Berikut obat yang aman dikonsumsi saat hamil:
- Acetaminophen atau Paracetamol
Acetaminophen atau yang lebih akrab disebut dengan paracetamol adalah obat yang paling umum digunakan untuk meredakan demam dan nyeri seperti nyeri otot, nyeri gigi, dan sakit kepala.
Paracetamol aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, namun tetap harus perhatikan dosis yang dianjurkan oleh dokter.
Untuk mengobati dan meredakan gejala asam lambung seperti mual, muntah, dan perut kembung, biasanya dokter akan merekomendasikan obat antasida.
Obat antasida aman dikonsumsi oleh ibu hamil, namun jika dikonsumsi melebihi dosis yang disarankan akan ada beberapa efek samping sepert sembelit dan gagal ginjal.
Antihistamin merupakan obat yang digunakan untuk meredakan gejala akibat reaksi alergi, seperti bersin-bersin, dan pilek.
Selain itu, beberapa jenis obat antihistamin juga bisa digunakan untuk meredakan mual atau muntah, terutama akibat mabuk perjalanan.
Ibu hamil yang mengalami diare diperbolehkan untuk mengonsumsi obat diare seperti oralit atau loperamide. Meski ada beberapa obat diare yang dijual secara bebas dan aman dikonsumsi, baiknya tetap bertanya pada dokter untuk berjaga-jaga.
Obat sembelit atau obat pencahar aman digunakan apabila ibu hamil mengalami sembelit. Obat sembelit yang paling aman dikonsumsi ibu hamil adalah obat yang mengandung macrogol atau magnesium hidroksida. .
Untuk mengatasi hidung tersumbat, ibu hamil diperbolehkan menggunakan nasal spray, tapi ada baiknya tanyakan terlebih dulu pada dokter merek apa yang aman digunakan dan bagaimana dosisnya.
Krim ruam kulit seperti diphenhydramine dan hidrokortison aman digunakan oleh ibu hamil jika dalam jumlah kecil.
Nah satu hal yang perlu diingat Ma bahwa obat-obat di atas tidak dapat dianggap 100 persen aman dikonsumsi, jadi selalu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui dosis yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil.