Sakit Lidah saat Hamil: Gejala, Penyebab, dan Komplikasinya

Meski dapat sembuh dengan sendirinya, sakit lidah saat hamil bisa merupakan gejala komplikasi

10 Februari 2021

Sakit Lidah saat Hamil Gejala, Penyebab, Komplikasinya
Pexels/Oleg Magni

Semua ibu hamil mengharapkan kehamilan yang sehat dan lancar. Namun, saat hamil Mama mengalami banyak perubahan pada tubuh, misalnya berkeringat, kaki bengkak, atau bahkan lidah yang terasa nyeri. Sebagian ibu hamil cenderung mengalami nyeri di lidah, ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan.

Meski dapat hilang dengan sendirinya, rasa sakit di lidah juga bisa menjadi gejala kondisi medis tertentu yang harus diwaspadai, Ma.

Apa saja gejala, penyebab, dan cara mengatasi sakit lidah saat hamil? Yuk, simak ulasannya di Popmama.com agar Mama dapat melakukan tindakan pencegahan.

Gejala Sakit Lidah saat Hamil

Gejala Sakit Lidah saat Hamil
Freepik/cookie_studio

Nyeri lidah saat hamil terkadang disertai luka. Berikut beberapa gejala umum sakit lidah saat hamil:

  • Ada benjolan di lidah,
  • sensasi terbakar di lidah,
  • muncul bercak merah dan garis putih,
  • ada lapisan warna putih pekat di lidah,
  • bau mulut,
  • radang lidah dan luka nyeri yang muncul di bawah daerah lidah,
  • kesulitan untuk minum, berbicara dan makan.

Editors' Picks

Penyebab Sakit Lidah saat Hamil

Penyebab Sakit Lidah saat Hamil
Freepik/freepik

Luka lidah bisa sangat menyakitkan. Ada banyak alasan di balik penyebab luka lidah yang parah ini saat hamil. Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Stres

Sariawan bisa jadi akibat stres berlebihan yang dialami ibu hamil.

  • Merokok

Merokok memiliki banyak efek buruk pada kesehatan janin yang sedang tumbuh. Selain itu, dapat menyebabkan peradangan pada lidah yang menyebabkan luka pada lidah

  • Lidah tergigit tidak sengaja

Mama mungkin secara tidak sengaja menggigit lidah saat makan atau berbicara sehingga dapat menyebabkan luka lidah. Alasan lain mungkin karena Mama mengonsumsi minuman atau makanan yang sangat panas yang membuat lidah meradang dan nyeri.

  • Mengatupkan dan menggertakkan gigi mengiritasi sisi lidah, sehingga menimbulkan benjolan di lidah.

Terkadang seseorang tanpa sadar menggertakkan gigi sehingga menimbulkan iritasi dan benjolan pada lidah.

  • Papila yang membesar

Seringkali, papila yang membesar menyebabkan masalah nyeri di lidah. Kuncup pengecap meradang karena berbagai alasan.

  • Kondisi medis seperti anemia, diabetes gestasional, infeksi virus, serta kanker mulut dapat menjadi penyebab lidah nyeri.
  • Kekurangan vitamin dan mineral

Kekurangan seng, zat besi,  dan vitamin B12 dapat memicu sariawan selama kehamilan.

  • Perubahan hormon

Perubahan drastis pada kadar hormon selama kehamilan dapat mengubah komposisi kimiawi tubuh secara nyata. Ini dapat menyebabkan tukak lidah.

  • Sindrom mulut terbakar

Meskipun tidak umum dialami oleh ibu hamil, sakit lidah bisa disebabkan oleh masalah ini. Sindrom mulut terbakar biasanya terjadi ketika kekebalan tubuh terganggu. Ini mungkin timbul karena beberapa reaksi terhadap pasta gigi atau obat kumur. Selain itu, refluks asam, stres, kekurangan vitamin B12, zat besi dan asam folat, serta masalah tiroid selama kehamilan dapat memicu sindrom mulut terbakar.

Mengobati Sakit Lidah saat Hamil

Mengobati Sakit Lidah saat Hamil
Freepik/8photo

Ada beberapa cara untuk mengobati nyeri di lidah, mulai dari cara rumahan, konsumsi obat, hingga terapi radiasi:

  • Obat: Berbagai antibiotik tersedia di pasaran untuk mengobati radang lidah. Jangan mengonsumsi obat tanpa persetujuan dokter ya, Ma.
  • Tindakan bedah: Seringkali luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Jika parah, semakin parah dan sangat sakit, Mama membutuhkan tindakan bedah untuk mengatasinya. Ini dilakukan setelah pemeriksaan dokter.
  • Terapi radiasi: Jika semua metode lain gagal, dokter dapat meminta Mama menjalani terapi radiasi untuk mengobati nyeri lidah.
  • Pengobatan rumahan: Mengoleskan madu pada luka lidah beberapa kali dalam sehari sangat efektif untuk menyembuhkan sakit lidah. Berkumur dengan air garam dapat membasmi kuman pada luka, ini juga membantu mengurangi radang dan rasa sakit.

Lakukan Tindakan Pencegahan

Lakukan Tindakan Pencegahan
Freepik

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Hindari luka atau sakit lidah saat hamil dengan beberapa cara berikut:

  • Seringkali sakit lidah terjadi karena diet yang tidak seimbang yang kekurangan zat besi dan vitamin. Jadi, sangat penting untuk melakukan diet seimbang untuk menghindari sakit.
  • Menjaga kebersihan mulut bisa sangat efektif dalam mencegah nyeri lidah.
  • Hindari mengonsumsi minuman dan makanan yang terlalu panas. Dan jangan berbicara sambil makan karena dapat membuat lidah tidak sengaja tergigit.
  • Konsumsi makanan pedas terlalu banyak juga bisa menyebabkan sakit lidah.
  • Hindari tembakau, ini juga dapat menyebabkan nyeri lidah.

Selama kehamilan, segala sesuatu yang tidak normal harus diberitahukan kepada dokter. Namun sakit lidah dapat diatasi dengan pengobatan rumahan. Jika Mama mengalami gejala berikut, segera periksakan diri ke dokter:

  • Luka semakin parah,
  • sakitnya tak tertahankan,
  • jika masalah berlanjut lebih dari seminggu tanpa tanda-tanda kesembuhan,
  • Mama pernah mengalami luka cukup besar di lidah sebelumnya,
  • jika sakit lidah disertai demam tinggi,
  • kesulitan makan dan minum.

Nyeri lidah sering dialami oleh ibu hamil dan biasanya bukan merupakan kondisi serius. Mama dapat mengatasinya dengan pengobatan alami. Namun, jangan mengonsumsi obat-obatan tanpa pengawasan dokter ya, Ma. Selain itu, meski dapat sembuh dengan sendirinya, sakit lidah saat hamil juga bisa menjadi gejala kondisi medis tertentu. Jadi sangat penting untuk mengamati gejala yang menyertainya.

Apakah Mama juga sering mengalami nyeri lidah? Apa yang Mama lakukan untuk mengobatinya?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.