Setelah kegagalan di program kedua, Cut Mini sampai pada sebuah titik balik.
Ia menyadari bahwa, proses panjang ini tidak hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga secara emosional, terutama bagi sang Suami yang merasa iba melihat perjuangannya.
Akhirnya, dengan penuh kesadaran, ia memutuskan untuk menghentikan seluruh upaya medis tersebut. Keputusan ini disambut dengan dukungan penuh dan keikhlasan dari sang Suami.
"Udah coba kedua kali, tapi nggak jadi juga. Yaudah akhirnya (ngomong sama suami), kita udahin (usaha promil). Alhamdulillah, kita jalanin aja semaunya baik-aik. Karena udah nggak punya waktu, nggak punya tenaga untuk mencari 'kenapa'," tambahnya.
Kini, Cut Mini menyatakan bahwa dirinya telah benar-benar berdamai dengan keadaan. Ia memilih untuk mensyukuri kehidupan yang ia jalani saat ini, membuktikan bahwa kebahagiaan pernikahan tetap bisa diraih meskipun jalannya berbeda dari kebanyakan orang.
Itulah curhat Cut Mini berdamai tanpa momongan setelah gagal IVF (In Vitro Fertilization) atau bayi tabung. Apapun keputusannya, semoga kehidupan Cut Mini selalu dipenuhi kebahagiaan, ya!