9 Tips Diet Fertilitas untuk Meningkatkan Kesuburan

Pemilihan makanan perlu diperhatikan dengan baik

14 September 2019

9 Tips Diet Fertilitas Meningkatkan Kesuburan
Freepik/Santipong6519

Jika kamu sedang mencoba untuk cepat-cepat memiliki momongan, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang meningkatkan kesuburan. Menurut sebuah studi dari Harvard Medical School, diet dan kesuburan bukanlah sebuah faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti usia dan genetik.

Makan makanan tertentu dan menghindari makanan tertentu adalah sesuatu yang bisa kamu lakukan sendiri untuk membantu dalam meningkatkan fungsi ovulasi untuk kesuburan. Diet fertilitas dapat membuat tubuh perempuan menjadi lebih prima untuk proses pembuahan.

Diet fertilitas bukanlah hal baru, sebenarnya ini didasarkan pada sebuah penelitian yang sudah berjalan lama dan telah dilakukan hampir 18.000 perempuan yang dimulai dari tahun 1991. Walaupun sudah hampir 30 tahun yang lalu, diet ini masih direkomendasikan dan masuk akal hingga saat ini. Bahkan diet ini mengikuti rencana makan sehat yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bagi mereka yang sedang berusaha hamil atau tidak.

Untuk kamu yang tertarik untuk mencoba diet fertilitas, kali ini Popmama.com akan membahas tentang diet fertilitas dan 11 makanan apa saja untuk menunjang diet ini agar meningkatkan kesuburanmu.

Apa itu diet fertilitas yang membantu untuk lebih cepat hamil?

Apa itu diet fertilitas membantu lebih cepat hamil
Freepik/Jcomp

Diet fertilitas adalah salah satu cara diet makan makanan yang kaya lemak sehat, biji-bijian, dan protein nabati yang dapat membantu meningkatkan pasokan sel telur perempuan yang dapat membantunya berovulasi lebih teratur dan lebih mudah hamil.

Makanan-makanan ini juga dapat membantu mengatur kadar glukosa darah dan insulin, yang juga berperan dalam pembuahan. 

Di sisi lain, mengonsumsi banyak lemak jenuh, karbohidrat olahan, soda bergula, dan daging merah telah dikaitkan dengan berkurangnya pasokan sel telur dan lebih sulitnya hamil.

Satu perbedaan antara diet fertilitas dan diet yang lebih umum adalah jumlah asam folat yang direkomendasikan, bahwa asam folat dosis tinggi dapat dikaitkan dengan kemungkinan kehamilan sehat yang lebih tinggi.

Mengikuti diet ini bukan jaminan bahwa seorang perempuan akan hamil, tetapi penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah ini mungkin membantu, bahkan untuk dengan kondisi seperti sindrom ovarium polikistik, fibroid atau polip rahim, atau endometriosis.

Jika kamu tertarik, kamu dapat mengikuti tips-tipsnya dibawah ini ya.

1. Penuhi asupan dengan memakan sayuran hijau dan buah-buahan

1. Penuhi asupan memakan sayuran hijau buah-buahan
Freepik

Untuk diet kesuburan untuk meningkatkan kualitas telur, penuhi isi piring kamu dengan buah dan sayuran. Sebuah studi dari Harvard School of Public Health terhadap hampir 18.000 perempuan, menemukan insiden gangguan pembuahan yang lebih tinggi pada perempuan yang mengonsumsi lebih banyak lemak trans, karbohidrat, dan protein hewani.

Untuk mencegahnya, pastikan setengah piring makanan kamu di setiap harinya terdiri dari buah-buahan dan sayuran segar. 

Buah dan sayuran mentah lainnya, semangka dan asparagus memberikan tubuh pasokan glutathione yang kaya dan penting untuk kualitas telur.

Jika kamu tidak menyukai memakan sayuran, kamu dapat membuatnya menjadi jus sayuran hijau. Membuat jus sayuran dengan beberapa buah seperti goji berry, yang mengandung phytochemical yang bermanfaat bagi kesuburan.

Untuk mengatasi kehilangan nutrisi, panggang sayuran dalam panas tinggi untuk waktu singkat tanpa menggunakan air, atau menggunakan sedikit air jika memakai pemanas makanan.

2. Menambah asupan lemak nabati dan menghindari lemak trans

2. Menambah asupan lemak nabati menghindari lemak trans
Freepik

Nikmati lemak nabati yang sehat dalam jumlah sedang.

Kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak biji anggur dapat mengurangi peradangan pada tubuh, yang membantu meningkatkan pembuahan dan kesuburan umum. Beberapa lemak baik bahkan dapat membantu perempuan yang benar-benar berjuang dengan ketidaksuburan.

Penelitian telah menunjukkan, bahwa mengkonsumsi sejumlah lemak tak jenuh dalam mengonsumsi alpukat selama siklus IVF dapat meningkatkan tingkat keberhasilan sebanyak tiga setengah kali. Berbeda dengan perempuan yang tidak makan lemak nabati yang baik selama periode tersebut.

Hindari semua lemak trans dan makan lebih banyak lemak tak jenuh yang sehat.

Lemak trans yang biasanya ditemukan dalam makanan seperti makanan kemasan dan makanan ringan, produk hewani, kentang goreng, dan beberapa margarin dapat meningkatkan resistensi insulin. Insulin memindahkan glukosa dari aliran darah ke sel.

Pankreas terus memompa lebih banyak insulin, dan hasilnya adalah lebih banyak insulin dalam aliran darah.

Kadar insulin yang tinggi menyebabkan banyak gangguan metabolisme yang mempengaruhi pembuahan, sehingga harus dihindari dalam diet konsepsi.

3. Mengonsumsi karbohidrat kompleks dan membatasi karbohidrat yang cepat diproses

3. Mengonsumsi karbohidrat kompleks membatasi karbohidrat cepat diproses
Freepik/Rostovtsevayu

Makan karbohidrat yang lebih kompleks dan hindari karbohidrat yang sangat mudah diproses. Tubuh mencerna karbohidrat buruk seperti kue, roti putih, dan nasi putih dengan cepat, dan mengubahnya menjadi gula darah.

Untuk menurunkan lonjakan gula darah, pankreas melepaskan insulin ke dalam aliran darah dan penelitian telah menemukan bahwa kadar insulin yang tinggi tampaknya menghambat pembuahan.

Karbohidrat yang baik yang memiliki kandungan serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian utuh dicerna secara perlahan dan memiliki efek yang lebih bertahap pada gula darah dan insulin.

Buat seperempat piring kamu dengan karbohidrat yang lebih kompleks, seperti beras merah. Biji-bijian olahan juga merupakan sumber luar biasa dari vitamin B, vitamin E, dan serat yang ramah kesuburan.

4. Memilih protein pada makanan, meningkatkan protein dari ikan dan kurangi dari daging merah

4. Memilih protein makanan, meningkatkan protein dari ikan kurangi dari daging merah
Freepik/Dashu83

Pilih protein nabati saat memilih makanan yang meningkatkan kesuburan.

Protein nabati dari kacang-kacangan, biji-bijian dan tahu memiliki kandungan lemak sehat dan relatif rendah kalori dan dapat membantu menurunkan berat badan.

Satu studi menunjukkan bahwa risiko gangguan pembuahan berkurang setengah ketika 5 persen dari total asupan kalori berasal dari protein nabati. Penelitian ini, juga menemukan bahwa infertilitas adalah 39 persen lebih mungkin pada wanita dengan asupan protein hewani tertinggi.

Kacang adalah sumber yang baik, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan lainnya, seperti lentil dan buncis.

Dapatkan lebih sedikit protein dari daging merah dan lebih banyak dari ikan

Daging ayam, kalkun, babi, dan daging sapi yang diambil dari lemaknya adalah sumber protein, zinc, zat besi yang hebat dan memiliki semua elemen penting untuk kehamilan yang sehat. Menghindari bagian-bagian yang bernanah, dapat membantu kamu tidak menambah berat badan.  

Ikan air dingin seperti salmon, tuna ringan kaleng, dan sarden adalah sumber DHA dan asam lemak omega-3 yang sangat baik. Mereka juga membantu mengembangkan sistem saraf bayi dan mengurangi risiko kelahiran prematur. Kamu bisa memakannya beberapa kali seminggu dalam diet fertilitas tanpa khawatir tentang kadar merkuri.

Tetapi lebih baik adalah menghindari ikan jenis lain, seperti hiu, ikan pedang, tilefish, dan king mackerel. Telur juga merupakan sumber protein kuat lainnya, kuning telur memiliki cadangan protein dan kolin yang sangat baik, vitamin yang membantu mengembangkan fungsi otak pada bayi.

Editors' Picks

5. Mengontrol asupan susu tinggi lemak

5. Mengontrol asupan susu tinggi lemak
Freepik

Konsumsilah satu atau dua porsi susu sehari atau makanan olahan susu tinggi lemak lainnya, seperti yogurt, dan minum lebih sedikit susu tanpa lemak dan rendah lemak.

