Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
yummy.co.id
yummy.co.id

Intinya sih...

  • Ibu hamil boleh makan misro asalkan tidak berlebihan dan memperhatikan cara pengolahannya.

  • Perhatikan kualitas minyak goreng, batasi konsumsi karena tinggi lemak dan gula, serta pastikan matang sempurna dan disajikan bersih.

  • Minyak jelantah atau minyak yang dipakai berulang kali bisa mengandung zat berbahaya hasil oksidasi. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih serta diabetes gestasional pada kehamilan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Misro adalah kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda yang berarti manis di dalam). Camilan ini terbuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng. 

Misro memiliki bentuk yang bulat dan sedikit pipih. Rasa camilan ini adalah manis dan gurih dengan teksturnya yang renyah, bikin banyak orang susah nolak. 

Termasuk untuk ibu hamil, tapi amankah camilan ini dikonsumsi? Menurut dr. Buha, Sp.OG lewat video di TikTok-nya @dr.buha.spog menjabarkan mengenai makanan ini untuk ibu hamil.

Berikut Popmama.com rangkum penjelasan bolehkah ibu hamil makan misro dari dokter.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Misro?

Popmama.com/Putri Syifa N/AI

Menurut dr. Buha, Sp.OG, ibu hamil boleh makan misro asalkan tidak berlebihan dan memperhatikan cara pengolahannya. Ini karena misro termasuk gorengan manis, jadi kandungan lemak dan gulanya cukup tinggi yang bisa punya pengaruh ke kehamilan.

Tenang, dr. Buha juga memberikan tips agar ibu hamil bisa menikmati dan jajan misro, nih.

Cara Ibu Hamil Makan Misro yang Aman dan Sehat

1. Perhatikan kualitas minyak goreng

Pexels/Ron Lach

Ibu hamil boleh makan misro, tapi jenis minyak yang dipakai jadi perhatian utama. Proses menggoreng membuat makanan menyerap banyak lemak dari minyak.

“Yang pertama dan jadi perhatian adalah bahan minyak goreng yang digunakan harus benar-benar bersih. Jangan menggunakan minyak jelantah karena mengandung lemak yang nggak bagus,” jelas dr. Buha, Sp.OG.

Minyak jelantah atau minyak yang dipakai berulang kali bisa mengandung zat berbahaya hasil oksidasi. Jika sering dikonsumsi, ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan ibu hamil maupun perkembangan janin.

2. Batasi karena tinggi lemak dan gula

Freepik

Sebagai gorengan, misro menyerap cukup banyak minyak. Ditambah lagi, isian gula merah dan kelapa membuat camilan ini tinggi kalori.

“Hati-hati, jangan berlebihan. Gorengan itu mengandung lemak yang tinggi karena minyaknya terserap,” kata dr. Buha.

Ia juga mengingatkan soal kandungan manisnya.

“Bagian yang manis, kelapa yang manis, jangan berlebihan. Kalau kebanyakan, kandungan gulanya tinggi dan berisiko untuk terjadinya diabetes,” imbuhnya.

Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih serta diabetes gestasional pada kehamilan.

3. Pastikan matang sempurna dan disajikan bersih

Commons.wikimedia.org/Salm Abdullah

Selain bahan, kebersihan dan tingkat kematangan juga penting diperhatikan saat ibu hamil ingin makan gorengan seperti misro.

“Harus disajikan bersih, benar-benar matang. Porsi makannya juga jangan berlebihan,” tegas dr. Buha.

Makanan yang kurang matang atau diolah kurang higienis bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan. Karena itu, lebih aman mengonsumsi misro yang baru digoreng, matang merata, dan dibuat di tempat yang kebersihannya terjaga.

Itulah tadi penejalsan soal bolehkah ibu hamil makan misro dan faktanya menurut dokter. Semoga membantu!

Editorial Team