Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cara Mama Capai Multiorgasme Demi Keharmonisan saat Promil
Freepik/ArthunHidden
  • Artikel menjelaskan bahwa tubuh perempuan memiliki potensi biologis untuk mengalami multiorgasme, yaitu mencapai beberapa kali puncak kepuasan dalam satu sesi hubungan intim tanpa kehilangan gairah.
  • Ditekankan pentingnya stimulasi klitoris berkelanjutan, pemanasan yang cukup lama, serta penggunaan pelumas agar kenyamanan dan peluang mencapai multiorgasme meningkat secara alami.
  • Latihan otot panggul, eksplorasi posisi yang sesuai, dan komunikasi terbuka dengan pasangan disebut sebagai kunci utama menjaga keharmonisan serta meningkatkan kualitas hubungan intim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjaga percikan asmara dan keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga sering kali dimulai dari hal-hal kecil di atas tempat tidur, Ma.

Bagi banyak Mama, momen intim bersama Papa bukan sekadar rutinitas, melainkan waktu untuk melepaskan penat sekaligus mempererat ikatan emosional.

Tetapi, pernahkah Mama merasa bahwa dengan satu kali puncak kepuasan rasanya belum cukup atau ingin mengeksplorasi sensasi yang lebih mendalam lagi?

Mungkin Mama pernah mendengar istilah multiorgasme dan bertanya-tanya apakah hal tersebut benar-benar bisa dialami secara nyata.

Berbeda dengan laki-laki yang membutuhkan waktu istirahat setelah mencapai puncak, tubuh perempuan sebenarnya dirancang dengan keistimewaan luar biasa, lho, Ma.

Mama memiliki kemampuan biologis untuk merasakan kepuasan beruntun tanpa harus kehilangan gairah di tengah jalan.

Memahami keajaiban tubuh sendiri adalah bagian dari cara kita mencintai diri sendiri sekaligus memberikan apresiasi pada hubungan pernikahan, ya, Ma.

Jadi Mama nggak perlu merasa tabu atau malu untuk mencari tahu, karena kesehatan seksual yang berkualitas sangat berpengaruh pada keseimbangan hormon dan kebahagiaan psikologis Mama sehari-hari. Saat Mama merasa bahagia dan puas secara fisik, energi positif itu tentu akan terpancar dalam mengurus keluarga.

Mari kita lebih dalami lagi bagaimana cara mengoptimalkan potensi alami ini dengan cara yang sehat dan menyenangkan. Kuncinya bukan pada kecepatan, melainkan pada kenyamanan serta koneksi yang kuat antara Mama dan Papa.

Berikut Popmama.com rangkum penjelasan multiorgasme dan beberapa langkah yang bisa Mama coba untuk menciptakan momen yang lebih berkesan dan penuh cinta di bawah ini!

1. Apa sih sebenarnya multiorgasme Itu?

Freepik/ansiia

Sebelum masuk ke tekniknya, yuk kita pahami dulu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh, Ma. Secara medis, multiorgasme merupakan kondisi di mana Mama tubuh merasakan beberapa kali puncak kepuasan dalam satu sesi hubungan intim yang sama.

Menurut World Health Organization (WHO) terkait kesehatan seksual, kesejahteraan seksual mencakup pengalaman yang memuaskan dan aman, sehingga saat Mama mengeksplorasi potensi kepuasan adalah hal yang sangat wajar dalam kesehatan reproduksi.

Berbeda dengan Papa yang biasanya mengalami masa refrakter (waktu pemulihan) setelah mencapai puncak, tubuh perempuan tidak memiliki hambatan biologis yang sama, ya.

Saat Mama mencapai puncak pertama, otak melepaskan hormon oksitosin dan dopamin dalam jumlah besar. Hal ini disebabkan karena aliran darah di area panggul Mama tetap tinggi, padahal sistem saraf Mama sebenarnya masih dalam kondisi "siap" untuk menerima stimulasi lanjutan.

Penelitian dari The Kinsey Institute menjelaskan bahwa ada dua jenis multiorgasme, yaitu:

  • Sequential, yang terjadi berurutan dengan jeda beberapa menit.

