Penelitian Terbaru, Vaksin mRNA Covid-19 Aman untuk Ibu Hamil

Vaksin mRNA Covid-19 aman untuk ibu hamil lho, Ma

18 Agustus 2021

Penelitian Terbaru, Vaksin mRNA Covid-19 Aman Ibu Hamil
Freepik

Kementerian Kesehatan RI telah mengizinkan ibu hamil dan menyusui untuk menerima vaksin Covid-19. Kebijakan tersebut berlaku sejak 2 Agustus 2021. Untuk menerima vaksin Covid-19, ibu hamil perlu menjalani proses skrining terlebih dahulu. 

Meski begitu, masih ada beberapa ibu hamil yang ragu dengan vaksin mRNA Covid-19. Mereka khawatir vaksin tersebut bisa membahayakan janin dalam kandungan. Namun, Mama sebaiknya tak perlu khawatir lagi. 

Data terbaru dari Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan bahwa vaksin mRNA Covid-19 aman untuk ibu hamil. Bagaimana hasil penelitian terbaru dari CDC tentang vaksin mRNA? 

Di bawah ini Popmama.com telah merangkum ulasan seputar vaksin mRNA Covid-19 untuk ibu hanil. Semoga bisa membantu Mama memahami pentingnya vaksin Covid-19 ya. 

Penelitian Melibatkan 100.000 Ibu Hamil

Penelitian Melibatkan 100.000 Ibu Hamil
Freepik/protoolsoleh

Untuk menemukan masalah keamanan vaksin mRNA untuk ibu hamil, CDC melibatkan 100.000 ibu hamil dalam penelitiannya. Mereka memantau ibu hamil yang baru menerima vaksin mRNA guna mengetahui ada atau tidaknya efek samping vaksin terhadap kehamilan. 

Efek samping vaksin Covid-19 biasa disebut v-safe. Berdasarkan hasil pertama penelitian, vaksin mRNA tidak menimbulkan efek samping atau komplikasi kehamilan. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan di The New England Journal of Medicine. 

Editors' Pick

Tidak Menimbulkan Keguguran

Tidak Menimbulkan Keguguran
Pexels/Jonathan Borba

Meski tak menunjukkan adanya efek samping, CDC terus memantau kondisi kesehatan ibu hamil yang baru menerima vaksin mRNA. Pada analisis data v-safe, CDC melibatkan 2.456 ibu hamil yang menerima vaksin mRNA. 

Data terbaru menunjukkan bahwa vaksin mRNA tidak meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil. Selain itu, tidak ada risiko kelahiran prematur atau kelainan pada bayi yang baru lahir dari Mama yang menerima vaksin mRNA. 

“CDC mendorong semua ibu hamil atau orang yang berpikir untuk hamil dan mereka yang menyusui untuk mendapatkan vaksinasi untuk melindungi diri mereka dari Covid-19,” kata Direktur CDC Rochelle Walensky dilansir dari New Atlas, Selasa (17/8/2021).

Manfaat Vaksin untuk Ibu Hamil

Manfaat Vaksin Ibu Hamil
Freepik/wirestock

Di sisi lain, para peneliti di Inggris juga menemukan bahwa ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 memiliki risiko lebih besar terserang penyakit parah. Selain itu, mereka juga berisiko dua kali lipat untuk melahirkan bayi secara prematur. 

Oleh karena itu, para peneliti mengimbau para ibu hamil untuk menerima vaksin Covid-19. Ibu hamil yang menerima vaksin Covid-19 memiliki risiko lebih rendah untuk terserang komplikasi kehamilan akibat Covid-19. 

"Dari jumlah ibu hamil yang dirawat di ruang perawatan intensif dengan COVID-19 selama beberapa minggu terakhir, jelas bahwa risiko berkurang bagi mereka yang telah menerima vaksin terutama jika mereka telah memiliki dua vaksinasi," kata Presiden Royal College of Obstetricians and Gynaecologists di Inggris, Edward Morris.

Syarat Ibu Hamil untuk Menerima Vaksin

Syarat Ibu Hamil Menerima Vaksin
Pexels/Thirdman

Dilansir dari surat edaran Kemenkes RI, ibu hamil boleh menerima vaksin Covid-19 jika tidak terkontaminasi positif Covid-19 dalam tiga bulan terakhir. Selanjutnya, ibu hamil diminta konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memantau kondisi kehamilan dan kesehatan mama. 

Syarat lainnya adalah suhu tubuh harus di bawah 37,5 derajat Celsius dan tekanan darah harus dibawah 140/90 mmHG. Apabila tekanan darah di atas 140/90 mmHG, maka Mama perlu melakukan pengukuran ulang 5-10 menit kemudian. 

Apabila hasilnya masih di atas ambang batas aman, maka vaksinasi perlu ditunda. Selain itu, Mama juga tidak memiliki tanda-tanda preeklampsia, alergi berat seperti sesak napas, tidak memiliki penyakit penyerta atau autoimun, dan tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah atau imunosupresan. 

Itulah penjelasan seputar vaksin mRNA yang aman untuk ibu hamil. Jadi, apakah Mama masih ragu untuk menerima vaksin Covid-19?

Baca juga:

The Latest