Gondongan pada Ibu Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gondongan pada ibu hamil dapat menjadi komplikasi serius apabila tidak segera ditangani

11 Januari 2022

Gondongan Ibu Hamil Penyebab Cara Mengatasinya
Freepik.com/wayhomestudio

Masa kehamilan cenderung membuat sistem kekebalan tubuh mama melemah, hal tesebut membuat ibu hamil rentang terkena penyakit, salah satunya penyakit gondongan.

Penyakit ini disebabkan oleh virus paramyxovirus yang biasanya dialami anak-anak, namun juga dapat menyerang semua umur, termasuk ibu hamil. Penyakit ini ditularkan melalui air liur atau kontak langsung dengan penderita.

Gondongan pada ibu hamil tidak boleh dibiarkan begitu saja karena dapat menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin di dalam kandungan.

Nah, untuk terhindari dari penyakit gondongan selama kehamilan. Berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasan mengenai gondongan pada ibu hamil: penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Gondongan pada Ibu Hamil

Penyebab Gondongan Ibu Hamil
Freepik.com/diana.grystku

Seperti yang sudah diketahui, gondongan disebabkan oleh penularan virus paramyxovirus melalui percikan air liur, ingus, dan kontak secara lansung dengan penderita. Penyakit ini bisa menyerang kapan saja, terlebih jika sistem kekebalan ibu hamil sedang lemah.

Editors' Picks

Gejala gondongan pada ibu hamil

Gejala gondongan ibu hamil
Freepik.com/jcomp

Gejala gondongan biasanya akan berkembang selama 14 hingga 25 hari setelah terjangkit.

Salah satu gejala yang khas dari penyakit gondongan adalah pembengkakan pada kelenjar yang berada di kedua sisi wajah, tepatnya di bawah telinga. Pembengkakan yang terjadi dapat menyebabkan rasa nyeri dan kesulitan dalam menelan.

Selain itu, gejala lain yang biasanya muncul adalah seperti:

  • Suhu badan tinggi atau demam,
  • Merasa lelah,
  • Sakit kepala,
  • Nyeri otot,
  • Hilang nafsu makan,
  • Mulut kering,
  • Sakit perut.

Bahaya Gondongan pada Ibu Hamil

Bahaya Gondongan Ibu Hamil
Freepik.com/jcomp

Bila ibu hamil terjangkit gondongan pada trimester kedua atau ketiga, maka umumnya tidak akan membahayakan janin, hanya saja hal ini dapat memicu terjadinya kehamilan prematur.

Sedangkan, untuk ibu hamil yang terjangkit virus ini di awal kehamilan, dalam sebuah penelitian menyebutkan berisiko mengalami keguguran atau risiko terjadinya kematian janin dalam kandungan hingga 27 persen.

Dampak Gondongan pada Janin

Dampak Gondongan Janin
Freepik.com/kamranAydinov

Gondongan yang dialami ibu hamil, memiliki dampak seperti komplikasi kehamilan, atau dapat menyebab cacat lahir pada bayi. Cacat lahir bawaan yang paling umum terkait dengan gondongan adalah mengalami tuli.

Namun, sejauh ini belum ada penelitian yang dapat membuktikan bhawa gondongan pada ibu hamil dapat menimbulkan kelainan bawaan pada bayi.

Mencegah Gondongan pada Ibu Hamil

Mencegah Gondongan Ibu Hamil
Freepik.com/jcomp

Namun, Mama jangan khawatir. Penyakit ini bisa dicegah. Cara pencegahan terbaik dari penyakit ini adalah dengan melakukan vaksinasi MMR.

Selain mencegah gondongan, vaksin ini juga efektif mencegah terjadi campak dan juga cacar air. Tapi perlu Mama ketahui bahwa vaksinasi MMR dilakukan sebelum hamil. Untuk itu, pastikan Mama telah vaksin MMR sebelum hamil.

Namun, jika Mama belum sempat melakukan vaksinasib sebelum hamil, pencegahan lainnya yang dapat Mama lakukan adalah sebagai berikut:

  • Menghindari kontak langsung dengan penderita gondongan,
  • Menggunakan masker untuk mengantisipasi penularan,
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang ampuh tingkatkan daya tubuh ibu hamil,
  • Rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengelir setelah bertemu dengan orang lain atau melakukan aktivitas di luar rumah.

Itulah tadi mengenai gondongan pada ibu hamil: penyebab dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat ya, Ma. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter jika Mama mengalami beberapa gejala di atas.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.