Meskipun disarankan mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari (setara dengan tiga gelas susu atau sekitar 8 ons), ibu hamil atau menyusui membutuhkan lebih dari 1.200 sampai 1.400 mg susu per hari.
Jika kamu khawatir tentang asupan kalsium, tanyakan kepada dokter tentang perlu nggak sih mengonsumsi suplemen.
Sebaiknya, jangan terlalu berlebihan juga ya mengonsumsi kalsium karena terlalu banyak kalsium juga bisa mengganggu tubuh Mama menyerap mineral lainnya sehingga dapat menyebabkan sembelit atau meningkatkan risiko batu ginjal.
Dalam penelitian lain, ibu hamil yang mendapat sekitar 1.500 mg kalsium setiap hari memiliki risiko preeklamsia (penyebab utama kelahiran prematur) yang lebih rendah.
Yay Ma, kini sudah tahu kan mengapa penting kalsium sangat baik bagi ibu hamil. Yuk, mulai list makanan sehat yang mengandung kalsium.
Apa ciri-ciri bumil kurang kalsium? | Kram dan kesemutan otot, terutama di kaki dan tangan, mudah lelah, kesulitan tidur, kuku rapuh, rambut rontok, serta gejala lebih serius seperti gangguan fungsi otak (sulit fokus, kebingungan), detak jantung tidak teratur, bahkan risiko preeklampsia (tekanan darah tinggi) dan osteoporosis jangka panjang pada ibu |
2 makanan apa saja yang sebaiknya dihindari ibu hamil? | Dua kategori makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil adalah makanan mentah atau setengah matang (daging, ikan, telur, sayuran) untuk mencegah bakteri dan parasit seperti Salmonella atau Toksoplasma, serta ikan tinggi merkuri (hiu, todak, makarel) untuk melindungi perkembangan otak janin, selain itu susu/keju tidak pasteurisasi, jeroan, dan makanan olahan/cepat saji juga berisiko. |
Biar janin kuat makan buah apa? | Alpukat (asam folat, kolin), jeruk (vitamin C, folat, kalium), pisang (kalium, energi), buah beri (antioksidan, vitamin C), dan delima (antioksidan, meningkatkan aliran darah ke plasenta), yang semuanya mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin. Konsumsi buah-buahan ini secara bervariasi sangat dianjurkan selama kehamilan. |