  • Serial, yang datang bertubi-tubi seperti gelombang yang menyambung.

Keduanya sangat mungkin dialami jika Mama merasa rileks dan mendapatkan stimulasi yang tepat. Jadi, kemampuan ini bukan mitos ya, Ma, melainkan potensi biologis yang memang sudah ada di dalam diri kita.

2. Fokus pada stimulasi klitoris yang berkelanjutan

Freepik/jcomp

Klitoris merupakan pusat saraf yang tujuannya murni untuk memberikan kesenangan, Ma.

Organ ini memiliki ribuan ujung saraf yang sangat padat. Lalu untuk mencapai multiorgasme, kunci utamanya adalah menjaga agar area ini tetap mendapatkan stimulasi yang tepat tanpa terputus secara drastis setelah puncak pertama tercapai.

Berdasarkan studi dalam Journal of Sex & Marital Therapy, mayoritas perempuan membutuhkan stimulasi klitoris yang konsisten untuk bisa naik ke level kepuasan berikutnya.

Jadi Mama bisa mencoba variasi tekanan, mulai dari yang lembut hingga sedikit lebih kuat sesuai dengan kenyamanan.

Mintalah Papa untuk tidak berhenti seketika saat Mama mencapai puncak pertama, melainkan menurunkan ritmenya sedikit sebelum kembali memacu gairah.

Kepekaan klitoris juga bisa meningkat drastis setelah orgasme, terkadang hingga terasa sedikit geli.

Di sinilah pentingnya komunikasi untuk menyesuaikan teknik sentuhan. Dengan stimulasi yang tepat sasaran, jalur saraf akan tetap aktif dan memicu gelombang kepuasan baru yang mungkin terasa berbeda dari sebelumnya.

3. Memperpanjang durasi foreplay atau pemanasan

Freepik/prostooleh

Banyak ahli menyarankan agar sesi intim tidak dilakukan dengan terburu-buru jika ingin mencapai kepuasan berulang, lho, Ma.

Pemanasan yang lama berfungsi untuk memastikan seluruh tubuh Mama benar-benar siap dan terlumasi secara alami. Semakin tinggi tingkat gairah Mama sebelum puncak pertama, maka akan semakin besar peluang tubuh untuk mempertahankan momentum.

Melansir data dari Society for the Scientific Study of Sexuality, durasi pemanasan yang berkualitas sangat berkorelasi dengan tingkat kepuasan perempuan.

Selama proses ini, otak melepaskan hormon yang membuat Mama merasa aman dan nyaman. Perasaan aman secara emosional inilah yang menjadi pondasi utama bagi saraf untuk merespons stimulasi fisik secara maksimal.

Jadi, Mama jangan hanya fokus pada area sensitif utama, ya, mulailah dengan sentuhan di seluruh tubuh untuk membangun ketegangan yang menyenangkan.

Pemanasan yang menyeluruh juga membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh area panggul secara bertahap. Ketika tubuh Mama sudah benar-benar "panas", transisi menuju puncak berikutnya akan terasa lebih halus.

4. Penggunaan pelumas untuk kenyamanan ekstra

Freepik/freepik

Kenyamanan fisik adalah syarat mutlak agar Mama bisa menikmati hubungan intim berkali-kali.

Setelah mencapai puncak pertama, pelumasan alami tubuh terkadang bisa berkurang atau justru menjadi terlalu sensitif terhadap gesekan. Nah, di sinilah peran pelumas atau lubricant menjadi sangat penting, Ma.

Menggunakan pelumas berbahan dasar air membantu Mama dalam menjaga area sensitif tetap licin sehingga stimulasi bisa dilanjutkan dengan nyaman.

Riset juga menunjukkan penggunaan pelumas dapat meningkatkan kepuasan seksual secara signifikan karena mengurangi hambatan fisik berupa rasa nyeri atau perih yang bisa merusak suasana saat Mama dan Papa sedang berhubungan intim.

Jadi, jangan menunggu sampai terasa kering baru menggunakan pelumas, ya, Ma.

