7 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Mengganggu Kesehatan Kehamilan

Sebisa mungkin hindari melakukan hal-hal seperti ini ya, Ma

20 Februari 2019

7 Kebiasaan Tanpa Disadari Mengganggu Kesehatan Kehamilan
Freepik/Onlyyouqj

Selama hamil, berbagai perubahan terjadi pada tubuh Mama. Beberapa di antaranya sebagai proses adaptasi dengan tumbuh kembang janin yang semakin besar.

Menyikapi perubahan ini, sebagian besar ibu hamil pun jadi lebih sering melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu baik disadari atau tidak. Misalnya jadi lebih teliti saat memilih makanan atau jadi lebih teratur tidur.

Di antara kebiasaan ini, ada yang memberikan efek positif namun ada juga ternyata yang malah memberikan efek negatif lho, Ma.

Hati-hati, efeknya justru bisa mengganggu kesehatan tubuh Mama dan juga janin.

Berikut kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari bisa mengganggu kesehatan kehamilan, seperti telah dirangkum oleh Popmama.com:

1. Olahraga terlalu berlebihan

1. Olahraga terlalu berlebihan
Freepik/Yanalya

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, Ma. Termasuk untuk berolahraga, yang sebenarnya baik untuk kesehatan. Oleh sebab itu, hindari melakukannya terlalu berat dan berlebihan.

Pilih jenis olahraga yang memang sesuai dengan kemampuan dan kondisi Mama. Misalnya olahraga intensitas ringan seperti berjalan, joging, dan berenang.

Jika Mama melakukan latihan olahraga terlalu berlebihan, efeknya justru membuat jaringan dan otot tubuh menjadi tegang. Tubuh Mama pun jadi lebih sulit rileks dan terasa mudah nyeri. Kondisi ini juga bisa mengganggu sampai nanti menjelang proses persalinan.

Apabila Mama ingin mulai rutin olahraga saat hamil, taka da salahnya meminta informasi dan persetujuan dari dokter terlebih dahulu.

2. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain

2. Membandingkan diri sendiri orang lain
Freepik

Setiap ibu hamil memiliki kondisi dan ciri khas masing-masing, sehingga bisa dipastikan akan berbeda satu sama lain. Jika Mama sering mual dan muntah, belum tentu teman Mama demikian.

Begitu juga dengan perubahan yang terjadi pada tubuh, seringkali perubahannya akan tampak berbeda antara satu ibu hamil dengan ibu hamil lainnya.

Namun demikian, refleks untuk membandingkan antara diri sendiri dengan orang lain seringkali tetap terjadi. Selain mengganggu kepercayaan diri, kebiasaan seperti ini juga bisa membuat Mama merasa tidak nyaman dengan diri sendiri.

Kehamilan pun terasa tidak nyaman dilakukan dan Mama jadi mudah stres, bahkan depresi. Seperti diketahui, stres dan depresi saat kehamilan juga bisa mengganggu kesehatan janin.

3. Memaksakan diri bekerja terlalu keras

3. Memaksakan diri bekerja terlalu keras
Pexels/ Rawpixels.com

Bekerja dan tetap aktif memang penting untuk ibu hamil, Ma, tapi bukan berarti Mama harus memaksakan diri melakukan semua pekerjaan seorang diri. Alih-alih tampak mandiri, hal ini justru bisa mengganggu kesehatan Mama.

Risiko masalah seperti kelelahan, stres dan dehidrasi juga bisa Mama alami. Oleh sebab itu, pahamilah bahwa Mama juga bisa meminta bantuan dari orang sekitar untuk membantu meringankan beban Mama.

Demi tumbuh kembang yang lebih optimal, Mama perlu menyeimbangkan diri dengan istirahat yang cukup. Jika memang dirasakan tubuh sudah terlalu lelah, berhentilah dan segera beri tubuh waktu untuk istirahat.