Dalam diet fertilitas, susu rendah lemak membuat perempuan lebih sulit untuk hamil. Asupan tinggi susu rendah lemak telah terbukti meningkatkan risiko infertilitas dibandingkan dengan susu tinggi lemak

Namun, jika kamu terus mengalami kesulitan umtuh hamil, kamu juga bisa membatasi susu dari rencana diet fertilitas. Karena, paparan susu dalam jumlah massal, dapat mendorong hormon yang membuat produksi kimiawi susu sapi termanipulasi.

Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter tentang cara terbaik untuk menambah atau mengurangi asupan kalsium.

6. Kurangi menggunakan gula dan gunakan pemanis yang lebih alami

6. Kurangi menggunakan gula gunakan pemanis lebih alami
Freepik/Xamtiw

Kurangi kadar gula, dan gunakan pemanis yang tidak diolah berlebihan. Dosis yang terkonsentrasi dari hal-hal manis dapat membuat gula darah menjadi rusak, menciptakan masalah dengan insulin dan keseimbangan hormon umum pada perempuan.

Hindari permen dan makanan penutup untuk rencana diet fertilitas, dan hindari konsumsi gula berlebih pada jus buah, minuman energi, teh manis, serta soda manis khususnya yang telah dikaitkan dengan infertilitas.

Itu tidak berarti kamu harus menggunakan produk pemanis buatan sebagai gantinya. Pilihlah pemanis yang tidak diolah berlebihan dengan kandungan gula yang lebih rendah, seperti sirup agave, madu, sirup maple, dan stevia, pemanis nol kalori yang alami.

7. Memilih makanan yang tidak diolah banyak, seperti biji-bijian dan sayuran

7. Memilih makanan tidak diolah banyak, seperti biji-bijian sayuran
Freepik

Pilih makanan mentah daripada makanan yang telah di olah. Makanan mentah yang dimaksudkan adalah biji-bijian dan sayuran, dan memiliki sedikit daging olahan. Hal ini, karena biji-bijian dan sayuran dapat melindungi dari disfungsi ovulasi.

Sebuah penelitian di Spanyol terhadap lebih dari 2.000 perempuan, menunjukkan bahwa hanya 17 persen perempuan yang memiliki masalah kesuburan, dibandingkan dengan 26 persen perempuan yang makan daging menjadi lebih gemuk karena lebih banyak makanan olahan.

8. Kurangi dalam meminum kopi, teh, dan alkohol

8. Kurangi dalam meminum kopi, teh, alkohol
Freepik/Jannoon028

Kurangi untuk meminum kopi, teh, dan alkohol, dan hindari minuman yang penuh gula sepenuhnya.Satu atau dua gelas minuman beralkohol atau beberapa cangkir kopi atau teh sehari tidak banyak berpengaruh pada masalah pembuahan, tetapi ini dapat menyebabkan dehidrasi.

Faktanya, baik kafein maupun alkohol bersifat diuretik dan dapat mencegah selaput lendir untuk lembab, sehingga mempengaruhi konsistensi cairan serviks pada perempuan. Batasi asupan kafein dari kopi, minuman berenergi, dan teh hingga di bawah 200 miligram per hari dan batasi alkohol hingga dua hingga tiga gelas yang berjarak lebih dari seminggu.

Kamu mungkin ingin menambah asupan teh tanpa kafein. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa teh herbal mungkin menjadi makanan kesuburan yang baik untuk hamil.

9. Kedelai memiliki efek negatif pada kesuburan

9. Kedelai memiliki efek negatif kesuburan
Freepik/Mrsiraphol

Hindari bentuk kedelai olahan, terutama serbuk dan batangan energi. Salah satu makanan yang harus dihindari ketika mencoba hamil adalah kedelai, karena mungkin memiliki efek negatif pada kesuburan.

Beberapa ahli percaya bahwa sejumlah besar isolat protein kedelai dalam produk ini mengandung sifat peniruan estrogen yang dapat mengganggu keseimbangan hormon pada perempuan

Produk kedelai utuh seperti edamame dan tempe cukup baik. Kemudian, masakan kedelai dari Jepang dan Cina yang difermentasi seperti miso paste atau natto dapat membantu tubuh menjadi lebih sehat.

Kini kamu telah mengetahui diet fertilitas untuk meningkatkan kesuburan, ingin mencobanya?

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!