Popmama.com/Yesica Kirana/AI
Ketidakseimbangan hormon, terutama estrogen dan progesteron, juga dapat memengaruhi sistem pencernaan.
Saat kadar hormon tersebut tidak stabil, fungsi usus bisa terganggu sehingga Mama berisiko mengalami keluhan seperti sembelit, diare, atau perut terasa tidak nyaman.
Menurut UNC School of Medicine, bahwa perubahan hormon pada perempuan kerap berkaitan dengan gangguan pencernaan tertentu, termasuk yang muncul menjelang atau selama menstruasi. Kondisi ini sering kali tidak disadari sebagai gejala gangguan hormon karena dianggap berkaitan dengan pola makan semata.
Inilah 7 gejala gangguan hormon yang penting untuk diketahui. Jika berbagai gejala tersebut berlangsung dalam waktu lama, semakin terasa berat, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, Mama disarankan untuk berkonsultasi ke dokter.
Pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui penyebab pasti dan menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi tubuh Mama.
Setiap perempuan bisa mengalami perubahan hormon pada fase tertentu dalam hidupnya. Meski begitu, gejala yang muncul tidak sebaiknya dianggap sepele, terutama jika berlangsung terus-menerus.
Mengenali tanda-tanda gangguan hormon lebih awal, Mama dapat lebih sigap dalam menjaga kesehatan tubuh dan mengambil langkah yang tepat sesuai kebutuhan.