Cara Kembalikan Otot Perut yang Terpisah setelah Melahirkan

Otot perut terpisah bisa dialami setelah proses melahirkan, kondisi ini disebut diastasis recti

29 November 2021

Cara Kembalikan Otot Perut Terpisah setelah Melahirkan
Freepik/tirachardz

Kondisi pasca melahirkan pasti ada beberapa perubahan yang terjadi di tubuh Mama. Mulai dari perubahan hormon dan juga kondisi fisik. Perubahan yang paling terlihat tentu kondisi perut yang tidak seperti pada saat sebelum hamil.

Pada kondisi tertentu, perempuan yang telah melahirkan akan mengalami diastasis recti atau pemisahan otot perut. Hal ini wajar terjadi akibat perut yang membesar pada saat mengandung bayi. 

Tetapi tidak semua perempuan yang sudah melahirkan akan mengalami hal ini. Kalau pun mengalami kondisi seperti ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kondisi otot perut.

Untuk informasi lebih lengkapnya, simak penjelasan Popmama.com berikut ini ya, Ma!

Editors' Picks

1. Mengenal apa itu diastasis recti

1. Mengenal apa itu diastasis recti
Mominbalance.com

Diastasis recti sering dialami oleh perempuan yang telah menjalani proses melahirkan, baik itu persalinan secara normal maupun operasi caesar. Diastasis recti terjadi karena pembesaran perut seiring bertambahnya usia kehamilan yang menyebabkan otot perut tertekan dan terpisah.

Tidak semua perempuan yang sudah melahirkan mengalami kondisi seperti ini. Ada beberapa penyebab yang membuat kondisi ini bisa dialami oleh perempuan. Mulai dari penambahan berat badan yang drastis saat kehamilan, peregangan otot perut yang berlebihan, kemampuan tubuh yang kurang optimal dalam mengembalikan kondisi tubuh, faktor hormonal, dan lain sebagainya.

Ada beberapa faktor meningkatkan seseorang mengalami diastasis recti, antara lain perempuan yang sudah mengalami kehamilan sebelumnya, hamil di usia lebih dari 35 tahun, kehamilan dalam jarak waktu yang dekat, dan sebagainya.

Biasanya ada beberapa gejala yang dialami oleh perempuan yang mengalami diastasis recti. Gejala yang sering dirasakan antara lain bagian sakit pada bagian punggung bawah, postur tubuh yang kurang baik, konstipasi, dan perut mudah terasa bergas.

2. Cara untuk mengembalikan kondisi otot perut

2. Cara mengembalikan kondisi otot perut
Freepik/Racool_studio

Untuk mengembalikan kondisi otot perut pasca melahirkan sebetulnya bisa terjadi secara alami. Setelah melahirkan tubuh akan memulihkan kondisi tubuh dengan sendirinya. Terutama saat masa menyusui juga akan membantu membantu.

Tetapi untuk kondisi diastasis recti, apalagi jika peregangan yang dialami cukup besar, dibutuhkan penanganan yang ekstra hati-hati. 

Helen Darmanin, seorang terapis fisik ortopedi dan kesehatan panggul mengatakan bahwa pentingnya diagnosa secara tepat oleh ahli. Pemulihan kondisi juga perlu ditangani oleh terapis fisik agar tidak memperburuk kondisi.

Ada beberapa cara yang disarankan oleh ahli untuk memperbaiki kondisi otot perut. Pertama, penggunaan korset pada masa awal pasca melahirkan. Menggunakan korset pada delapan minggu awal setelah melahirkan dapat membantu masa pemulihan otot perut yang terbelah. 

Kedua, melakukan beberapa latihan ringan. Para ahli tidak menyarankan untuk melakukan latihan yang terlalu membuat otot perut berkontraksi karena dapat memperburuk kondisi. Beberapa latihan yang direkomendasikan adalah latihan pernapasan, jalan kaki, dan gerakan abdominal ringan. Tetapi untuk melakukan latihan tersebut Mama perlu konsultasi dengan para ahli untuk mengetahui latihan apa yang tepat untuk kondisi tertentu.

3. Mencegah agar tidak terjadi pemisahan otot

3. Mencegah agar tidak terjadi pemisahan otot
Freepik/freepik

Agar diastasis recti tidak dialami oleh Mama, ada baiknya melakukan beberapa pencegahan. Pencegahan yang bisa dilatih sebelum melahirkan antara lain latihan mengejan. Teknik mengejan yang salah bisa menjadi penyebab terjadinya diastasis recti. 

Selain itu, mengutip dari laman NASM yang menyampaikan simpulan dari para ahli yang menyatakan bahwa cara paling aman dan efektif untuk mencegah terjadinya diastasis recti adalah aktivitas fisik secara konstan, manajemen berat badan, dan latihan core strengthening. Hal itu dilakukan baik di masa kehamilan maupun pasca melahirkan.

Perubahan fisik pasca melahirkan adalah hal yang wajar. Tetapi dengan pengaturan pola hidup yang sehat, baik itu asupan makanan maupun latihan olahraga secara rutin, dapat membuat tubuh tetap optimal walaupun tidak 100% kembali seperti sebelum melahirkan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.