Selama kehamilan, kebutuhan cairan harian seseorang meningkat untuk membantu mendukung sirkulasi darah yang optimal, kadar cairan amnion, dan volume darah secara keseluruhan yang lebih tinggi. Pada saat yang sama, pencernaan cenderung melambat. Kombinasi dari dua perubahan ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi pada ibu hamil. Akibatnya, hal ini meningkatkan risiko sembelit atau wasir selama kehamilan.
Dehidrasi yang kurang optimal selama kehamilan dapat dikaitkan dengan pertumbuhan janin yang buruk, serta risiko kelahiran prematur dan cacat lahir yang lebih tinggi. Kandungan air yang tinggi pada melon dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan yang meningkat selama kehamilan, yang dapat mengurangi risiko sembelit, wasir, dan komplikasi kehamilan.
Namun, hal ini juga berlaku untuk semua buah atau sayuran yang kaya air, termasuk tomat, mentimun, stroberi, zucchini, dan bahkan brokoli. Oleh karena itu, meskipun secara teknis akurat, manfaat ini tidak eksklusif untuk melon.
Itu penjelasan tentang apakah buah melon bagus untuk ibu hamil. Sama seperti buah lainnya, melon juga baik untuk ibu hamil.
Meski baik bagi ibu hamil, Mama disarankan untuk tidak mengonsumsi buah melon secara berlebihan, ya.
Apakah Mama juga suka mengonsumsi buah melon?