Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Mengenal Diet Kesuburan untuk Promil Anak Kedua dan Perubahan Kondisi Tubuh

3 min read
Mengenal Diet Kesuburan untuk Promil Anak Kedua dan Perubahan Kondisi Tubuh
Magnific.com
  • Promil anak kedua dapat berbeda karena usia, berat badan, pola tidur, kondisi tubuh, dan siklus menstruasi berubah setelah kehamilan, persalinan, atau saat menyusui.

  • Diet kesuburan menekankan makanan bergizi seimbang, termasuk sayur, buah, biji-bijian, protein, folat, zat besi, kalsium, serta menjaga berat badan dan rutin berolahraga.

  • Infertilitas sekunder dapat dipengaruhi hormon, kesehatan, gaya hidup, dan kualitas sperma; pasangan disarankan mengelola stres, cukup tidur, serta menjalani pemeriksaan kesuburan bersama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Program hamil untuk anak kedua bisa terasa berbeda dari saat merencanakan kehamilan pertama. Setelah hamil dan melahirkan, tubuh bisa mengalami beberapa perubahan.

Pola makan juga jadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, karena asupan nutrisi yang cukup dan seimbang bisa membantu menjaga kesehatan tubuh selama menjalani promil.

Nah, ada juga pasangan yang sudah pernah memiliki anak tetapi kembali mengalami kesulitan untuk hamil. Kondisi ini dikenal sebagai infertilitas sekunder dan penyebabnya pun beragam.

Lalu apa saja, sih, yang bisa berubah pada tubuh saat menjalani promil anak kedua? Berikut Popmama.com sudah rangkum penjelasannya.

  1. Perubahan Kondisi Tubuh setelah Kehamilan dan Melahirkan

    Perubahan Tubuh setelah Kehamilan dan Melahirkan
    Magnific.com/cookie_studio

    Promil anak kedua tidak selalu berjalan sama seperti saat merencanakan kehamilan pertama, Ma. Dilansir dari Mira Fertility, beberapa faktor seperti usia, perubahan jumlah sperma, menyusui, kenaikan berat badan, hingga penggunaan obat-obatan bisa memengaruhi peluang kehamilan.

    Selain itu, siklus menstruasi juga bisa berbeda setelah melahirkan, lho. Apalagi jika masih menyusui, menstruasi bisa saja belum kembali untuk beberapa waktu. Saat siklus sudah kembali, polanya pun belum tentu sama seperti sebelum memiliki anak pertama.

  2. Diet Kesuburan untuk Promil Anak Kedua

    Diet Kesuburan untuk Promil Anak Kedua
    magnific.com/drobotdean

    Pola makan untuk promil anak kedua tidak jauh berbeda dari promil pertama. Mama bisa memperbanyak makanan bergizi seimbang, seperti sayur, buah, biji-bijian, dan protein.

    Setelah merasakan kehamilan dan menyusui, tubuh perlu berbagai nutrisi penting. Asupan folat, zat besi, kalsium, serta vitamin dan mineral lainnya perlu diperhatikan untuk persiapan kehamilan lagi.

    Selain makanan juga menjaga berat badan tetap sehat dan rutin berolahraga bisa mendukung persiapan promil. Hal ini untuk menjaga kondisi tubuh sebelum menjalani kehamilan berikutnya.

  3. Infertilitas Sekunder dan Faktor yang Memengaruhinya

    Infertilitas Sekunder dan Faktor yang Memengaruhinya
    Magnific.com

    Meski sudah pernah berhasil hamil dan melahirkan, peluang untuk hamil kembali tetap bisa dipengaruhi oleh berbagai kondisi. Salah satunya infertilitas sekunder, yaitu kesulitan untuk hamil setelah sebelumnya pernah memiliki anak.

    Kondisi ini berkaitan dengan beberapa faktor, Ma, seperti pertambahan usia, perubahan hormon, kondisi kesehatan, gaya hidup tidak sehat, hingga kualitas sperma dari Papa. Jadi kondisi ini bukan hanya berasal dari perempuan saja, tetapi juga dari laki-laki.

  4. Kelola Stres dan Periksa Kondisi Kesuburan

    Kelola Stres dan Periksa Kondisi Kesuburan
    Magnific.com/v.ivash

    Selain menjaga pola makan, mengelola stres dan memberikan waktu bagi tubuh untuk kembali pulih juga penting saat mempersiapkan promil anak kedua. 

    Mama dan Papa bisa mulai menerapkan pola hidup sehat bersama, seperti menjaga berat badan, rutin berolahraga, dan cukup tidur. Bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti memperhatikan pola makan atau olahraga ringan.

    Jika sudah mencoba hamil tetapi belum berhasil, pemeriksaan kesuburan sebaiknya dilakukan bersama. Pada Papa, pemeriksaan bisa membantu melihat kondisi sperma, sementara pada Mama, dokter bisa mengevaluasi ovulasi dan kondisi reproduksi lainnya.

    Menjalani promil anak kedua bisa menjadi pengalaman yang berbeda setelah tubuh melewati kehamilan dan persalinan. Karena itu, penting untuk memperhatikan hal-hal penting tadi.

    Jika kehamilan belum kunjung terjadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar kondisi kesuburan Mama dan Papa bisa diperiksa. Jadi, langkah promil selanjutnya bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Tetap semangat, ya, untuk persiapan promilnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More