Pola makan yang baik saat promil bukan hanya sekadar 'makan sehat', tetapi menjadi fondasi penting untuk mempersiapkan tubuh menghadapi proses kehamilan. Berikut penjelasannya:
1. Mendukung kualitas sel telur dan sperma
Nutrisi yang cukup dan seimbang membantu tubuh memproduksi sel telur dan sperma yang lebih sehat. Vitamin, mineral, dan antioksidan dari makanan utuh, seperti sayur, buah, biji-bijian, dan protein tanpa lemak, berperan dalam melindungi sel dari kerusakan serta meningkatkan kualitas reproduksi.
2. Menyeimbangkan hormon
Hormon sangat menentukan keberhasilan promil. Asupan makanan yang tinggi gula, banyak minyak, atau penuh pengawet dapat memicu ketidakseimbangan hormon. Sebaliknya, pola makan bersih membantu menstabilkan kadar insulin, hormon stres, serta hormon reproduksi, sehingga siklus ovulasi berjalan lebih teratur.
3. Mempersiapkan kondisi rahim yang lebih optimal
Tubuh yang mendapat nutrisi cukup memiliki aliran darah yang lebih baik ke organ reproduksi, termasuk rahim. Hal ini membantu memperkuat lapisan endometrium sehingga lebih siap untuk proses implantasi.
4. Menurunkan risiko peradangan
Makanan olahan, fast food, serta terlalu banyak gula dapat memicu inflamasi di dalam tubuh. Peradangan kronis dapat mengganggu ovulasi dan menghambat proses pembuahan. Clean eating membantu menurunkan inflamasi, sehingga tubuh bekerja lebih optimal.
5. Menjaga berat badan ideal
Berat badan berlebih atau terlalu rendah dapat mengganggu kesuburan. Pola makan baik yang dipadukan dengan aktivitas fisik ringan membantu menjaga berat badan tetap ideal, yang penting untuk meningkatkan peluang promil berhasil.
6. Mempersiapkan tubuh untuk kehamilan yang lebih sehat
Promil bukan hanya tentang proses pembuahan, tetapi juga tentang mempersiapkan tubuh agar mampu menjalani kehamilan dengan sehat. Nutrisi yang cukup membantu membentuk cadangan zat besi, folat, kalsium, dan nutrisi penting lainnya sejak awal.
7. Mendukung kesehatan mental dan energi harian
Makan makanan yang bersih dan bernutrisi membantu menjaga energi tetap stabil dan mengurangi mood swing. Saat promil, suasana hati yang stabil dan tubuh yang bertenaga sangat membantu, baik secara fisik maupun emosional.