Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Alami Keringat Berlebih saat Hamil? Berbahayakah?
Freepik

Saat hamil, ada beragam perubahan pada tubuh yang akan Mama rasakan. Salah satunya adalah keluhan seputar tubuh yang lebih sering atau mudah berkeringat dibandingkan sebelumnya.

Sebagian dari Mama yang mengalaminya mungkin bertanya-tanya, normalkah kondisi ini?

Keringat berlebih saat hamil sebenarnya kondisi yang normal Ma. Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan, membuat tubuh Mama lebih rentan untuk berkeringan dibadning sebelumnya.

Belum lagi, tubuh harus bekerja keras dalam berbagai macam hal, sehingga produksi keringat di tubuh menjadi meningkat.

Suhu tubuh yang naik selama kehamilan juga menjadi pemicu perempuan hamil lebih mudah berkeringat dibandingkan sebelumnya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya dan mana kondisi yang normal dan tidak normal dari keringat berlebih selama kehamilan.

Dilansir dari beberapa sumber, ini yang harus Mama tahu.

1. Cara mengatasi keringat berlebih saat hamil

Pexels/Daria Shevtsova

Dilansir dari What to Expect dan beberapa sumber lainnya, berikut cara mengatasi keringat berlebih saat hamil:

  • Gunakan pakaian yang nyaman
    Selama hamil, Mama disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar dengan bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat. Dengan menggunakan pakaian yang nyaman ini, Mama terhindar dari rasa kegerahan sehingga rasa nyaman akan lebih dirasakan.
    Bahkan untuk mengatasi rasa gerah di malam hari, Mama disarankan untuk melapisi alas tidur dengan handuk. Dengan tidur beralaskan handuk, penyerapan keringat di malam hari dapat menjadi lebih maksimal sehingga Mama tidak terlalu merasa gerah saat tidur malam.
  • Perbanyak konsumsi air putih
    Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, Mama disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih. Sebab saat tubuh berkeringat, tubuh akan kehilangan air lebih banyak Ma. Jadi, Mama disarankan  untuk mengonsumsi air putih lebih dari 2 liter dalam sehari agar terhindar dari dehidrasi.
    Dehidrasi selama kehamilan tidak hanya membuat tubuh Mama menjadi lesu saja, tetpai juga dapat menyebabkan Mama mengalami pusing dan pinsan. Bahkan jika Mama terus mengalami dehidrasi selama kehamilan, risiko untuk melahirkan bayi secara prematur bisa terjadi lho Ma!
  • Hindari berada di cuaca yang panas berlama-lama
    Agar tubuh Mama tidak berkeringat parah, disarankan untuk menghindari aktivitas yang lama saat cuaca sedang panas atau terpapar sinar matahari langsung.  Mama disarankan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan pada pagi atau sore hari karena cuaca pada waktu tersebut cenderung lebih ramah untuk perempuan hamil.
    Namun jika Mama memang harus melakukan aktivitas di siang hari, ada baiknya untuk selalu membawa payung.
  • Bawa kipas kecil
    Disarankan untuk selalu membawa kipas kecil selama berpergian Ma. Kipas kecil dapat menjadi senjata ampuh mengatasi gerah yang Mama rasakan di waktu-waktu tertentu.
    Nah, selain membawa kipas, Mama juga disarankan untuk membawa botol berisikan air bersih. Botol yang berisikan air bersih ini dapat Mama simpan di lemari es sebelum dibawa berpergian. Lalu bawa berpergian dan semprotkan ke wajah saat merasa gerah. Cara ini dapat mengatasi rasa gerah sekaligus membuat Mama merasa lebih segar.

2. Kondisi yang perlu diwaspadai

Freepik/Wavebreakmedia

Meski keringat berlebih saat hamil merupakan hal yang umum, Mama tetap harus waspada jika keringat berlebih dan kegerahan yang diderita disertai dengan gejala pusing dan mual berkelanjutan meski Mama sudah berisitrahat dan mengonsumsi banyak air putih.

Keringat berlebih atau kegerahan yang disertai dengan gejala lain seperti muntah dan kontrasi, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kesehatan Mama dengan pasti.

Keringat berlebih yang disertai dengan peningkatan detak jantung hingga 90-100 kali pe menit, juga harus diwasapadai dan disarankan untuk berkonsultasi ke dokter.

Begitupun jika disertai dengan gejala sering buang air kecil pada malam hari karena bisa jadi ini pertanda dari penyakit lain seperti diabetes gestational.

Baca juga: 

3. Keringat berlebih dan bau badan saat hamil

Unsplash/Alexandru Zdrobău

Wah, jangan sampai mengalami ini ya Ma. Benar jika sebagian ibu hamil dapat mengalami keringat berlebih di kehamilan trimester kedua dan ketiga. 

Namun, keringat berlebih jangan sampai membuat kamu jadi bau badan.

Tetap jaga kebersihan selama hamil. Mandi setidaknya sehari 2 kali. Bersihkan dan cuci pakaian yang sudah dipakai.

Jangan malas untuk bawa baju ganti jika melakukan kegiatan yang memancing kamu jadi berkeringat ya Ma. 

Editorial Team