama seperti rempah-rempah pada umumnya, saffron kerap dijadikan bumbu dan penyedap rasa makanan. Selama ini, saffron dikenal sebagai rempah termahal di dunia karena proses penangannya. Untuk memperoleh satu gram saffron, maka dibutuhkan 150 bunga Crocus Sativus. 

Namun, tak hanya untuk ibu hamil atau perempuan yang sedang menjalani program hamil, saffron ternyata juga bermanfaat untuk ibu menyusui. Apa saja manfaatnya? Berikut ini Popmama.com telah merangkum lima manfaat saffron untuk ibu menyusui dan tips penggunaannya. 

1. Meningkatkan imunitas tubuh

1. Meningkatkan imunitas tubuh
Freepik/BalashMirzabey

Sama seperti rempah lainnya, saffron juga mengandung senyawa antioksidan yang kuat. Antioksidan itu bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh mama selama menyusui si Kecil. Artinya, Mama tidak akan mudah sakit selama menyusui. 

Padahal selama menyusui, Mama bisa saja terserang penyakit karena harus membagi nutrisi dengan si Kecil. Namun, dengan konsumsi saffron, Mama tak perlu khawatir lagi dengan kondisi kesehatan diri sendiri dan bayi. 

2. Meminimalkan mood swings

2. Meminimalkan mood swings
Tokopedia.com

Mood swings memang rentan dialami ibu menyusui. Sebab, Mama perlu beradaptasi dengan sejumlah perubahan seperti kehadiran si Kecil hingga kebiasaan begadang untuk menyusui. Mood swings yang tidak segera diatasi bisa berdampak pada produksi ASI dan tumbuh kembang si Kecil. 

Oleh karena itu, Mama dianjurkan mengonsumsi saffron untuk memperbaiki suasana hati. Tak hanya dijadikan penyedap rasa makanan, saffron juga bisa dicampurkan ke dalam minuman seperti teh atau susu. 

Editors' Picks

3. Melancarkan sistem pencernaan

3. Melancarkan sistem pencernaan
Freepik

Keluhan lainnya yang kerap dirasakan ibu menyusui adalah sembelit. Hal ini disebabkan perubahan hormon pasca melahirkan. Saffron pun bisa dijadikan solusi untuk mengatasi sembelit saat menyusui. 

Senyawa antioksidan dalam saffron bisa melindungi dinding lambung dan usus besar dari peradangan. Selanjutnya, sistem pencernaan pun menjadi lebih lancar dan Mama pun terbebas dari sembelit. 

4. Mengatasi insomnia

4. Mengatasi insomnia
Pexels/willsantt

Insomnia adalah kebiasaan baru yang dihadapi ibu hamil karena Mama harus menyusui si Kecil setiap tengah malam. Setelah menyusui, ada kalanya Mama tak bisa tidur. Nah, dengan mengonsumsi saffron, gejala insomnia bisa diatasi. 

Mama bisa tidur dengan pulas setelah menyusui si Kecil. Terpenting adalah kualitas tidur tetap terjaga agar tidak mengganggu produksi ASI. 

5. Meningkatkan nafsu makan

5. Meningkatkan nafsu makan
Freepik/Kristina-igumnova

Apabila Mama tidak nafsu makan, maka nutrisi untuk bayi pun berkurang. Itulah sebabnya, Mama bisa mengonsumsi saffron karena rempah ini dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan mama. 

Perlu diingat bahwa Mama tetap harus mengonsumsi makanan bergizi agar gizi yang ditransfer ke bayi tetap berkualitas. 

Tips Konsumsi Saffron 

Tips Konsumsi Saffron 
Pixabay/Jyliagorbacheva

Saffron memang memiliki banyak manfaat, terutama untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaan saffron untuk ibu menyusui juga diperbolehkan selama Mama tidak memiliki alergi. Meskipun begitu, Mama tetap dianjurkan mengonsumsi saffron dalam jumlah cukup yakni tidak lebih dari 1-5 gram per hari. 

Makanan dan minuman yang dikonsumsi secara berlebihan tentu bisa membahayakan tubuh. Konsumsi saffron berlebihan bisa membuat mulut kering, insomnia, keringat berlebih, mual, muntah, dan mengalami gangguan kecemasan. 

Itulah beberapa manfaat saffron untuk ibu menyusui. Apakah Mama tertarik untuk mencobanya?

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.