Editors' Picks

4. Tidak rutin minum vitamin prenatal

4. Tidak rutin minum vitamin prenatal
Pixabay/Stevepb

Saat dokter meresepkan vitamin prenatal untuk Mama, ini berarti asupan tersebut memang dibutuhkan untuk membantu perkembangan janin. Nah, jika sudah demikian jangan lupa untuk mematuhi anjuran dokter dan meminumnya secara teratur, ya.

Vitamin khusus ibu hamil ini biasanya sudah memiliki berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan bagi proses tumbuh kembang janin. Selain itu, Mama juga perlu menerapkan pola makan yang bergizi seimbang.

Kebiasaan tidak mengonsumsi makanan bergizi dan tidak mengonsumsi obat atau vitamin yang diresepkan dokter berisiko membuat perkembangan jadi juga jadi kurang optimal.

Baca juga: Ini yang terjadi pada Ibu Hamil ketika Mengonsumsi Vitamin Prenatal

5. Memakai pakaian ketat

5. Memakai pakaian ketat
Pexels/Pixabay

Seringkali karena ingin tetap tampil modis atau karena tuntutan pekerjaan, ibu hamil jadi sering menggunakan pakaian ketat. Dengan begitu, perubahan bentuk tubuh pun akan terlihat. Yakni bagian perut yang lebih menonjol alias baby bump ya, Ma.

Tapi tahukah Mama bahwa kebiasaan ini juga bisa mengganggu kesehatan Mama? Faktanya saat hamil, sistem peredaran darah tubuh Mama sudah lebih terbebani dengan adanya berbagai perubahan, menggunakan pakaian ketat justru akan semakin memperburuk kondisi ini.

Selama awal kehamilan, pembuluh darah tubuh Mama akan membesar sebagai persiapan untuk peningkatan volume darah yang berkembang untuk janin. Menggunakan pakaian ketat dapat mengganggu sirkulasi darah dan membuat terasa kebas di beberapa bagian tubuh.

Oleh sebab itu, sebaiknya pilih pakaian yang longgar dan nyaman sebagai gantinya, Ma. Jangan lupa pilih juga pakaian yang berbahan menyerap keringat dan tidak membuat gerah agar Mama lebih nyaman.

6. Makan makanan pedas

6. Makan makanan pedas
Pexels/Lum3n.com

Pola makan adalah salah satu kebiasaan penting yang paling perlu diperhatikan oleh ibu hamil. Termasuk jika sebelumnya Mama kecanduan makan makanan pedas, atau bahkan terbiasa untuk selalu makan makanan pedas.

Meski belum ada penelitiannya antara makan makanan pedas dengan janin, namun kebiasaan ini bisa membuat Mama tidak nyaman. Akan ada banyak gas dalam perut yang kemudian dapat membuat Mama merasa mual, nyeri perut, muncul masalah pencernaan atau bahkan kembung terus-menerus.

Pada dasarnya, ibu hamil lebih rentan terhadap keasaman dan gas. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi dulu kebiasaan makan makanan pedas ya, Ma.

Baca juga: Dampak Buruk Mengonsumsi Makanan Pedas Saat Hamil Muda

7. Memakai sepatu berhak tinggi

7. Memakai sepatu berhak tinggi
Pexels/Stokpic

Sama seperti pakaian ketat, kebiasaan terkait berpakaian seperti memakai sepatu berhak tinggi juga sebaiknya dihindari dulu selama hamil. Ini karena hal tersebut dapat membuat Mama berisiko jatuh dan membahayakan janin.

Selain itu, penggunaan sepatu berhak tinggi juga berisiko membuat Mama nyeri punggung karena adanya perubahan postur tubuh. Akan lebih baik jika Mama menggunakan sepatu yang datar dan memiliki sol empuk.

Nah, demi kesehatan tumbuh kembang janin dan juga tubuh Mama sendiri, pikir kembali untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan ini ya, Ma.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!