Kalimat video tersebut, disebutkan bahwa, “Macam-macam lah rasanya ya. Nah itu biasanya menandakan ada masalah pada wanitanya.”
Ciri-Ciri Perempuan yang Tidak Subur, Kenali Gejalanya!

- Siklus menstruasi tidak teratur dapat menjadi tanda gangguan ovulasi
- Warna darah haid yang gelap sepanjang siklus bisa menandakan masalah kesuburan
- Ketidakseimbangan hormon dengan gejala fisik dan emosional dapat mengindikasikan kurangnya kesuburan
Banyak perempuan merasa cemas ketika sudah lama menikah namun belum juga dikaruniai buah hati. Hal ini juga sering disampaikan kepada @anita.msholihah di TikTok, yang kerap berbagi edukasi mengenai kesuburan dan juga prgogram hamil.
Dalam salah satu videonya, ia menjelaskan beberapa tanda yang bisa menjadi petunjuk adanya masalah kesuburan pada perempuan. Ciri-ciri ini biasanya sudah dapat diamati sejak awal seorang perempuan mengalami menstruasi.
Informasi ini bertujuan agar Mama lebih peka terhadap kondisi tubuh sendiri dan tahu kapan harus berkonsultasi. Pemeriksaan langsung ke tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama untuk memastikan penyebabnya. Berikut Popmama.com telah merangkum ciri-ciri perempuan yang tidak subur.
Yuk, simak selengkapnya berikut ini!
1. Siklus menstruasi tidak teratur

Menurut penjelasan yang disampaikan di akun TikTok @anita.msholihah, salah satu tanda yang sering muncul adalah siklus haid yang tidak teratur. Ketidakteraturan ini dapat berupa haid yang datang dua kali dalam sebulan atau justru tidak haid selama berbulan-bulan.
Ada perempuan yang bahkan bisa tiga hingga enam bulan tidak menstruasi padahal tidak sedang hamil. Kondisi ini menunjukkan kemungkinan gangguan ovulasi, yaitu proses pelepasan sel telur dari ovarium. Siklus yang berantakan juga berpotensi menyulitkan penentuan masa subur.
Bila dialami berulang, Mama sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.
2. Warna darah haid cenderung gelap sepanjang siklus

Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa warna darah haid yang gelap terus menerus dapat menjadi tanda adanya masalah kesuburan. Normalnya, warna darah haid bisa bervariasi dari merah terang hingga cokelat pada akhir periode.
Namun jika sejak awal hingga akhir selalu tampak gelap, kondisi ini patut diwaspadai. Warna gelap terus bisa berhubungan dengan aliran darah yang kurang lancar atau gangguan pada rahim.
Mama dapat mencatat pola warna haid untuk memudahkan evaluasi saat berkonsultasi.
3. Ketidakseimbangan hormon dengan gejala fisik dan emosional

Ketidakseimbangan hormon juga disebut sebagai ciri perempuan yang kurang subur. Ciri yang tampak antara lain berat badan mudah naik, jerawat sering muncul, serta perubahan emosi yang lebih intens.
Kondisi ini biasanya makin terasa menjelang haid, dan dikenal sebagai PMS (Pre Menstrual Syndrome) yaitu kumpulan gejala fisik dan emosional sebelum menstruasi. Pada sebagian perempuan, PMS terasa lebih berat karena gejolak hormon lebih kuat.
Mama mungkin jadi mudah tersinggung, cepat lelah, dan merasa tidak stabil. Kondisi ini penting diperhatikan karena hormon berhubungan langsung dengan ovulasi dan kesuburan.
4. Nyeri saat berhubungan intim

Nyeri ketika berhubungan juga disebut sebagai salah satu tanda adanya masalah pada organ reproduksi. Banyak yang berkonsultasi karena merasa tidak nyaman, perih, atau nyeri dalam saat berhubungan.
Dalam video dijelaskan bahwa keluhan ini bisa berkaitan dengan kondisi seperti kista, miom, PCOS, atau endometriosis. Kelainan tersebut dapat memengaruhi struktur rahim dan sekitarnya sehingga menimbulkan rasa nyeri.
Nyeri yang muncul perlu diperiksa lebih lanjut agar penyebabnya jelas.
5. Perlu konsultasi dan penanganan yang tepat

Solusi terbaik untuk kondisi ini adalah dengan melakukan pemeriksaan dan konsultasi langsung. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti, apakah berasal dari hormon, rahim, indung telur, atau faktor lain.
Dalam videonya juga disebutkan bahwa terapi herbal bisa menjadi pilihan pendamping sesuai arahan tenaga profesional. Pasangan dianjurkan untuk tidak menunda konsultasi jika sudah lama mencoba hamil. Dukungan suami dan keluarga juga membantu proses pemulihan secara emosional.
Ciri-ciri perempuan yang tidak subur meliputi haid tidak teratur, warna darah haid gelap terus, gangguan hormon, dan nyeri saat berhubungan intim. Tanda-tanda ini membantu Mama lebih peka pada tubuh sendiri dan mengetahui kapan perlu mencari bantuan medis.
Konsultasi dengan dokter kandungan menjadi langkah utama untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.













-dZLuejncpnxjA0nWi7IzvRPkFjAFRDOu.jpg)