Dengan area yang terlumasi dengan baik, Papa bisa memberikan stimulasi yang lebih bervariasi tanpa perlu khawatir akan membuat Mama tidak nyaman. Kenyamanan adalah kunci agar fokus Mama tetap pada kenikmatan.

5. Melatih kekuatan otot dasar panggul

Freepik/freepik

Kekuatan otot panggul Mama punya peran yang besar, lho, dalam intensitas kepuasan yang dirasakan.

Otot yang kuat mampu berkontraksi dengan lebih bertenaga saat Mama mencapai puncak, yang pada gilirannya memberikan sensasi yang lebih kuat pula. Melatih otot ini secara rutin bisa menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan seksual Mama.

Mama bisa rutin melakukan senam kegel di mana saja. Caranya mudah, Ma. Mama cukup kontraksikan otot panggul seolah-olah sedang menahan buang air kecil, tahan beberapa detik, lalu lepaskan.

Jika latihan ini dilakukan secara konsisten, maka akan meningkatkan sirkulasi darah di area reproduksi dan membuat saraf-saraf di area tersebut menjadi lebih aktif.

Otot panggul yang terlatih juga memberikan Mama kontrol lebih besar atas sensasi yang dirasakan. Mama bisa belajar kapan harus mengencangkan atau mengendurkan otot untuk memicu puncak kepuasan.

Dengan kontrol yang baik, mengarahkan tubuh menuju multiorgasme menjadi hal yang lebih mungkin.

6. Eksplorasi posisi yang memudahkan stimulasi

Freepik/freepik

Ingat ya, Ma, nggak semua posisi memberikan akses yang sama terhadap area sensitif Mama. Jadi untuk mencapai multiorgasme, Mama bisa pilih posisi yang memungkinkan untuk tetap mendapatkan stimulasi klitoris meskipun sedang dalam proses penetrasi. Posisi di mana Mama memegang kendali biasanya lebih efektif karena Mama bisa mengatur sudut dan kedalaman sesuai keinginan.

Berdasarkan berbagai literatur kesehatan seksual, variasi posisi sangat membantu mencegah kebosanan saraf.

Jika satu posisi sudah berhasil membawa Mama ke puncak pertama, mencoba posisi lain bisa memberikan sensasi baru yang memicu puncak berikutnya. Jadi, Mama nggak perlu ragu buat bereksperimen dengan bantuan bantal untuk menyangga panggul agar posisi lebih nyaman.

Eksplorasi ini juga dapat membuat Papa lebih terlibat aktif dalam proses pencapaian kepuasan Mama. Ketika Papa melihat Mama menikmati prosesnya, hal itu juga akan meningkatkan rasa percaya diri dan gairah Papa. Kerja sama dalam mencoba berbagai posisi adalah bumbu yang menyenangkan dalam hubungan.

7. Membangun komunikasi tanpa rahasia dengan Papa

Freepik/freepik

Langkah terakhir dan paling krusial adalah keterbukaan. Papa bukan pembaca pikiran, ya, Ma, jadi ia perlu tahu apa yang membuat Mama merasa nyaman. Segera beri tahu Papa jika Mama ingin mencoba mencapai puncak kedua, agar Papa bisa membantu memberikan stimulasi yang diperlukan tanpa terburu-buru menyudahi sesi.

Komunikasi yang jujur juga membantu mengurangi tekanan psikologis. Multiorgasme seharusnya menjadi petualangan yang menyenangkan, bukan target yang membuat Mama stres. Jika sesi intim dilakukan dengan penuh tawa dan kejujuran, tubuh akan lebih mudah merespons karena tingkat stres yang rendah.

Jangan ragu juga untuk memberikan arahan langsung selama sesi berlangsung. Dengan kerja sama tim yang solid, momen intim bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan waktu spesial yang memperkuat ikatan pernikahan.

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa Mama coba untuk mencapai multiorgasme dan memperdalam keintiman lebih bersama Papa.

Ingat ya Ma, nggak perlu merasa terbebani untuk langsung berhasil, karena kunci utamanya adalah menikmati setiap proses dan kedekatan emosional bareng pasangan.

Jadi, Mama sudah pernah bicarakan soal preferensi ini belum nih sama Papa di rumah?

Editorial Team