Ibu Hamil Harus Waspadai Sindrom HELLP, Inilah Penjelasannya!

Apa itu sindrom HELLP?

10 Juli 2018

Ibu Hamil Harus Waspadai Sindrom HELLP, Inilah Penjelasannya
Freepik/onlyyouqj

Sindrom HELLP saat hamil adalah suatu kondisi medis yang dapat mempengaruhi ibu hamil, baik dari kondisi medis itu sendiri maupun gabungan dari pre-eklampsia. Sindrom ini hampir selalu terjadi pada masa kehamilan mama di periode trisemester terakhir.

HELLP sendiri merupakan sebuah akronim, yang terdiri dari (H) hemolytic anemia; yaitu sel darah merah dalam tubuh akan hancur dengan cepat, membuat mama mempunyai jumlah sel darah merah yang rendah, (EL) elevated liver enzymes; mengindikasikan jika liver mama mempunyai performa yang buruk, serta tidak mampu mengolah suatu racun yang terdapat didalam tubuh mama dengan efektif, serta (LP) low platelet count; yakni tubuh mama akan kesulitan membekukan darah dan dapat menyebabkan mama mengalami pendarahan saat menjalani proses persalinan nanti.

Seorang ibu hamil yang terkena sindrom HELLP akan memiliki risiko besar pada kehamilannya. Hal ini dikarenakan penderita sindrom HELLP harus menjalani perawatan.

Sayangnya, banyak orang tidak tahu apa tentang itu sindrom HELLP, bagaimana dampaknya serta bagaimana sindrom tersebut menyerang ibu hamil.

Gejala Sindrom HELLP

Gejala Sindrom HELLP
Pixabay/SvenjaBehnisch

Sindrom HELLP adalah hemolisis atau gangguan darah dan peningkatan fungsi hati. HELLP merupakan komplikasi utama dari pre-eklamsi. Sindrom HELLP biasanya terjadi pada kehamilan trimester ketiga atau setelah usia kehamilan 20  minggu. Sindrom ini juga bisa membahayakan dan bisa menyebabkan kematian.

Sindrom HELLP saat hamil sering dikaitkan dengan adanya pre-eklamsia, yaitu tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Selain itu sindrom ini kerap kali ditandai dengan adanya nyeri pada ulu hati, mual dan muntah.

Pandangan pun menjadi kabur, kerap sakit kepala, hingga merasa kesemutan. Yang menjadi gejala dominan dari sindrom ini adalah jumlah trombosit akan menurun drastis.

Beberapa gejala lain dari sindrom HELLP yakni seperti pembengkakan di tangan, tungkai, wajah, kenaikan berat badan yang berlebihan hingga tiba-tiba perdarahan spontan tanpa adanya pencetus, mengalami gangguan di area pencernaan, pengelihatan terganggu, hingga terasa sakit saat bernapas. Apabila ibu hamil menunjukkan beberapa gejala tersebut, maka segera periksakan diri ke dokter.

Editors' Picks

Penyebab dan Dampak Sindrom HELLP

Penyebab Dampak Sindrom HELLP
Freepik/valeria_aksakova

Sampai sekarang ini belum diketahui penyebab pasti dari sindrom HELLP. Meski begitu, kebanyakan dari penderita sindrom HELLP memang adalah ibu hamil yang sudah terkena pre-eklamsia.

Calon Mama yang pada kehamilan sebelumnya pernah menderita sindrom ini, maka berisiko terkena lagi pada kehamilan berikutnya.

Selain berdampak buruk pada sang ibu, sindrom HELLP ini juga bisa mempunyai efek yang sangat buruk bagi janin. Hal ini dikarenakan bahwa sindrom HELLP dapat menyebabkan tekanan darah ibu hamil meningkat drastis.

Maka untuk menyelamatkan dua nyawa, dengan terpaksa ibu hamil harus mengeluarkan janin yang dikandungnya.

Penanganan Sindrom HELLP Saat Hamil

Penanganan Sindrom HELLP Saat Hamil
Freepik

Saat mama mulai merasakan gejala sindrom HELLP, penting untuk segera berkonsultasi pada dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Umumnya, dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan secara fisik, melakukan tes urine untuk melihat kebocoran protein, hingga tes darah dalam mengevaluasi fungsi hati dan jumlah trombosit.

Selain itu, ada kemungkinan melakukan MRI untuk melihat kondisi kesehatan mama secara menyeluruh.

Jika dari hasil pemeriksaan menunjukkan mama menderita sindrom HELLP, satu-satunya solusi adalah dengan mengakhiri (terminasi) kehamilan untuk menghindari konsekuensi melahirkan bayi secara prematur.

Ini dapat dilakukan guna mencegah terjadinya komplikasi serius yang dapat membahayakan kondisi ibu dan bayi lebih lanjut.

Baca Juga: Kisah Arya Koma Berjuang Melawan Penyakit Guillain Barre Syndrome

Menjaga kesehatan agar kondisi kehamilan tetap sehat tentunya menjadi keharusan bagi mama. Oleh karena itu, hindari hal-hal yang dianggap dapat membahayakan kandungan mama.

Pahami juga tentang sindrom HELLP saat hamil dan berbagai risiko yang mungkin terjadi supaya mama dan si kecil di dalam kandungan bisa terhindarkan dari beragam masalah. Semoga bermanfaat ya Mama.