Kalender Cina untuk Menentukan Jenis Kelamin Anak, Apakah Akurat?

Bisa dicoba untuk merencanakan jenis kelamin anak nih, Ma

21 November 2021

Kalender Cina Menentukan Jenis Kelamin Anak, Apakah Akurat
Pexels/Rawpixel.com

Setiap pasangan memiliki caranya masing-masing dalam menjalankan program hamil. Ada yang menjalani pola hidup sehat, ada yang mengonsumsi makanan untuk meningkatkan kesuburan, hingga ada juga yang menghitung kalender masa subur untuk melancarkan proses pembuahan.

Namun, tahukah Mama, ada satu metode yang dipercaya dapat membantu pasangan yang ingin memiliki anak dengan jenis kelamin yang sudah direncanakan. Metode ini disebut dengan perhitungan kalender Cina.

Lantas, apa itu metode kalender cina dan bagaimana cara menggunakannya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak rangkuman Popmama.com berikut ini yuk, Ma!

1. Apa itu metode kalender cina?

1. Apa itu metode kalender cina
Shutterstock/interstid

Pada masa Tiongkok kuno, orang-orang percaya bahwa ibu hamil dapat menggunakan kalender yang legendaris untuk memprediksi jenis kelamin bayi yang belum lahir.

Menurut legenda, kalender tersebut dimakamkan di sebuah makam kerajaan dan ditemukan lebih dari 700 tahun yang lalu. Kini, kalender asli tersebut dikabarkan telah dipajang di sebuah institut di Beijing.

Selain banyak digunakan untuk memprediksi jenis kelamin bayi di dalam kandungan, metode kalender Cina juga banyak digunakan pasangan yang menginginkan anak dengan jenis kelamin yang sudah direncanakan.

Editors' Picks

2. Cara menghitung kalender Cina

2. Cara menghitung kalender Cina
Thebump.com

Tabel kalender Cina terdiri dari beberapa bagian. Tabel arah horizontal terdapat bulan di mana Mama melakukan konsepsi, dengan pilihan bulan Januari sampai Desember.

Sedangkan tabel vertikal, terdapat pilihan usia Mama saat melakukan konsepsi, yaitu dimulai dari 18 sampai 45 tahun.

Pada tabel kalender Cina terdapat simbol yang menunjukkan jenis kelamin bayi laki-laki yang ditandai dengan warna biru dan perempuan yang ditandai dengan warna merah muda.

Untuk menghitungnya, Mama bisa melakukan cara berikut:

  • Catat usia Mama saat dinyatakan positif hamil 

  • Catat bulan terakhir berhubungan intim sebelum dinyatakan positif hamil

  • Cocokan dengan tabel kalender Cina

  • Jika hasilnya menunjukan tanda yang berwarna merah muda, maka Mama mengandung anak perempuan dan biru menandakan Mama hamil anak laki-laki.

3. Cara merencanakan kehamilan dengan kalender Cina

3. Cara merencanakan kehamilan kalender Cina
Freepik

Selain memprediksi jenis kelamin bayi, Mama juga bisa merencanakan jenis kelamin untuk kehamilan di masa yang akan datang dengan menggunakan kalender Cina.

Caranya, cukup mirip dengan cara memprediksi jenis kelamin bayi. Perbedaannya adalah Mama cukup temukan bulan yang cocok untuk melakukan konsepsi berdasarkan usia Mama. 

Untuk meningkatkan peluang jenis kelamin yang direncanakan, Mama bisa mencari waktu ketika jenis kelamin bayi tetap sama selama sekitar dua bulan ke depan.

Tabel kalender Cina dapat membantu Mama menemukan kapan waktu yang tepat untuk memulai konsepsi.

Sebagai contoh, jika Mama berencana memiliki anak laki-laki saat usia Mama 26 tahun, usahakan hamil di antara bulan Januari hingga Mei karena bulan tersebut menunjukan simbol berwarna biru yang artinya memiliki kemungkinan melahirkan anak laki-laki.

4. Seberapa akurat kalender Cina dalam menentukan jenis kelamin anak?

4. Seberapa akurat kalender Cina dalam menentukan jenis kelamin anak
Freepik/creativeart

Banyak calon ibu hamil yang mengatakan bahwa kalender Cina merupakan tes non-medis terbaik untuk merencanakan jenis kelamin anak atau memprediksi jenis kelamin bayi di dalam kandungan.

Lantas, seberapa akurat kalender Cina?

Dilansir dari What to Expect, beberapa orang mengklaim bahwa menggunakan kalender Cina bisa akurat hingga 93 persen dalam memprediksi jenis kelamin bayi

Selain itu, karena kalender ini didasarkan pada usia Mama dan bulan hamil, Mama dapat menggunakannya kapan saja selama kehamilan.

Berbeda dengan USG yang bisa mengetahui jenis kelamin bayi pada trimester kedua. Dengan kalender Cina, Mama tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menggunakan memprediksi jenis kelamin bayi.

Namun, tidak ada bukti nyata bahwa kalender Cina benar-benar berfungsi. Kalender ini tidak didasarkan pada sains, jadi tidak lebih akurat dari hasil tes jenis kelamin medis. 

Meskipun tidak berdasarkan sains, tentu tidak ada salahnya jika Mama ingin menggunakan kalender Cina untuk menguji coba.

Tapi, jangan menganggap hasilnya terlalu serius atau menggunakannya untuk membuat keputusan besar, seperti memilih nama bayi atau menyiapkan perlengkapan dan dekorasi kamar bayi.

5. Cara lain untuk merencanakan jenis kelamin bayi

5. Cara lain merencanakan jenis kelamin bayi
Freepik/Sanborr

Ada metode lain di dunia kedokteran untuk merencanakan jenis kelamin bayi, di antaranya adalah:

  • Metode Ericsson

Metode Ericsson adalah metode penyortiran sperma dengan cara memilih antara sperma kromosom Y (laki-laki) yang berenang lebih cepat dan sperma kromosom X (perempuan) yang berenang lebih lambat.

Sperma dari jenis kelamin yang dipilih kemudian langsung dimasukkan ke dalam rahim melalui inseminasi buatan.

Metode ini memiliki tingkat keberhasilan 78-85 persen untuk anak laki-laki dan 73-75 persen untuk anak perempuan.

  • Metode MicroSort

Metode ini digunakan dengan cara memisahkan sperma yang tidak bergerak dengan sperma yang masih aktif, kemudian hasilnya akan dimasukkan ke alat MicroSort.

Alat tersebut kemudian akan memilah sperma yang sehat dan mengandung kromosom tertentu.

Selanjutnya sperma tersebut akan ditanamkan ke rahim perempuan. Metode MicroSort memiliki tingkat keberhasilan 75 persen untuk anak laki-laki dan 90 persen untuk anak perempuan.

  • Metode PGD (Preimplantation Genetic Diagnosis)

Metode ini dilakukan dengan cara mengambil sel telur lalu dibuahi dengan sperma di laboratorium. Selanjutnya akan dilakukan pengujian terhadap jenis kelamin si janin, jika jenisnya sesuai maka hasil pembuahan ini akan dimasukkan ke dalam rahim.

Metode PGD untuk bayi tabung memiliki akurasi mendekati 100 persen.

Nah, itulah fakta mengenai kalender Cina untuk merencanakan kehamilan dan jenis kelamin anak.

Jika Mama ragu, Mama bisa berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program hamil yang sedang dijalankan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.