Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Tanda Ovulasi yang Sering Dilewatkan Perempuan, Wajib Tahu!

3 min read
5 Tanda Ovulasi yang Sering Dilewatkan Perempuan, Wajib Tahu!
Magnific.com/svetlanasokolova
  • Ovulasi terjadi saat ovarium melepaskan sel telur matang dan penting untuk memahami siklus menstruasi, terutama bagi perempuan yang merencanakan kehamilan.

  • Tanda yang dapat muncul meliputi lendir serviks lebih bening, licin, dan elastis; nyeri ringan pada salah satu sisi perut; serta payudara lebih sensitif.

  • Perubahan nafsu makan dan suasana hati juga bisa terjadi, tetapi tidak selalu menandakan ovulasi; setiap perempuan dapat mengalami tanda yang berbeda atau tidak merasakannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ovulasi adalah proses saat ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang. Momen ini menjadi salah satu bagian penting dalam siklus menstruasi, terutama untuk perempuan yang sedang merencanakan kehamilan.

Tanda ovulasi tidak selalu terasa jelas. Ada beberapa perubahan pada tubuh yang bisa dianggap sebagai hal biasa sehingga sering terlewatkan. Nah, padahal mengenali tanda-tandanya bisa membantu memahami pola siklus menstruasi dan masa subur.

Apa saja, sih,  tanda ovulasi yang mungkin sering tidak disadari? Berikut Popmama.com rangkum beberapa tandanya. Simak informasinya, ya!

  1. 1. Lendir serviks menjadi lebih bening dan licin

    Lendir Serviks Menjadi Lebih Bening dan Licin
    Magnific.com/gpointstudio

    Menjelang ovulasi, lendir serviks biasanya mengalami perubahan. Teksturnya bisa lebih bening, licin, dan elastis seperti putih telur. Jumlahnya juga bisa lebih banyak dari biasanya.

    Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon menjelang ovulasi. Lendir yang lebih encer juga membantu sperma bergerak menuju sel telur saat berhubungan untuk pasangan yang sedang persiapan kehamilan.

  2. 2. Muncul nyeri ringan di bagian perut

    Muncul Nyeri Ringan di Bagian Perut
    Magnific.com/diana.grytsku

    Sebagian perempuan akan merasakan nyeri ringan di bagian bawah perut saat mendekati atau mengalami ovulasi. Rasa nyerinya seperti kram atau sensasi menusuk ringan dan biasanya hanya berlangsung sementara.

    Nyeri ini dikenal sebagai mittelschmerz dan muncul di salah satu sisi perut. Namun, tidak semua perempuan mengalami tanda ini saat ovulasi. Jadi, tergantung hormon masing-masing, ya.

  3. 3. Payudara terasa lebih sensitif

    Payudara Terasa Lebih Sensitif
    Magnific.com/ArtPhoto_studio

    Perubahan hormon selama siklus menstruasi juga bisa membuat payudara terasa lebih sensitif atau sedikit nyeri di sekitar waktu ovulasi. Hal ini wajar, sehingga tidak perlu khawatir.

    Tanda yang satu ini bisa terasa mirip dengan gejala sebelum menstruasi. Karena itu, perubahan pada payudara atau perasaan tidak biasa dari payudara sangat umum terjadi untuk perempuan.

  4. 4. Perubahan nafsu makan

    Perubahan Nafsu Makan
    Magnific.com

    Perubahan hormon selama siklus menstruasi juga dapat memengaruhi nafsu makan, lho. Beberapa perempuan sering merasa lebih mudah lapar atau punya keinginan terhadap makanan tertentu di sekitar masa ovulasi.

    Meski begitu, perubahan nafsu makan bisa dipengaruhi banyak hal sehingga tanda ini tidak selalu berarti ovulasi sedang terjadi. Hanya saja, tanda ini juga sering terjadi di masa-masa ovulasi perempuan.

  5. 5. Perubahan suasana hati

    Perubahan Suasana Hati
    Magnific.com

    Selain meningkatnya nafsu makan, perubahan hormon di sekitar masa ovulasi juga bisa membuat suasana hati mudah berubah. Ada perempuan yang merasa lebih berenergi, lebih bersemangat, atau justru bisa mudah emosi.

    Meski begitu, perubahan suasana hati juga bisa dipengaruhi oleh banyak hal lainnya, sehingga tidak bisa menjadi satu-satunya tanda ovulasi. Kalau ingin tahu tentang apakah tanda ini termasuk tanda-tanda menjelang ovulasi, bisa dikaitkan dengan tanda-tanda di atas tadi.

    Setiap perempuan bisa mengalami tanda ovulasi yang berbeda-beda, bahkan ada yang tidak merasakan perubahan apa pun. Karena itu, penting untuk mengenali pola tubuh dan siklus menstruasi sendiri agar lebih mudah mengetahui kapan masa subur berlangsung.

    Bagi yang sedang menjalani program hamil, mengenali beberapa tanda tersebut bisa membantu memperkirakan masa subur. Apakah sedang merasakan tanda-tanda tersebut?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More