Bekerja saat Hamil, Ini 8 Tantangan yang Mama Hadapi di Tempat Kerja

Meski tidak nyaman, Mama dapat mengatasinya

5 Maret 2021

Bekerja saat Hamil, Ini 8 Tantangan Mama Hadapi Tempat Kerja
Freepik/Vgstockstudio

Bekerja saat hamil tidak selalu mudah. Dari rasa pegal, mood yang mudah berubah, hingga harus muntah. Meski tidak nyaman, percayalah, Mama dapat melewati semua ini sampai si Kecil lahir.

Bekerja saat hamil mungkin tidak mudah bagi sebagian orang. Namun jangan putus asa, Ma. Berikut Popmama.com akan mengulas beberapa tantangan yang dialami oleh ibu hamil di tempat kerja beserta tips untuk mengatasinya.

1. Mual dan muntah di kantor

1. Mual muntah kantor
Freepik/comzeal

Mual dan muntah dialami oleh sebagian besar ibu hamil di trimester pertama. Ini bisa sangat intens. Jika Mama muntah saat bekerja, simpan camilan di meja dan makanlah sepanjang hari, karena perut kosong dapat membuat mual semakin parah.

Jahe juga terbukti dapat membantu meredakan mual, kata Hope Ricciotti, MD, ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi di Beth Israel Deaconess Medical Center. Dibutuhkan waktu sekitar empat hari bagi jahe untuk mulai bekerja.

Jika sangat buruk, bicarakan dengan dokter secepatnya. “Banyak orang merasa mual dan muntah adalah hal yang biasa sehingga mereka harus mengatasinya,” kata Greenfield. “Tetapi ada obat-obatan yang dapat membuatnya jauh lebih baik.”

2. Mudah lelah

2. Mudah lelah
Freepik/Jcomp

“Banyak ibu hamil tidak menyangka betapa melelahkannya trimester pertama,” kata Ricciotti. Dia merekomendasikan tidur siang singkat, menjaga jadwal tidur yang teratur dan menghindari lembur atau pertemuan yang tidak penting.

Mama akan merasa lebih baik setelah trimester pertama. Ketika kelelahan pada trimester ketiga melanda, tambahkan beberapa jam ke rencana tidur untuk bepergian ke kamar mandi dan bolak-balik. Dengan kata lain, jika Mama ingin tidur delapan jam, maka Mama harus tidur 10 jam.

3. Menjadi pusat perhatian

3. Menjadi pusat perhatian
Freepik

Ada perhatian positif dan kemudian ada perhatian negatif, seperti pertanyaan yang terlalu pribadi dan nasihat yang tidak diinginkan.

“Ingat saja: Kamu tidak perlu memberikan info apa pun yang tidak ingin diberikan. Kamu diizinkan untuk menetapkan batasan, ”kata Murphy Daley, penulis The Pregnant Professional.

Mama selalu bisa menjawab 'Terima kasih sudah bertanya. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa.’ Kebanyakan orang memang memiliki niat baik dan mudah untuk mengatakan hal yang salah tanpa disadari. Mama dapat mengakalinya dengan mengganti topik atau mengajukan pertanyaan ke orang tersebut.

Editors' Picks

4. Hormon membuat Mama merasa tidak kompeten

4. Hormon membuat Mama merasa tidak kompeten
Freepik/user18526052

Otak kehamilan adalah hal yang nyata. Otak mama sebenarnya sedang memperbaiki dirinya sendiri untuk menjadi ibu. Ditambah dengan kelelahan, gangguan dalam mempersiapkan bayi dan stres menyelesaikan segala sesuatu sebelum cuti melahirkan, membuatnya semakin parah.

Luangkan waktu untuk memeriksa pekerjaan dua kali. Tubuh sangat sibuk merawat janin sehingga tidak memerhatikan hal lainnya.

5. Duduk atau bahkan berdiri sepanjang hari

5. Duduk atau bahkan berdiri sepanjang hari
Freepik/freeograph

Cara terbaik untuk mencegah kaki bengkak adalah dengan sering mengubah posisi dan berjalan-jalan sepanjang hari, tetapi sebagian besar pekerjaan tidak dirancang untuk memungkinkan Mama melakukannya. Untuk meminimalkan pembengkakan, batasi asupan garam dan sangga kaki bila Mama harus duduk sepanjang hari.

Apabila pekerjaan mengharuskan Mama untuk terus berdiri, tanyakan apakah Mama boleh duduk di bangku tinggi untuk sebagian hari. Jika tidak, jaga agar kaki tetap bergerak sebaik mungkin. Berjalanlah di tempat untuk melancarkan aliran darah. Lakukan jalan kaki singkat secara teratur.

6. Makin sering menggunakan toilet

6. Makin sering menggunakan toilet
Freepik/vectorpocket

Jangan kaget jika Mama pergi ke kamar mandi dan kemudian perlu buang air kecil untuk kedua kalinya bahkan sebelum Mama meninggalkan ruangan. Akan ada banyak istirahat di kamar mandi. Kosongkan kandung kemih sepenuhnya setiap kali Mama ke toilet.

Dan jika Mama mencoba untuk tidak menarik perhatian saat sering bepergian ke toilet, lakukan beberapa tugas: "Gabungkan perjalanan ke kamar mandi dengan hal-hal lain yang perlu dilakukan," kata Greenfield, seperti mengeluarkan kertas dari printer atau bertemu dengan rekan kerja di seberang ruangan.

7. Sembelit dan sering mengeluarkan gas

7. Sembelit sering mengeluarkan gas
Freepik/odua

Sembelit yang sering dialami oleh ibu hamil juga membuat mereka sering mengeluarkan gas. Hindari makanan yang menghasilkan gas, seperti kacang-kacangan dan brokoli. Mama dapat mengakalinya dengan membuang gas berlebih di toilet.

8. Nyeri punggung yang menyiksa

8. Nyeri punggung menyiksa
Freepik/freepik

Di mana pun Mama bekerja, sakit punggung biasanya menjadi keluhan umum ibu hamil. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menopang satu kaki. Menempatkan satu kaki di bangku kecil, mengubah postur tubuh dan tidak duduk terlalu lama dalam satu posisi.

Bangunlah dari kursi setiap satu jam untuk berjalan untuk mengendurkan otot yang kaku dan sakit. Jika harus berjalan sepanjang hari, kenakan sepatu yang mendukung.

Itulah beberapa tantangan yang banyak dialami ibu hamil di tempat kerja. Meski tidak nyaman, Mama akan melewati masa kehamilan. Ketidaknyamanan apa yang paling sering Mama alami saat bekerja?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.