Mengapa Ibu Hamil Sering Mengantuk? Ini Penjelasannya!

Padahal tidak banyak kegiatan, tapi terus mengantuk

19 Oktober 2020

Mengapa Ibu Hamil Sering Mengantuk Ini Penjelasannya
Freepik.com/Bearfotos

Begitu banyak perubahan baik tubuh maupun emosi yang terjadi saat hamil. Salah satu efek dari semua perubahan tersebut adalah rasa kantuk yang datang terus menerus. 

Mungkin Mama tidak merasa melakukan kegiatan yang begitu melelahkan. Malah, rasanya hanya santai-santai saja seharian. Entah kenapa, meski sudah santai tapi rasa kantuk tetap datang dan sesi tidur jadi lebih banyak dari biasanya. 

Ternyata ada jawabannya, Ma. Berikut Popmama.com rangkum penjelasan mengapa ibu hamil sering mengantuk:

1. Mengantuk karena kelelahan

1. Mengantuk karena kelelahan
Freepik/yanalya

Menurut American Pregnancy Association (APA), penyebab ibu hamil suka mengantuk adalah karena kelelahan. Hal ini biasa dialami hampir seluruh ibu hamil. 

Sering mengantuk adalah gejala umum yang biasa dialami para ibu hamil. Meski lelahnya bervariasi, sebagian ibu hamil merasa lebih mudah lelah saat hamil.

Ini disebabkan karena perubahan dan penyesuaian tubuh untuk mempersiapkan janin yang tengah bertumbuh di rahim mama. Jadi tak perlu khawatir, ya.

Editors' Picks

2. Sering dialami pada trimester pertama

2. Sering dialami trimester pertama
Freepik/Yanalya

Rasa kantuk dan lelah padahal tidak melakukan apa-apa ini biasa dialami ibu hamil di trimester pertama dan ketiga. Sementara di semester kedua sudah tidak terlalu terasa. 

Pada awal kehamilan, penyebab ibu hamil suka lelah dan mengantuk adalah karena perubahan hormon. Peningkatan kadar hormon progesteron lah yang membuat Mama menjadi sering mengantuk.

Tubuh juga menghasilkan lebih banyak darah untuk janin yang ada di dalam rahim. Selain itu, kadar gula darah dan tekanan darah ibu hamil di trimester pertama seringnya lebih rendah dari biasanya. Sehingga Mama sering merasa mudah lelah dan berujung ingin tidur saja.

Tak terkecuali, rasa ngantuk ini juga bisa berasal dari perubahan emosional yang dialami ibu hamil. Jika sudah begitu, tak perlu merasa bingung, karena hal ini wajar adanya.

3. Hilang saat trimester kedua dan kembali saat trimester ketiga

3. Hilang saat trimester kedua kembali saat trimester ketiga
Freepik

Memasuki trimester kedua, Mama bisa mengucapkan selamat tinggal sementara pada rasa lelah dan mengantuk. Karena trimester ini adalah waktu paling prima di sepanjang waktu kehamilan. 

Maka dari itu, banyak ibu hamil yang memilih liburan atau babymoon pada trimester kedua. Namun semua akan sirna saat memasuki trimester ketiga.

Pada saat ini, perut sudah semakin besar. Jalan biasa saja memerlukan usaha tersendiri, apalagi harus menjalani aneka kegiatan sehari-hari.

Bayi juga sudah makin matang. Belum lagi, ada banyak gangguan tidur pada malam hari seperti kram kaki, pinggang pegal, buang air kecil terus-menerus, sampai insomnia tak beralasan.

Jika malamnya sudah tidak bisa tidur nyenyak, tentu tak heran jika sepanjang hari ibu hamil akan merasa lelah dan ingin tidur saja. Saat mengantuk, jangan ragu untuk beristirahat sebentar karena ibu hamil setidaknya butuh tidur selama delapan jam sehari. 

4. Lelah karena anemia

4. Lelah karena anemia
wellandgood.com

Untuk mendukung perkembangannya, janin butuh banyak asupan oksigen dan nutrisi setiap harinya. Mama mungkin tidak menyadari, namun banyak ibu hamil yang mengalami anemia saat hamil.

Saat mengalami anemia inilah, tubuh terasa lebih mudah lelah dan lesu. Pada akhirnya, Mama akan lebih banyak merasa mengantuk dibanding bersemangat.

Perbanyaklah makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi dan hati ayam. Pastikan untuk mengonsumsi sesuai porsinya.

5. Perbanyak makan bergizi dan bergerak

5. Perbanyak makan bergizi bergerak
Freepik/Valeria_aksakova

Ada saatnya Mama boleh mengikuti rasa ngantuk dan lelah lalu beristirahat sejenak. Namun diimbangi juga dengan mengonsumsi makanan yang sehat, dan juga banyak bergerak.

Makanan bergizi yang berguna untuk membuat tubuh lebih segar dan semangat adalah buah dan sayur. Untuk sesi bergerak atau olahraga ringan, bisa dilakukan saat ada waktu luang.

Tak perlu yang menyusahkan atau berlebihan. Berjalan santai selama 10 menit setiap hari atau yoga selama 15 menit cukup untuk membuat tubuh mama tetap bugar selama kehamilan.

Tak perlu merasa bersalah ya, Ma. Saat hamil, istirahat itu penting, tidurlah saat merasa mengantuk. Namun, pastikan Mama mengimbanginya dengan makanan bergizi dan aktif bergerak.

Itulah penjelasan mengapa ibu hamil sering merasa mengantuk. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:


 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.