Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Morning Sickness Tanda Janin Sehat? Ini Penjelasannya
Magnific
  • Morning sickness pada trimester pertama dikaitkan penelitian dengan risiko keguguran 50-75 persen lebih rendah dan dapat menandakan perkembangan plasenta serta perubahan hormon.

  • Mual dan muntah umumnya muncul pada minggu ke-6 hingga ke-12, bisa terjadi sepanjang hari, lalu biasanya berkurang saat memasuki trimester kedua.

  • Tidak mengalami morning sickness bukan tanda kehamilan tidak sehat. Keluhan dapat diatasi dengan makan porsi kecil, cukup minum, istirahat, dan menghindari pemicu mual.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Morning sickness menjadi salah satu keluhan yang sering membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, terutama pada trimester pertama. Rasa mual hingga muntah bisa membuat Mama sulit beraktivitas dan kehilangan nafsu makan.

Meski terasa mengganggu, morning sickness ternyata dapat menjadi salah satu tanda kehamilan yang sehat. Lantas, apakah morning sickness tanda janin sehat?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk, simak penjelasan yang telah Popmama.com rangkum untuk Mama di bawah ini.

Apakah Morning Sickness Tanda Janin Sehat?

Magnific

Berdasarkan penelitian National Institute of Child Health and Development, ibu hamil yang mengalami morning sickness memiliki risiko 50-75 persen lebih rendah untuk mengalami keguguran dibandingkan ibu hamil yang tidak pernah atau jarang mengalaminya.

Mual dan muntah selama kehamilan juga dapat membuat ibu hamil mengubah kebiasaan makannya. Perubahan tersebut dapat berdampak pada kehamilan yang lebih sehat.

Morning sickness juga dapat menjadi tanda bahwa plasenta berkembang dengan baik. Ketika plasenta sudah terbentuk sepenuhnya, organ tersebut mengambil alih peran produksi hormon untuk janin yang sedang berkembang. Kadar hormon dalam tubuh ibu kemudian menurun, dan kadar hormon yang lebih rendah ini dapat menyebabkan mual di pagi hari.

Meski begitu, bukan berarti ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness sedang mengalami kehamilan yang tidak sehat. Setiap kehamilan merupakan pengalaman yang berbeda sehingga gejala yang dialami setiap ibu hamil juga tidak selalu sama.

Mengenal Morning Sickness pada Ibu Hamil

Pexels/Andrea Piacquadio

Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang terjadi selama kehamilan. Keluhan ini umumnya muncul pada trimester pertama, mulai dari minggu ke-6 hingga minggu ke-12 kehamilan.

Meski memiliki nama morning sickness, mual dan muntah tidak hanya terjadi pada pagi hari. Keluhan ini bisa muncul kapan saja sepanjang hari.

Seiring bertambahnya usia kehamilan, morning sickness umumnya mulai berkurang dan menghilang ketika memasuki trimester kedua. Selama masih dalam kondisi normal, morning sickness tidak membahayakan kesehatan Mama maupun janin.

Berbagai Gejala Morning Sickness pada Ibu Hamil

Magnific

Selain mual dan muntah, morning sickness juga bisa membuat ibu hamil kehilangan nafsu makan. Kondisi tersebut bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika keluhannya cukup terasa.

Beberapa gejala yang dapat dialami ibu hamil, antara lain:

  1. Mual dengan atau tanpa muntah.

  2. Urine yang sedikit dan pekat.

  3. Jantung berdebar.

  4. Mendorong.

  5. Tubuh terasa lemas saat berjalan atau berdiri.

  6. Muntah darah.

  7. Sulit makan karena selalu merasa ingin muntah.

Gejala-gejala tersebut dapat muncul dengan tingkat yang berbeda pada setiap ibu hamil. Oleh karena itu, penting untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh selama mengalami morning sickness.

Cara Sederhana Mengatasi Morning Sickness

Pexels/Pavel Danilyuk

Morning sickness pada umumnya merupakan kondisi normal selama kehamilan dan tidak memerlukan penanganan medis khusus. Mama bisa melakukan beberapa cara sederhana di rumah untuk membantu mengurangi rasa mual dan muntah.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Mengonsumsi makanan ringan sebelum beranjak dari tempat tidur.

  2. Memperbanyak minum air mineral.

  3. Makan lebih sering dengan porsi kecil.

  4. Menghindari minuman berkafein.

  5. Menghindari makanan berlemak atau pedas.

  6. Beristirahat dengan cukup karena kelelahan dapat memicu rasa mual.

  7. Menggunakan pakaian yang nyaman.

  8. Menghirup aroma buah-buahan segar, seperti jeruk, lemon, atau mint.

  9. Menghindari pewangi ruangan yang menyengat.

  10. Sering menghirup udara segar dan menenangkan pikiran.

Jadi, morning sickness dapat menjadi salah satu tanda kehamilan yang sehat. Namun, Mama yang tidak mengalaminya juga tidak perlu khawatir karena setiap kehamilan memiliki kondisi dan gejala yang berbeda.

Curated For You

Editorial Team

Related Article