5 Penyebab Umum Munculnya Flek Darah di Awal Kehamilan

Jangan anggap enteng ya, Ma

4 Maret 2019

5 Penyebab Umum Muncul Flek Darah Awal Kehamilan
Freepik/Dragana_Gordic

Munculnya vlek darah di trimester pertama kehamilan seringkali membuat Mama panik. Sebagian beranggapan ini merupakan hal yang normal terjadi akibat sedang berkembangnya rahim, sementara tak sedikit yang langsung panik takut keguguran.

Tenang dulu, Ma. Ada beberapa hal yang perlu Mama ketahui soal munculnya bercak darah di fase awal kehamilan.

Mama perlu memperhatikan warna dan komposisi bercak darah tersebut. Sebab beda warna, beda pula kemungkinan penyebab dan tingkat keparahannya.

Misalnya apabila yang muncul adalah bercak berwarna pink muda, frekuensinya amat jarang dan tidak dibarengi dengan rasa nyeri, maka kemungkinan itu adalah vlek yang tidak membahayakan kehamilan.

Sebaliknya, apabila bercak darah yang muncul cukup banyak, frekuensinya sering dan berwarna merah gelap seperti darah haid, maka sebaiknya segera cek ke dokter.

Deskripsikan tentang warna dan komposisinya secara detail kepada dokter ya, Ma. Ini akan mempermudah dokter mencari tahu penyebab dan tingkat keparahannya.

Menurut Dr Mark Trolice dari Fertility C.A.R.E, Florida, semakin detail Mama mendeskripsikan bercak darah yang dialami, maka semakin mudah bagi dokter untuk mengenali penyebabnya.

Ketika Mama sedang hamil, sistem peredaran darah dalam tubuh mengalami sedikit perubahan.

Aliran di dalam pembuluh arteri kecil atau kapiler menjadi lebih aktif daripada biasanya. Ini menjadi salah satu penyebab munculnya vlek. Selain itu, iritasi kecil pun bisa jadi lebih mudah mengalami pendarahan.

Selain hal itu, untuk bercak darah berwarna pink muda alias vlek ringan, ada beberapa faktor pemicu lainnya. Berikut informasinya seperti dirangkum Popmama.com:

1. Hubungan intim

1. Hubungan intim
Pexels/Pixabay

Melakukan hubungan intim di periode-periode awal kehamilan masih bisa dikatakan aman, namun jika dilakukan tidak hati-hati hal ini juga bisa membuat dinding vagina mengalami iritasi.

 Nah, saat itulah kemudian bisa muncul vlek, Ma. Jika Mama ingin melakukan hubungan intim di trimester pertama, sebaiknya lebih berhati-hati ya.

2. Pemeriksaan medis

2. Pemeriksaan medis
Pexels/Pixabay

Sebagian dari Mama mungkin melakukan pemeriksaan tertentu di dokter, misalnya USG transvaginal, kemudian muncul vlek.

Hal ini juga mungkin terjadi akibat adanya iritasi di area dinding vagina akibat proses pemeriksaan tersebut.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter sebelum pemeriksaan mengenai risiko-risiko ringan yang mungkin terjadi ya, Ma. Ini supaya ketika muncul salah satu efeknya, Mama bisa tetap tenang dan tidak langsung panik.

Editors' Picks

3. Mengangkat benda berat

3. Mengangkat benda berat
Pexels/Bruce Mars

Saat Mama sedang hamil di trimester pertama, usahakan untuk tidak dulu mengangkat benda-benda berat ya, Ma.

Bukan tanpa alasan, hal ini dapat memicu kontraksi hingga berisiko membuat vagina mengalami iritasi.

Selain mengangkat benda berat, aktivitas lain yang juga bisa memicu kontraksi dan iritasi di antaranya berolahraga terlalu berat dan berlebihan.

4. Polip

4. Polip
Freepik

Pada sebagian Mama, serviks atau lapisan endometrium vagina bisa memiliki pertumbuhan jaringan abnormal kecil yang disebut polip.

Nah, polip ini mudah pecah dan bisa memicu munculnya bercak darah.Ini dapat pecah dengan mudah dan menyebabkan perdarahan.

Sebagian besar kasus polip bisa bersifat jinak alias tidak berbahaya. Namun perhatikan jumlah darah yang muncul.

Apabila darah yang keluar semakin banyak dan muncul rasa nyeri, Mama dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter.

5. Iritasi pada serviks

Vlek atau bercak darah yang muncul dari serviks juga sering terjadi di kehamilan trimester pertama.

Seperti Mama ketahui, serviks terletak jauh di dalam vagina. Bentuknya seperti tabung tipis dan bisa membesar ketika bayi lahir.

Serupa seperti lapisan rahim, serviks atau leher rahim juga memiliki banyak darah selama proses kehamilan Mama. Akibatnya, iritasi kecil saja bisa memicu keluarnya darah.

Ini merupakan penyebab-penyebab umum munculnya vlek darah pada kehamilan trimester pertama Mama.

Meski sebagian besar kasus bisa dianggap ringan, Mama tetap dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter apabila kondisinya tak kunjung membaik ya. Tetap sehat selalu, Ma!